Viral Video Pasutri Diduga Positif Corona Menolak Dibawa ke Rumah Sakit

Dany Garjito, Ruhaeni Intan

Minggu, 17 Mei 2020 | 07:35 WIB
Viral Video Pasutri Diduga Positif Corona Menolak Dibawa ke Rumah Sakit
Pasangan suami-istri positif corona menolak dibawa ke RS (Twitter).

Suara.com - Sepasang suami istri yang diduga positif terinfeksi virus corona menolak dibawa ke Rumah Sakit (RS).

Mereka menyebut hasil tes laboratorium bisa salah karena buatan manusia. Keduanya pun ngotot tak mau dibawa ke RS karena beranggapan tak memiliki gejala corona.

"Kita ini bukan corona pak. Salah itu, pasti salah itu. Saya batuk juga tidak," ujar sang istri.

Aksi ngeyel mereka yang terekam kamera lantas tersebar di media sosial. Salah seorang pengguna Twitter @black__valley1 membagikan video tersebut kepada publik.

Dari keterangan di video, disebutkan peristiwa ini terjadi di Kabupaten Madiun.

"Sepasang suami istri di Dusun Bulus, Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun yang sudah dites dan positif COVID-19, menolak dibawa ke RS. Mereka bilang, alat tes itu buatan manusia dan bisa saja salah," tulis @black__valley1 via Twitter.

Dalam video berdurasi dua menit itu, para petugas kesehatan terlihat berdiri di depan pagar rumah pasien. Mereka mencoba melakukan negosiasi meskipun sang pemilik rumah enggan meninggalkan kediaman mereka.

"Kami akan tetap di rumah, kami enggak akan kemana-mana. Rumah Sakit (RS) itu untuk orang sakit, bukan untuk orang sehat," kata sang istri.

Pasangan suami-istri positif corona menolak dibawa ke RS (Twitter).
Pasangan suami-istri positif corona menolak dibawa ke RS (Twitter).

Diskusi pun berlangsung alot, baik istri maupun suami tersebut sama-sama menolak dibawa ke RS lantaran tak menunjukkan gejala virus corona. Suasana pun sempat diliputi ketegangan karena sang suami berteriak-teriak.

baca juga

"Allah yang berkuasa! Memang saya rakyat yang lemah. Ya Allah ya Rabbi," kata sang suami.

Petugas masih terus membujuk agar mereka mau dibawa ke RS. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apakah pasangan suami-istri tersebut telah berhasil dibawa ke RS terdekat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Pasien Positif Covid-19, RSUD di Sumbar Tutup Sementara

Satu Pasien Positif Covid-19, RSUD di Sumbar Tutup Sementara

Health | Sabtu, 16 Mei 2020 | 16:27 WIB

Warga Tambora Positif Corona Tolak Isolasi di RS Wisma Atlet, Ini Alasannya

Warga Tambora Positif Corona Tolak Isolasi di RS Wisma Atlet, Ini Alasannya

News | Sabtu, 16 Mei 2020 | 04:15 WIB

Dua RS Swasta di Bukittingi Tutup, Usai Satu Dokter Spesialis Positif Covid

Dua RS Swasta di Bukittingi Tutup, Usai Satu Dokter Spesialis Positif Covid

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 15:21 WIB

Terkini

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

×