Imbas Lockdown, Puluhan Bayi Hasil Program Surogasi Terjebak di Ukraina

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Sabtu, 16 Mei 2020 | 09:39 WIB
Imbas Lockdown, Puluhan Bayi Hasil Program Surogasi Terjebak di Ukraina

Suara.com - Akibat penerapan pembatasan wilayah di Ukraina, puluhan bayi hasil program Surogasi belum bisa bertemu dengan calon orang tua mereka.

Sebelumnya, perusahaan penyedia program Surogasi BioTexCom, mengunggah video yang memperlihatkan 46 bayi yang baru lahir, terbaring ke dua kamar besar Hotel Venice.

Menyadur Al Jazeera, BioTexCom melalui video ini, mencoba meyakinkan orang tua yang belum dapat bertemu sang anak tidak perlu khawatir karena bayi-bayi mendapatkan perawatan yang baik. Pun sekaligus mendorong pemerintah untuk bertindak.

Para orang tua baru dari bayi-bayi ini belum bisa menjemput lantaran terhalang lockdown Ukraina. Masalah ini pun menarik perhatian publik.

Mengetahui hal tersebut, Ombudsman Hak Asasi Manusia Ukraina mengimbau agar pihak berwenang segera menemukan solusi.

"Sekitar 100 bayi sudah menunggu orang tua mereka di berbagai pusat kedokteran reproduksi. Jika karantian diperpanjang, maka jumlahnya tak hanya ratusan, tapi bisa ribuan," ujar Lyudmila Denisova.

Ilustrasi bayi sakit (Pexels)
Ilustrasi bayi bersama orang tua (Pexels)

Denisova juga menyebut pihak Ombudsman HAM Ukraina telah mengupayakan perizinan orang tua dari luar negeri untuk bisa masuk ke Ukraina selama periode lockdown guna menjemput jabang bayi.

Dalam mekanisme yang diusulkan, sambung Denisova, orang tua yang berasal dari luar negeri nantinya harus menulis pernyataan yang ditujukan ke Ombudsman HAM Ukraina, yang kemudian akan diteruskan ke kementerian untuk pemberian izin.

Sementara, pemerintah mengatakan hanya dapat mengizinkan orang tua dari luar negeri untuk masuk ke Ukraina jika menerima permintaan dari kedutaan terkait.

baca juga

Masa periode lockdown Ukraina jika berjalan sesuai rencana, akan berlaku hingga 22 Mei mendatang.

Ukraina merupakan salah satu negara yang mengizinkan praktek program surogasi. Sekitar 50 klinik yang menawarkan kelahiran pengganti, tersebar di negara ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Tak Laku karena Wabah Corona, Pedagang Buang Sayuran ke Sungai

Diduga Tak Laku karena Wabah Corona, Pedagang Buang Sayuran ke Sungai

Jatim | Jum'at, 15 Mei 2020 | 14:57 WIB

Tak Punya Uang, 7 Pekerja Migran di India Jalan Kaki 1.800 Km untuk Pulang

Tak Punya Uang, 7 Pekerja Migran di India Jalan Kaki 1.800 Km untuk Pulang

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 13:37 WIB

Duh, Survei Ungkap Banyak Orang Langgar Lockdown Demi Hubungan Seks

Duh, Survei Ungkap Banyak Orang Langgar Lockdown Demi Hubungan Seks

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2020 | 21:10 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×