Oknum Lapas Diduga Jual Beli Program Asimilasi, Dirjen PAS: Terbukti Pecat

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Selasa, 12 Mei 2020 | 00:09 WIB
Oknum Lapas Diduga Jual Beli Program Asimilasi, Dirjen PAS: Terbukti Pecat
Ilustrasi Petugas sipir menggeledah napi saat inspeksi mendadak (sidak). [ANTARA FOTO/Arnas Padda]

Suara.com - Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir mengungkapkan ihwal adanya dugaan permainan jual beli narapidana untuk bisa bebas melalui program asimilasi. Ia menyebut tindakan itu dilakukan oleh para oknum di lembaga pemasyarakatan.

Hal itu disampaikan Adies sata bertanya langsung kepada Dirjen PAS Kementerian Hukum dan HAM Reynhard Silitonga dalam rapat dengan Komisi III DPR.

"Kita dengar di media bahwa dijual Rp 5 juta sampai Rp 10 juta sudah bisa diberikan asimilasi," kata Adies, Senin (11/5/2020).

Ia kemudian menanyakan terkait sejauh mana rencana Menkum HAM Yasonna Laoly yang sebelumnya menyatakan akan membuat tim khusus guna menyelediki dugaan tersebut.

Menanggapi dugaan praktik jual beli narapidana asimilasi, Reynhard mengklaim tidak ditemukan informasi terkait dugaan praktik tersebut. Hal itu berdasarkan hasil investigasi dari tim yang sudah diterjunkan langsung ke lokasi.

"Oknum yang Rp5 juta, Rp10 juta itu di Lampung, perlu kami laporkan kepada Bapak Adies bahwa itu sudah turun tim ke Lampung. Ada dibentuk satu tim yang internal maupun dari Inspektorat, kemudian bersama-sama turun melakukan ke Lampung dan sudah ada hasilnya, tidak ditemukan informasi tersebut," ujar Reynhard.

Kendati begtiu, Reynhard menegaskan nantinya pihak Kemenkumhan bakal menindak tegas apabila memang ada oknum Lapas yang terbukti melakukam praktik kotor jual beli program asimilasi. Reynhar berujar, oknum tersebut bisa dijatuhi sanksi berat, mulai dari dipecat hingga dipidanakan.

"Kami rasa yang pertama itu sesuai dengan pak Menteri itu dipecat, yang kedua itu tidak bisa lagi, harus kita kasih contoh, dipidakanan," ujarnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengacara Sebut Bahar Smith Menolak Bebas Asimilasi, Ini Kata Kalapas

Pengacara Sebut Bahar Smith Menolak Bebas Asimilasi, Ini Kata Kalapas

News | Kamis, 30 April 2020 | 13:29 WIB

Selundupkan Sabu di Charger HP, Pegawai Lapas Perempuan di Bali Ditangkap

Selundupkan Sabu di Charger HP, Pegawai Lapas Perempuan di Bali Ditangkap

News | Rabu, 29 April 2020 | 08:52 WIB

Bantah Editan, Pengacara: 80 Persen Napi Lapas Cibinong Murid Bahar Smith

Bantah Editan, Pengacara: 80 Persen Napi Lapas Cibinong Murid Bahar Smith

News | Selasa, 28 April 2020 | 13:16 WIB

Lapas Sorong Rusuh Napi Minta Bebas, DPR Desak Ditjen PAS Diaudit

Lapas Sorong Rusuh Napi Minta Bebas, DPR Desak Ditjen PAS Diaudit

News | Kamis, 23 April 2020 | 15:15 WIB

Agar Bebas saat Corona, Napi Lapas Sorong Bakar-bakaran hingga Jebol Tembok

Agar Bebas saat Corona, Napi Lapas Sorong Bakar-bakaran hingga Jebol Tembok

News | Kamis, 23 April 2020 | 02:58 WIB

Terkini

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan

Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:31 WIB

Malioboro Mencekam! Demo Sumpah Pemuda Berujung Bentrok hingga Malam, Water Cannon Dikerahkan

Malioboro Mencekam! Demo Sumpah Pemuda Berujung Bentrok hingga Malam, Water Cannon Dikerahkan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Tak Terbendung di Asia, Giliran Melbourne Victory jadi Korban Keganasan Persib Bandung

Tak Terbendung di Asia, Giliran Melbourne Victory jadi Korban Keganasan Persib Bandung

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah

Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

×