Usai NF Simpan Mayat Bocah di Lemari, Terungkap Omongan Keluarganya

Reza Gunadha, Stephanus Aranditio

Kamis, 14 Mei 2020 | 20:01 WIB
Usai NF Simpan Mayat Bocah di Lemari, Terungkap Omongan Keluarganya
Video viral NF, gadis pembunuh bocah 6 tahun di kawasan Sawah Besar (twitter/@MahesSyailendra)

Suara.com - Rumah NF (15), gadis pembunuh bocah berusia 5 tahun di Sawah Besar, Jakarta Pusat, ternyata sudah ditinggal pergi seluruh keluarganya saat peristiwa keji itu terkuak awal Maret 2020.

Ketua RT4/RW6 Sawah Besar, Sofian mengatakan ayah NF, Ridwan sempat menghubungi dirinya memberi tahu bahwa mereka pindah ke daerah Kemayoran agar dekat dengan tempat kerja sekaligus dekat dengan Kantor Polres Jakarta Pusat untuk mengurus kasus anaknya.

"Dia telepon ke saya sebulan yang lalu, memang rezekinya lagi begini, jadi di rumah yang ini, dia sempat mengambil barang-barang kerjaannya saja, kayak bor buat bengkel-bengkel, supaya dekat dengan Polres Kemayoran, jadi urusan BAP dekat ke sana," kata Sofian kepada Suara.com, Kamis (14/5/2020).

Menurut Sofian, Ridwan belum sempat bertemu dengannya atau sekadar membersihkan rumah sejak kejadian itu, sehingga rumah 2 lantai di gang kecil itu masih ada barang-barang di dalamnya.

Atas kesepakatan warga, Sofian kemudian meminta izin kepada polisi agar garis polisi dicopot dan mempersilahkan warga membersihkan rumah agar tak jadi sarang penyakit.

"Kita izin dulu dibuka semua, biar hawa-hawanya keluar, bak mandi semua dikuras takut sarang nyamuk, lampu dinyalain, karena dari ibu korban katanya kelihatan kalau gelap, jadi yaudah dinyalain, udah dibersihin semua," ucapnya.

Ridwan dalam percakapan via telepon itu juga menyatakan tidak akan kembali ke rumah warisan orang tuanya itu, sebab kasus ini telah mencoreng rumah tersebut.

"Dia cuma ngomong saja 'kayaknya saya berat nih pak RT mau tinggal disana lagi, anak juga gimana nanti sekolah', saya bilang 'terserah Pak Ridwan', tapi memang secara psikologis pasti ke situ ya, makanya dia mau ketemuan sama saya, cuma kondisi kayak begini lagi corona," lanjutnya.

Untuk diketahui, fakta baru terkuak di balik kasus pembunuhan yang dilakukan gadis remaja berinisial NF (15) kepada bocah berinisial APA (5) di Sawah Besar, Jakarta Pusat tempo lalu.

baca juga

Gadis remaja yang membunuh bocah dengan cara ditenggelamkan ke bak air itu ternyata merupakan korban kekerasan seksual oleh 3 orang terdekatnya: 2 pamannya sendiri, dan 1 lagi pacarnya.

Hal itu dikonfirmasi oleh Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat yang menyebut NF juga berstatus sebagai korban kekerasan seksual.

Harry mengungkapkan, berdasar hasil pemeriksaan fisik dan psikologis yang dilakukan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, NF diketahui dalam keadaan hamil.

Menurut Harry, usia kandungan NF telah memasuki 14 minggu.

"(NF) menjadi korban kekerasan seksual oleh 3 orang terdekatnya, hingga kini hamil 14 minggu" ungkap Harry.

Harry menyampaikan kekinian NF tegah menjalani proses layanan rehabilitasi sosial di Balai Anak Handayani seraya menunggu proses peradilan terkait kasus pembunuhan yang dilakukannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Gadis NF, Diperkosa Paman dan Eks Pacar Hingga Sadis Bunuh Bocah

Kisah Gadis NF, Diperkosa Paman dan Eks Pacar Hingga Sadis Bunuh Bocah

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 19:07 WIB

Hamil Akibat Diperkosa, Fakta Baru NF Bikin Kaget Ketua RT di Sawah Besar

Hamil Akibat Diperkosa, Fakta Baru NF Bikin Kaget Ketua RT di Sawah Besar

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 18:56 WIB

NF yang Simpan Mayat Bocah Tetangga di Lemari Diperkosa 2 Paman dan Kekasih

NF yang Simpan Mayat Bocah Tetangga di Lemari Diperkosa 2 Paman dan Kekasih

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 18:34 WIB

Geger Gadis Pembunuh Balita Pernah Diperkosa, Keluarga Hilang Tanpa Jejak

Geger Gadis Pembunuh Balita Pernah Diperkosa, Keluarga Hilang Tanpa Jejak

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 16:33 WIB

Hamil Besar, Gadis Pembunuh Bocah di Sawah Besar Pernah Diperkosa 3 Orang

Hamil Besar, Gadis Pembunuh Bocah di Sawah Besar Pernah Diperkosa 3 Orang

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 13:39 WIB

Diperkosa Orang Dekat, NF Gadis Pembunuh Bocah di Sawah Besar Sedang Hamil

Diperkosa Orang Dekat, NF Gadis Pembunuh Bocah di Sawah Besar Sedang Hamil

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 12:52 WIB

Tak Ditolak, Warga Justru Bantu 3 Anak yang Diisolasi Tanpa Orang Tua

Tak Ditolak, Warga Justru Bantu 3 Anak yang Diisolasi Tanpa Orang Tua

News | Selasa, 07 April 2020 | 13:55 WIB

Ayah Meninggal, Ibu Diisolasi, Kisah 3 Anak di Sawah Besar Terkurung Corona

Ayah Meninggal, Ibu Diisolasi, Kisah 3 Anak di Sawah Besar Terkurung Corona

News | Selasa, 07 April 2020 | 13:12 WIB

Ada Satu Keluarga Positif Corona, Warga Sawah Besar Wajib Cek Suhu Tubuh

Ada Satu Keluarga Positif Corona, Warga Sawah Besar Wajib Cek Suhu Tubuh

News | Selasa, 07 April 2020 | 12:45 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×