Memorabilia Penghuni Rusunawa Rawa Bebek di Kampung Akuarium

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 14 Mei 2020 | 06:50 WIB
Memorabilia Penghuni Rusunawa Rawa Bebek di Kampung Akuarium
Penampakan kawasan Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakut. (Suara.com/Arga).

Suara.com - KAMPUNG Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Nostalgia menjebak Komariyah di sana. Ingatan membawa Komariyah untuk mengeja nama-nama: Yahya dan Jamal -- nelayan asli Kampung Akuarium. Ingatan juga membawa dia melantun tentang alat berat, kerumunan Satpol PP, dan tanah rakyat. Ingatan membawa Komariyah pada satu peristiwa: PENGGUSURAN.

Komariyah mengeja ingatan itu kala bertemu dengan saya di Rusunawa Rawa Bebek yang berlokasi di Pulogebang, Jakarta Timur, Rabu (13/5/2020). Kebetulan saat itu, saya sedang sedang singgah di sebuah warung kopi di pojok lobi rusunawa.

Warung kopi itu milik Komariyah. Ibu berusia 40 tahun itu berjualan sejak empat tahun lalu. Singkat cerita, Komariyah mengaku pernah tinggal di Kampung Akuarium. Dia merupakan salah satu warga yang menjadi korban penggusuran empat tahun silam yang kala itu Jakarta dipimpin Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok selaku Gubernur DKI. 

Gayung bersambut, pengakuan Komariyah ternyata sangat cocok dengan tulisan yang sebelumnya saya buat tentang kondisi warga Kampung Akuarium selama pandemi Corona pada Selasa (12/5/2020) kemarin. 

Komariyah bisa bernostalgia tentang tempat tinggalnya dulu. Saya pun berkeyakinan, pertemuan ini bukan sesuatu yang kebetulan.

*****

Penggusuran yang terjadi di Kampung Akuarium empat tahun silam membuat sebagian warganya pindah ke Rusunawa Rawa Bebek, salah satunya Komariyah beserta suami dan dua anaknya. Sebagian warga lainnya memilih bertahan di Kampung Akuarium yang kekinian disebut sebagai shelter sementara.

Komariyah, eks warga Kampung Akuarium yang kini tinggal di Rusanawa Rawa Bebek,Jakarta Timur. (Suara.com/Arga).
Komariyah, eks warga Kampung Akuarium yang kini tinggal di Rusanawa Rawa Bebek, Jakarta Timur. (Suara.com/Arga).

Komariyah bercerita, sebelum penggusuran terjadi, dia adalah jurangan kontrakan di Kampung Akuarium. Total, dia punya lima petak kontrakan. Tiga disewa oleh warga dan sisanya dia pakai untuk tinggal sehari-hari. Menjadi juragan kontrakan di Kampung Akuarium tak bisa dilupakan oleh Komariyah.

"Kampung Akuarium mah nggak bisa di-lupain. Iye lah. Dulu kan di Kampung Akuarium saya punya kontrakan lima pintu," kata Komariyah, Rabu (13/5) siang.

baca juga

Komariyah mengatakan, dua petak kontrakan yang dia tidak sewakan dipakai untuk dua anaknya. Dari tiga petak kontrakan yang dia sewakan, Komariyah bisa mengantongi Rp. 1,5 juta setiap bulan. Sebuah angka yang tidak terlalu besar, cukup untuk hidup sehari-hari.

"Dua pintu saya pake sendiri. Kan anak-anak saya tidurnya misah sama saya, nggak nyampur lagi karena sempit. Dulu dapat penghasilan dari kontrakan itu satu juta lima ratus setiap bulan," sambungnya.

Komariyah bercerita, sebagian besar warga yang memilih pindah adalah warga yang memiliki lahan, surat-surat tanah yang lengkap. Sementara itu, mereka yang memilih bertahan adalah warga yang tidak memunyai rumah, yang hanya ngontrak saja di sana.

"Justru yang nggak punya rumah yang bertahan di Kampung Akuarium. Saya mah punya rumah di situ. Ada nih surat-suratnya masih saya simpen, masih komplit. KTP juga ada. Jadi posisinya kebalik, yang punya rumah, saat itu yang memilih pindah ke rusunawa," sambungnya.

*****

Sebagai manusia, Komariyah memunyai rasa rindu. Biografi Komariyah adalah biografi pesisir --laut, ikan, kapal yang bersandar, dan terik matahari. Kini, biografi Komariyah adalah biografi Pulogebang, sebuah kawasan yang terletak di timur Jakarta. Biografi dia kini bukan lagi juragan kontrakan, melainkan pemilik warung kopi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan di Kampung Akuarium, Sebelum Masuk Rumah Warga Wajib Mandi di Luar

Aturan di Kampung Akuarium, Sebelum Masuk Rumah Warga Wajib Mandi di Luar

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 04:10 WIB

Belum Semua Warga Kampung Akuarium dapat Bantuan dari Pemerintah Pusat

Belum Semua Warga Kampung Akuarium dapat Bantuan dari Pemerintah Pusat

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 20:00 WIB

Kabar Eks Manusia Perahu Kampung Akuarium saat Pandemi Corona

Kabar Eks Manusia Perahu Kampung Akuarium saat Pandemi Corona

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 16:17 WIB

Kiat Komunal Kampung Akuarium Tangkal Pandemi Corona

Kiat Komunal Kampung Akuarium Tangkal Pandemi Corona

Video | Selasa, 12 Mei 2020 | 14:42 WIB

Klaim Zero Case, Jurus Penangkal Corona di Kampung Akuarium

Klaim Zero Case, Jurus Penangkal Corona di Kampung Akuarium

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 14:29 WIB

Dinafkahi Kematian, Warita Pembuat Peti Mati di Tengah Wabah Corona

Dinafkahi Kematian, Warita Pembuat Peti Mati di Tengah Wabah Corona

Liks | Kamis, 07 Mei 2020 | 18:38 WIB

Lika-liku Pasien Covid-19 di Indonesia, Wajib Dirawat Tapi RS Rujukan Penuh

Lika-liku Pasien Covid-19 di Indonesia, Wajib Dirawat Tapi RS Rujukan Penuh

Health | Jum'at, 20 Maret 2020 | 07:55 WIB

Terancam Hukuman Mati, Kejanggalan Peradilan Bagi Mispo Si Anak Papua

Terancam Hukuman Mati, Kejanggalan Peradilan Bagi Mispo Si Anak Papua

Liks | Sabtu, 29 Februari 2020 | 15:28 WIB

Mario Pewaris Sah Tanah Sihaporas! Balita di Pusaran Konflik Agraria

Mario Pewaris Sah Tanah Sihaporas! Balita di Pusaran Konflik Agraria

Liks | Senin, 03 Februari 2020 | 07:30 WIB

Dari Porsea ke China, Dugaan Patgulipat di Balik Ekspor Bubur Kayu

Dari Porsea ke China, Dugaan Patgulipat di Balik Ekspor Bubur Kayu

Liks | Senin, 03 Februari 2020 | 07:10 WIB

Terkini

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:30 WIB

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

×