4.848 Orang Indonesia Meninggal karena Virus Corona Menurut LaporCovid-19

Pebriansyah Ariefana, Stephanus Aranditio

Minggu, 17 Mei 2020 | 15:45 WIB
4.848 Orang Indonesia Meninggal karena Virus Corona Menurut LaporCovid-19
Petugas menurunkan peti jenazah dari dalam mobil ambulans. [Istimewa]

Suara.com - Inisiator platform LaporCovid-19 Irma Hidayana mengungkapkan bahwa angka kematian akibat pandemi virus corona Covid-19 di Indonesia bisa 3 kali lebih banyak dari data yang dirilis Pemerintah.

"Selisih kematian ODP, PDP vs Positif COVID-19 di 24 provinsi yang sudah terisi penuh, datanya mencapainya 3,5 kali lipat, jadi angka kematian positif yang terkonfirmasi dibanding angka dugaan ODP dan PDP jumlah angka kematiannya jauh lebih besar 3,5 kali lipat," kata Irma dalam jumpa pers virtual, Minggu (17/5/2020).

Irma mengatakan berdasarkan pedoman terbaru yang dirilis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 11 April 2020, orang yang meninggal dengan gejala klinis diduga Covid-19 juga harus dimasukan sebagai data korban pandemi.

Dari pedoman itu, LaporCovid-19 mencatat dari data yang mereka kumpulkan melalui relawan dari 24 provinsi dan 345 kabupaten/kota hingga 15 Mei 2020 tercatat ada 4.848 orang yang meninggal baik yang sudah dinyatakan positif atau pun meninggal saat berstatus ODP dan PDP Covid-19.

"Jumlah kematian yang positif covid itu 1.015 orang, sementara jumlah kematian ODP dan PDP di wilayah yang sama itu mencapai 3.833, jadi kalau ditotal ini 4.848 orang," ungkapnya.

Irma menyebut data ini mereka dapatkan dari para 100 relawan yang bertugas mengumpulkan data-data resmi dari dinas kesehatan setempat. Kemudian diverifikasi, ditambah beberapa laporan dari publik melalui pengaduan online via aplikasi pecakaran WhatsApp dan Telegram.

Salah satu relawan LaporCovid-19, Florence Armein mengatakan dirinya yang merupakan koordinator konten Internews Earth Journalism Network mau bergabung sebagai relawan karena geram melihat pada awal-awal tidak ada data yang terbuka dari pemerintah terkait covid-19 ini.

Sebagai relawan yang berdomisili di Jakarta, Florence bertugas memperbarui data 4 kabupaten di Sumatera Utara dan 6 kabupaten di Sumatera Selatan melalui laman resmi pemerintah provinsi dan daerah, tak jarang ia memverifikasi melalui sumber lain seperti media sosial.

"Tantangan dalam data mining untuk covid-19 ini adalah tidak adanya keseragaman tentang data apa saja yang harus dikumpulkan di setiap daerah," ucapnya.

baca juga

Menurutnya data yang terbuka justru akan sangat membantu pemerintah dalam membuat kebijakan yang tepat sasaran di masa pandemi seperti ini.

Ketiadaan data yang valid membuat masyarakat tidak tahu seberapa besar dampak dari Covid-19 yang berujung pada sikap acuh di masyarakat.

Oleh sebab itu, Irma mendesak pemerintah baik di tingkat daerah maupun pusat harus mengumumkan jumlah PDP, ODP atau OTG yang meninggal, sebagaimana telah diamanatkan WHO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gawat! 2 Anak Positif Corona di Joyotakan Dititip ke Banyak Orang

Gawat! 2 Anak Positif Corona di Joyotakan Dititip ke Banyak Orang

Jawa Tengah | Minggu, 17 Mei 2020 | 15:22 WIB

Peneliti Buktikan Virus Corona Covid-19 Menyebar Cepat di Restoran

Peneliti Buktikan Virus Corona Covid-19 Menyebar Cepat di Restoran

Health | Minggu, 17 Mei 2020 | 15:28 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Minggu, 17 Mei 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Minggu, 17 Mei 2020

Video | Minggu, 17 Mei 2020 | 15:38 WIB

Terkini

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:20 WIB

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:18 WIB

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:54 WIB

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:38 WIB

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:34 WIB

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:23 WIB

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:22 WIB

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:17 WIB

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:10 WIB

×