McD Sarinah Trending Lagi Twitter, Kali Ini Gegara 'Massanya' Langgar PSBB

Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 11 Mei 2020 | 10:47 WIB
McD Sarinah Trending Lagi Twitter, Kali Ini Gegara 'Massanya' Langgar PSBB
Sedang pandemi Covid-19, warganet menyayangkan orang malah berkerumun di depan gerai saat McDonald's (McD) Sarinah resmi tutup pada Minggu (10/5/2020), sekitar pukul 22.00 WIB. (Twitter/@@pleasureboyss)

Suara.com - Restoran siap saji McDonald's di pusat pertokoan Sarinah, Jakarta Pusat, kembali menjadi trending topic. Kali ini bukan karena penutupan, melainkan gara-gara kerumunan warga yang memantik kritik di tengah pandemi corona alias Covid-19.

Minggu (10/5/2020) malam merupakan hari terakhir restoran McDonald's di Sarinah beroperasi. Banyak warga yang merasa memiliki kenangan di sana, berkerumun menghadiri acara tersebut.

Namun, kerumunan tersebut memantik kritik. Banyak dari warganet yang menyayangkan adanya kerumunan itu di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Padahal sudah jelas ditegaskan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, aturan PSBB tidak mengizinkan kerumunan di atas 5 orang di seluruh wilayahnya. Jika masih ngotot, akan ada tindakan tegas dari jajaran pemerintah provinsi, kepolisian hingga TNI.

"Ada satu catatan penting, saat PSBB dilaksanakan, tak diizinkan ada kerumunan di atas 5 orang di seluruh Jakarta, kegiatan di luar ruangan maksimal 5 orang, di atas 5 orang tak diizinkan. Kami akan ambil tindakan tegas jajaran Pemprov, Kepolisian, dan TNI akan melakukan kegiatan penertiban dan juga memastikan seluruh ketentuan PSBB diikuti masyarakat," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, pada Selasa 7 April 2020.

Namun malam itu, massa seolah tak peduli. Mereka berkumpul di lahan parkir gedung Sarinah, tepatnya di depan restoran McDonald's. Terlihat, jajaran pegawai McDonald's Sarinah, bak orator, berdiri di depan pintu masuk restoran. Mereka berteriak, "McDonald's Sarinah!!!"

Teriakan lantang tersebut disambut oleh tepuk tangan dan riuh massa yang sudah berkumpul. Mereka mengabadikan momen penutupan tersebut dengan ponsel masing-masing.

Kerumunan ini menuai kritik dari warganet, salah satunya sutradara kawakan Joko Anwar melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya, @jokoanwar. Joko Anwar tidak memungkiri bahwa McDonald's Sarinah sangat berkesan di benak masyarakat, namun kerumunan itu benar-benar memalukan.

"McD Sarinah got a special place in our memories, but seriously @McDonalds_ID was a gathering like this in the middle of a pandemic really necessary? The place could've gone in a sweet tone. But this is really tone deaf. Shame," cuit Joko Anwar seperti dikutip Suara.com, Senin (11/5/2020).

baca juga

Menurut Joko Anwar dalam cuitannya, mereka yang berkerumun serta tidak mengindahkan peraturan PSBB berpeluang menyebarkan virus corona alias Covid-19. Mereka juga dinilai tidak menghargai pengorbanan dan penderitaan rakyat kecil yang terkena dampak dari pandemi ini.

"Yang melanggar PSBB, maksain kumpul-kumpul rame-rame, gak jaga jarak, gak pake masker, memperbesar peluang Covid-19 menyebar artinya tidak menghargai pengorbanan dan penderitaan rakyat kecil yang kena dampak pandemi. Banyak yg udah kelaparan, dan elo mikirin kesenangan lo doang," cuit Joko Anwar.

"Dan elo kumpul-kumpul, ngeluarin hape rekam video, buat apa? Buat sosmed? Dan elo menghujat orang yang bikin prank sampah demi konten? Seriously? Bedanya, perbuatan elo punya potensi bunuh banyak orang," kicau Joko Anwar meluapkan amarah.

Joko Anwar berkicau, "Mending elo teriak: "Fa**u tenaga medis! Fa**u rakyat yang kelaparan!" terus yang kumpul bareng elo bersorak tepuk tangan mengamini. Sama aja itu." Cuitan ini menanggapi pekik 'McDonald's Sarinah' yang disambut tepuk tangan dan riuh kerumunan warga.

Joko bukan satu-satunya. Sejumlah pegiat media sosial dan tokoh publik menyayangkan kerumunan di pengujung usia McDonald's Sarinah tersebut. Sebut saja, selebgram Anya Geraldine, Nessie Judge hingga sejumlah tokoh publik lainnya.

Bahkan, ada sejumlah warga Twitter yang menyebut warga yang berkerumunan sebagai 'covidiot'. "Inilah definisi covidiot sebenarnya, dari yang ngumpul-ngumpul di McD Sarinah ini," cuit akun Twitter @han_ss.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih PSBB, Banyak Orang Malah Berkerumun Saat McDonald's Sarinah Tutup

Masih PSBB, Banyak Orang Malah Berkerumun Saat McDonald's Sarinah Tutup

Lifestyle | Senin, 11 Mei 2020 | 10:20 WIB

Kelewat Absurd, Desain Rumah Ini Bikin Warganet Tepuk Jidat

Kelewat Absurd, Desain Rumah Ini Bikin Warganet Tepuk Jidat

Tekno | Senin, 11 Mei 2020 | 09:30 WIB

Disangka Kuli, Keterangan Penerima Paket Ini Bikin Ngakak Warganet

Disangka Kuli, Keterangan Penerima Paket Ini Bikin Ngakak Warganet

Tekno | Senin, 11 Mei 2020 | 08:30 WIB

Heboh! Warga Beberapa Daerah di Jateng Dengar Suara Dentuman Dini Hari

Heboh! Warga Beberapa Daerah di Jateng Dengar Suara Dentuman Dini Hari

Jawa Tengah | Senin, 11 Mei 2020 | 07:56 WIB

Masih PSBB, Warga Dikritik Berkerumun Saksikan McDonald Sarinah Tutup

Masih PSBB, Warga Dikritik Berkerumun Saksikan McDonald Sarinah Tutup

News | Senin, 11 Mei 2020 | 07:58 WIB

Ratusan Juta Per Tahun, Warganet Ungkap 3 Sekolah Termahal di Indonesia

Ratusan Juta Per Tahun, Warganet Ungkap 3 Sekolah Termahal di Indonesia

Tekno | Senin, 11 Mei 2020 | 04:30 WIB

Tim Pemugaran DKI Belum Terima Desain Baru Renovasi Gedung Sarinah

Tim Pemugaran DKI Belum Terima Desain Baru Renovasi Gedung Sarinah

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 17:04 WIB

Terkini

Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar

Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 18:20 WIB

Terjebak Clickbait dan Misinformasi: Ketika Kecepatan Membunuh Ketelitian Membaca

Terjebak Clickbait dan Misinformasi: Ketika Kecepatan Membunuh Ketelitian Membaca

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 18:14 WIB

Andre Taulany Nikahi Amanda Rigby, Ungkap Pernikahan Direstui Orang Tua dan Anak

Andre Taulany Nikahi Amanda Rigby, Ungkap Pernikahan Direstui Orang Tua dan Anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 18:14 WIB

5 Sunscreen Mengandung TXA untuk Memudarkan Flek Hitam Wanita

5 Sunscreen Mengandung TXA untuk Memudarkan Flek Hitam Wanita

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 18:08 WIB

Andre Taulany Akhirnya Buka Suara soal Pernikahan dengan Amanda Rigby

Andre Taulany Akhirnya Buka Suara soal Pernikahan dengan Amanda Rigby

Entertainment | Minggu, 20 September 2026 | 18:00 WIB

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:52 WIB

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:50 WIB

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:39 WIB

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:33 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:32 WIB

×