Tolong! Panti Asuhan Ini Butuh Bantuan, Usai Dua Pimpinannya Positif Corona

Chandra Iswinarno | Suara.com

Jum'at, 15 Mei 2020 | 13:40 WIB
Tolong! Panti Asuhan Ini Butuh Bantuan, Usai Dua Pimpinannya Positif Corona
Panti Asuhan Bundo Saiyo. [Istimewa]

Suara.com - Kondisi memprihatinkan di tengah masa pandemi Covid-19 dialami Panti Asuhan Bundo Saiyo yang beralamat di Tanjung Aur, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.

Pasalnya, setelah dua pimpinan panti asuhan tersebut yang merupakan pasangan suami istri serta satu anak asuh dinyatakan positif Corona, tidak ada lagi pasokan kebutuhan sehari-hari ke rumah tersebut. Bahkan kondisi tersebut diperparah, setelah suami pimpinan panti tersebut meninggal pada Selasa (12/5/2020) lalu.

"Untuk antisipasi, pihak Puskesmas meminta kami menjalani isolasi mandiri hingga 22 Mei 2020 nanti," kata Pengasuh Panti Asuhan Bundo Saiyo Novel Indriyanti saat dihubungi Klikpositif.com-jaringan Suara.com pada Jumat (15/5/2020).

Dia juga mengemukakan, sewaktu dua pimpinan panti tersebut dipastikan positif Covid-19, kondisi rumah yang menampung anak yatim piatu tersebut memburuk. Pasokan air minum tidak ada, karena orang yang menjual tidak berani masuk pun ketersediaan gas juga semakin menipis.

Kondisi tersebut diperparah karena dirinya harus memenangkan anak-anak yang cemas, lantaran di hari pimpinan panti asuhan tersebut meninggal dunia, seorang teman mereka dijemput petugas kesehatan untuk menjalani isolasi mandiri ke tempat yang disediakan.

"Akhirnya, ada donatur yang menghubungi dan menanyakan keadaan kami, donatur ini menang pegiat sosial. Dari hari Selasa lalu, sudah datang mulai berdatangan," ujarnya.

Novel melanjutkan, untuk air minum sudah ada untuk empat hari mendatang, sementara untuk makan untuk sahur dan berbuka puasa sudah aman hingga tanggal 21 Mei.

"Karena dalam keadaan sekarang ini, semua fokus pada makanan, namun namanya anak-anak juga butuh suplai yang lain seperti susu dan makanan lainnya karena mereka tidak bisa keluar," katanya.

Novel menjelaskan, anak-anak yang dirawat di panti asuhan tersebut total berjumlah 40 orang. Mereka berasal dari Padang, Solok dan Dharmasraya, paling banyak dari Dharmasraya.

Novel berharap, jika ada dermawan yang ingin membantu dapat mengantarkan bantuannya langsung ke Panti Asuhan Bundo Saiyo atau menghubungi nomor +62 852-8958-1901.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Covid-19, Komnas PA Suarakan Total Lokcdown di Panti Asuhan

Cegah Covid-19, Komnas PA Suarakan Total Lokcdown di Panti Asuhan

Health | Selasa, 28 April 2020 | 13:48 WIB

Setahun Pasca Tsunami Palu, Panti Asuhan dibangun untuk Korban Bencana

Setahun Pasca Tsunami Palu, Panti Asuhan dibangun untuk Korban Bencana

Press Release | Minggu, 09 Februari 2020 | 22:14 WIB

Pemanfaatan Media Sosial untuk Branding Panti Asuhan

Pemanfaatan Media Sosial untuk Branding Panti Asuhan

Your Say | Kamis, 05 Desember 2019 | 17:52 WIB

EA Charity Berbagi Ceria di Panti Asuhan Anak-Anak Desa Putera

EA Charity Berbagi Ceria di Panti Asuhan Anak-Anak Desa Putera

Lifestyle | Sabtu, 23 November 2019 | 20:36 WIB

100 Orangtua Asuh Berbagi Berkah untuk Anak Panti Asuhan

100 Orangtua Asuh Berbagi Berkah untuk Anak Panti Asuhan

Press Release | Selasa, 28 Mei 2019 | 19:10 WIB

Terkini

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:19 WIB

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:07 WIB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:10 WIB