Moeldoko hingga Wiranto Duet Lagu Ra Mudik Rapopo Malah Panen Sindiran

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 09 Mei 2020 | 16:03 WIB
Moeldoko hingga Wiranto Duet Lagu Ra Mudik Rapopo Malah Panen Sindiran
Moeldoko cs duet lagu 'Ra Mudik Rapopo' (YouTube/PuspenTNI)

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dan Ketua Watimpres Wiranto berkolaborasi menyanyikan lagu 'Ra Mudik Rapopo'. Alih-alih berkampanye mengajak warga tidak mudik selama pandemi virus corona, lagu mereka malah mendapatkan banyak sindiran.

Tak hanya Moeldoko dan Wiranto yang ikut menyanyikan lagu tersebut, sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat lainnya juga ikut andil. Mulai dari Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Ketua Umum Komite Seni Budaya Nasional Hendardji Supandji, Ketua Umum Komite seni Nasional dan Ketum Pawon Semar, Bupati Pati Haryanto.

Selain itu, ada pula Bupati Karanganyar Yuliatmono, Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Ketum Paguyuban Jawa Tengah Leles Sudarmanto, Sekjen Paguyuban Jawa Tengah Frahma Alimiyarso.

Video musik lagu 'Ra Mudik Rapopo' tersebut diunggah dalam akun YouTube Puspen TNI dengan judul 'Ora Mudik Ora Popo'.

Moeldoko cs duet lagu 'Ra Mudik Rapopo' (YouTube/PuspenTNI)
Moeldoko cs duet lagu 'Ra Mudik Rapopo' (YouTube/PuspenTNI)

Video tersebut kembali diunggah oleh warganet melalui media sosial. Beragam komentar diberikan oleh warganet meresnpons lagu yang dinyanyikan oleh Moeldoko cs.

Mereka menilai lagu tersebut kurang pas. Bahkan, tak sedikit dari warganet yang berkelakar enggan mengkritik lagu tersebut karena khawatir diciduk polisi.

"Nggak mungkin fals mas, kalau fals nadanya yang dipenjara," ujar @di********o.

"Ini vocal coachnya yang diatur sama mereka," kata @sa*****n.

"Pengen ketawa takut dijemput Sa*hara," ungkap @do******u.

baca juga

"Ini diplay di lampu merah juga nggak bang?" tutur @_se****u.

"Dilihat dong YouTube-nya biar dapat adsense banyak. Mana tahu bisa buat memperbaiki perekonomian negara," ucap @imv****y.

Moeldoko cs duet lagu 'Ra Mudik Rapopo' (YouTube/PuspenTNI)
Moeldoko cs duet lagu 'Ra Mudik Rapopo' (YouTube/PuspenTNI)

Dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Kamis (7/5/2020), ide pembuatan lagu muncul dari Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah Leles Sudarmanto yang ingin mengkampanyekan larangan mudik.

Lagu ciptaan musisi Harry Yamba ini kemudian disepakati untuk dirilis dan dinyayikan oleh beberapa pejabat dan tokoh masyarakat.

"Kalau dilarang mudik dengan tegas susah, sekarang aya ajak kesadarannya lewat lagu. Apa masih mau ngotot pulang?" ujar Moeldoko.

Lagu tersebut diaransemen secara ringan dan enak didengar. Lirik lagu menggunakan bahasa Jawa karena mayoritas pemudik dari Jabodetabek berasal dari Pulau Jawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendadak Jogja Dilanda Hujan Angin, Netizen: Pertanda Apa Ini?

Mendadak Jogja Dilanda Hujan Angin, Netizen: Pertanda Apa Ini?

Jogja | Sabtu, 09 Mei 2020 | 15:50 WIB

Viral Motor Berbulu Pink, Warganet: Cucinya Bukan di Steam tapi Laundry

Viral Motor Berbulu Pink, Warganet: Cucinya Bukan di Steam tapi Laundry

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 20:40 WIB

Utamakan Social Distancing, Foto Ibu-ibu Asyik Gibah Saat Pandemi Ini Viral

Utamakan Social Distancing, Foto Ibu-ibu Asyik Gibah Saat Pandemi Ini Viral

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2020 | 04:35 WIB

Penuh Kenangan, Muhammad Ali Pernah Traktir Warga Jakarta di McD Sarinah

Penuh Kenangan, Muhammad Ali Pernah Traktir Warga Jakarta di McD Sarinah

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2020 | 08:53 WIB

McD Sarinah Tutup, Warganet Sedih Ceritakan Kenangan Tak Terlupakan

McD Sarinah Tutup, Warganet Sedih Ceritakan Kenangan Tak Terlupakan

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2020 | 07:39 WIB

Terkini

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:40 WIB

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:22 WIB

×