Gugus Tugas COVID-19: Ramuan Penawar Corona dari NTT untuk Tambah Stamina

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 12 Mei 2020 | 14:59 WIB
Gugus Tugas COVID-19: Ramuan Penawar Corona dari NTT untuk Tambah Stamina
Doni Monardo, Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. (Dok.Ist)

Suara.com - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo menjelaskan ramuan tradisional dari Nusa Tenggara Timur atau NTT untuk menambah stamina, bukan obat virus corona. Tapi dia mengapresiasi pemerintah daerah Nusa Tenggara Timur yang menyatakan menemukan obat penawar COVID-19.

"Obat penawar NTT, kami Gugus Tugas memberikan apresiasi kepada seluruh pihak dan pemda yang berupaya mendapat formulasi membantu penyembuhan," kata Doni dalam konferensi pers melalui video, di Jakarta, Selasa (12/5/2020).

Doni mengatakan meskipun demikian semua obat harus melalui uji klinis. Obat yang sudah diterima dari Gubernur NTT, kata dia, lebih sebagai upaya meningkatkan stamina.

"Obat yang sudah kami terima, termasuk dari Gubernur NTT, lebih sebagai upaya meningkatkan stamina. Ini penting juga untuk menambah tingkat keyakinan seseorang untuk memiliki moril lebih tinggi," jelas dia.

Dia mengatakan berdasarkan penilaian rumah sakit, obat tersebut bukan merupakan sebuah obat melainkan ramuan tradisional. Ramuan itu masih terus dicoba terhadap pasien selama tidak membahayakan kesehatan para pasien.

Sebelumnya, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat mengumumkan menemukan obat tradisional yang mampu menyembuhkan COVID-19. Ramuan itu dikirimkan ke Doni Monardo.

Penelitian terhadap obat ini akan terus dilakukan, karena mampu menyembuhkan COVID-19.

"Pemerintah NTT telah mengirim ramuan obat tradisional itu kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nasional, Doni Monardo guna membantu menyembuhkan pasien positif COVID-19," kata Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat saat melakukan penandatanganan kerja sama pengawasan penggunaan dana COVID-19 dengan Kejaksaan Tinggi serta BPKP NTT di Kupang, Senin (11/5/2020) kemarin.

"Kami sudah kirim ke Jakarta untuk digunakan dalam menyembuhkan pasien COVID-19," kata Viktor didampingi Wakil Gubernur NTT Josep A Nae Soi.

baca juga

Viktor menyebutkan ramuan yang mampu menyembuhkan virus Corona baru itu merupakan obat tradisional yang sering digunakan warga NTT dalam menyembuhkan beberapa jenis penyakit yang dialami warga daerah ini.

"NTT kaya dengan ramuan tradisional untuk berbagai jenis penyakit. Ramuan tradisional untuk COVID-19 itu sudah dikirim ke Jakarta untuk digunakan dalam penanganan pasien COVID-19," ucapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Jepang Segera Setujui Tes Antigen Virus Corona

Pemerintah Jepang Segera Setujui Tes Antigen Virus Corona

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 14:58 WIB

MUI Bingung Menag Mau Buka Masjid Lagi: Virus Ini Sudah Terkendali Belum?

MUI Bingung Menag Mau Buka Masjid Lagi: Virus Ini Sudah Terkendali Belum?

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 14:54 WIB

Kebakaran Gara-gara Ventilator, Lima Pasien Corona Meninggal

Kebakaran Gara-gara Ventilator, Lima Pasien Corona Meninggal

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 14:51 WIB

Terkini

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:13 WIB

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:05 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:03 WIB

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Foto | Senin, 14 September 2026 | 09:00 WIB

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

News | Senin, 14 September 2026 | 08:59 WIB

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:58 WIB

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 08:49 WIB

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Sport | Senin, 14 September 2026 | 08:45 WIB

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:43 WIB

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 08:40 WIB

×