Diculik Selama 18 Bulan di Kenya, Pekerja Kemanusiaan Asal Italia Bebas

Bangun Santoso Suara.Com
Senin, 11 Mei 2020 | 12:13 WIB
Diculik Selama 18 Bulan di Kenya, Pekerja Kemanusiaan Asal Italia Bebas
Sebagai Ilustrasi: Anggota keamanan bertanya pada warga sipil di blokade jalan dekat lokasi penculikan dua dokter asal Kuba oleh pria bersenjata, di wilayah bagian Mandera, Kenya, Jumat (12/4/2019). (ANTARA/REUTERS/STRINGER/TM)

Suara.com - Seorang pekerja kemanusiaan asal Italia, Silvia Romano (24), yang diculik selama 18 bulan di Kenya, telah dibebaskan dan kembali ke tanah airnya pada Minggu (10/5).

Penerbangan khusus yang membawa Romano mendarat di Bandara Ciampino, Roma, sekitar pukul 14.00 waktu setempat.

Romano, yang dikawal oleh petugas dari badan intelijen, disambut oleh Perdana Menteri Giuseppe Conte dan Menteri Luar Negeri Luigi Di Maio.

"Kami sangat bahagia bisa menyambut kepulangan Silvia dalam momen yang mengharukan bagi negara ini. Negara selalu ada, dan akan terus ada," kata Conte.

Di kampung halaman Romano di Kota Milan, lonceng gereja dibunyikan untuk menghormati kedatangannya kembali. Sejumlah warga menyaksikan dari balkon rumah mereka.

"Saya kuat dan bertahan," kata Romano, seperti dikutip oleh surat- surat kabar Italia.

Sekelompok pria bersenjata menangkap Romano di wilayah tenggara Kenya pada November 2018, ketika ia bekerja untuk lembaga amal Italia bernama Africa Milele. Namun tidak ada kelompok bersenjata yang mengklaim penculikan tersebut.

Romano kemudian ditemukan di Somalia, sekitar 30 kilometer dari Ibu Kota Mogadishu, dan dibebaskan berkat upaya badan intelijen eksternal, menurut keterangan Di Maio.

Conte menyebut gugus tugas yang bekerja dalam pembebasan Romano telah berada pada tahap akhir "selama beberapa bulan belakangan" ketika mereka mempunyai bukti bahwa perempuan tersebut masih hidup.

Baca Juga: Alamak Salon di Kenya Punya Gaya Rambut ala Virus Corona, Ini Penampakannya

Menyusul pernyataan Pemerintah Italia, sejumlah sumber di badan keamanan Turki menyatakan bahwa Romano berhasil diselamatkan atas operasi gabungan yang dijalankan oleh Lembaga Intelijen Nasional Turki (MIT) serta otoritas Italia dan Somalia.

"MIT mulai bekerja di kawasan itu untuk menggali informasi terkait kondisi Silvia Romano pada Desember 2019 atas permintaan dari otoritas Italia," kata sumber tersebut, menambahkan bahwa Romano diserahkan kepada otoritas Italia di Somalia pada Sabtu (9/5).

Sumber: Antara/Reuters

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI