Sydney Longgarkan Lockdown Mulai 15 Mei, Izinkan Acara Pernikahan

Dany Garjito, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 10 Mei 2020 | 17:13 WIB
Sydney Longgarkan Lockdown Mulai 15 Mei, Izinkan Acara Pernikahan
Ilustrasi Sydney, Australia. (Shutterstock)

Suara.com - Sydney sebagai negara bagian terpadat di Australia dikabarkan siap untuk longgarkan lockdown setelah melihat grafik dari penularan COVID-19 yang menurun.

Dengan keputusan pelonggaran lockdown tersebut akan memungkinkan restoran, taman bermain dan kolam renang dibuka kembali pada hari Jumat, 15 Mei 2020 seperti diberikan oleh Reuters.

Keputusan untuk longgarkan lockdown datang setelah hanya mencatat dua kasus baru pada hari Sabtu (09/05) dari hampir 10.000 orang yang dites.

Negara bagian ini menjadi salah satu yang paling parah terpapar virus corona di Australia. Bahkan angka kematian mencapai 45% dari total kasus positif.

"Hanya karena kita mengurangi pembatasan bukan berarti virus tersebut tidak terlalu mematikan atau tidak mengancam. Semua itu berarti kami telah melakukan (penanganan) dengan baik sampai saat ini," ujar Perdana Menteri New South Wales, Gladys Berejiklian dikutip dari Reuters.

Mulai 15 Mei, New South Wales akan membuka kafe dan restoran yang hanya diperbolehkan menampung 10 pengunjung. Mengizinkan pertemuan di luar ruangan hingga 10 orang dan kunjungan ke rumah kerabat oleh lima orang di satu rumah.

Taman bermain dan kolam renang umum juga akan diizinkan untuk dibuka kembali dengan batasan yang ketat. Tempat ibadah juga akan diizinkan untuk dibuka namun dibatasi hanya untuk 10 orang.

Pemerintah juga akan mengizinkan mengadakan pernikahan, namun jumlah tamu yang hadir juga dibatasi sebanyak 10 tamu, dan pemakaman akan diizinkan dihadiri oleh 20 orang pelayat.

Sekolah-sekolah di NSW juga akan dibuka kembali dari hari Senin (11/05), namun hanya mengizinkan siswa untuk hadir satu hari dalam seminggu.

baca juga

Langkah tersebut sejalan dengan rencana 'tiga tahap' dalam rangka longgarkan lockodown yang dirancang oleh pemerintah Australia pada hari Jumat (08/05), yang akan membuat hampir 1 juta orang kembali bekerja pada bulan Juli.

Namun sang perdana menteri belum memberikan perkiraan untuk pembukaan kembali sektor perekonomian, ia mengatakan bahwa hal tersebut akan bergantung pada kondisi tingkat infeksi COVID-19.

"Kami terus mengambil pendekatan yang hati-hati di New South Wales, juga pendekatan yang fokus pada pekerjaan dan ekonomi, karena kami tidak dapat terus hidup seperti ini untuk tahun depan atau sampai ada vaksin," kata Berejiklian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Crown Group Beberkan Prospek Properti di Sydney

Crown Group Beberkan Prospek Properti di Sydney

Bisnis | Senin, 24 Februari 2020 | 13:37 WIB

PSK Berusia 69 Tahun yang Tinggal Sendirian Ditemukan Tewas di Sydney

PSK Berusia 69 Tahun yang Tinggal Sendirian Ditemukan Tewas di Sydney

News | Senin, 20 Januari 2020 | 14:26 WIB

Ada Kebakaran Hutan, Tahun Baru di Sydney Terancam Tanpa Pesta Kembang Api

Ada Kebakaran Hutan, Tahun Baru di Sydney Terancam Tanpa Pesta Kembang Api

News | Senin, 30 Desember 2019 | 07:43 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×