Grogi Sehabis Merampok, Muadzin Masjid Sampai Salah Lafalkan Azan

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Selasa, 19 Mei 2020 | 20:55 WIB
Grogi Sehabis Merampok, Muadzin Masjid Sampai Salah Lafalkan Azan
Polisi gelar perkara kasus perampokan Paryadi di Mapolres Sragen. (Solopos)

Suara.com - Seorang lelaki bernama Paryadi ditangkap oleh aparat kepolisian Sragen usai merampok kerabatnya sendiri pada Jumat (16/5/2020). Warga mencurigai gelagat Paryadi karena ia sempat panik dan salah saat melafalkan azan subuh.

Menyadur Solopos.com --jaringan Suara.com, aksi Paryadi dilakukan pada Jumat dini hari dengan merampas uang senilai Rp.2,5 juta dan sebuah ponsel dari Puji Hastuti (30) dan Ngatimin (38).

Kedua orang tersebut adalah sepasang suami istri yang masih merupakan kerabat Paryadi.

Paryadi merampas harta milik pasangan suami istri tersebut saat mereka hendak belanja sayuran di Pasar Gabungan Tanon Sragen pada pukul 02.00 WIB.

Paryadi yang telah menghadang suami istri tersebut menunjukkan parangnya agar mereka menyerahkan tas berisi uang dan ponsel itu. Usai mendapatkan hasil rampasannya, Paryadi melarikan diri ke area persawahan.

Ia pulang ke rumah dengan napas tersengal-sengal. Sekelompok pemuda yang sedang piket ronda pun melihat gelagat Paryadi dengan curiga.

Sesampainya di rumah, ponsel hasil rampasannya terus berdering. Bunyi ponsel itu membuat Paryadi pusing.

Ia yang tak tahu cara mematikan ponsel itu lantas memukulnya dengan sabit hingga pecah. Paryadi juga membakar tas milik korban untuk menghilangkan jejak.

Pada saat waktu subuh tiba, Paryadi yang juga merupakan muadzin desa lantas pergi ke masjid untuk mengumandangkan azan.

baca juga

Lantaran masih gugup dan panik usai merampok kerabatnya sendiri, Paryadi sampai salah melafalkan azan.

Warga yang mendengar kesalahan lafal azan yang dikumandangkan itu pun heran dengan Paryadi. Melihat gelagat Paryadi, warga sempat akan menghakimi lelaki itu, namun polisi datang untuk mengamankannya.

"Menurut penuturan warga begitu, ada yang salah dengan bacaan azannya. Mungkin karena merasa bersalah, gugup, atau apa, bacaan azannya jadi ngawur," kata Kapolsek Plupuh Sragen AKP Sunarso ketika menggelar perkara di Mapolres Sragen, Selasa (19/5/2020).

Paryadi mengaku terpaksa membegal kerabatnya lantaran masalah ekonomi yang ia hadapi. Virus corona membuat usaha dagang buahnya terhenti, sementara ia masih memiliki tagihan angsuran motor yang sudah terlambat dibayar selama tiga bulan.

"Saya diancam akan dilaporkan polisi kalau tidak segera membayar cicilan motor itu," kata Paryadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Teh Manis, Ini Minuman yang Direkomendasikan Untuk Buka Puasa

Bukan Teh Manis, Ini Minuman yang Direkomendasikan Untuk Buka Puasa

Jogja | Sabtu, 16 Mei 2020 | 14:10 WIB

Napi Asimilasi Berulah Kembali Merampok, Satu Pelaku Tewas Ditembak

Napi Asimilasi Berulah Kembali Merampok, Satu Pelaku Tewas Ditembak

News | Senin, 11 Mei 2020 | 09:54 WIB

Azan Pertama Kali Berkumandang di Tengah Lockdown Inggris

Azan Pertama Kali Berkumandang di Tengah Lockdown Inggris

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 05:37 WIB

Tak Terekam CCTV, Jejak Perampok Pecah Kaca Mobil dr Tirta Belum Terlihat

Tak Terekam CCTV, Jejak Perampok Pecah Kaca Mobil dr Tirta Belum Terlihat

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 19:45 WIB

Pertama Kali saat Ramadan, Azan Berkumandang di Minnesota, AS

Pertama Kali saat Ramadan, Azan Berkumandang di Minnesota, AS

Video | Rabu, 29 April 2020 | 13:33 WIB

Terkini

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Jika Perang Berlanjut: Ogah Tunduk ke Amerika Serikat

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Jika Perang Berlanjut: Ogah Tunduk ke Amerika Serikat

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

Menyesap Dieng Dari Hulu ke Hilir: Jejak GI Tourism yang Dirintis DJKI

Menyesap Dieng Dari Hulu ke Hilir: Jejak GI Tourism yang Dirintis DJKI

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 08:00 WIB

BSI Dorong Produk Halal Lokal Naik Kelas hingga Pasar Global lewat International Expo 2026

BSI Dorong Produk Halal Lokal Naik Kelas hingga Pasar Global lewat International Expo 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 07:58 WIB

Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter

Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter

Lampung | Kamis, 24 September 2026 | 07:53 WIB

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:50 WIB

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:45 WIB

Masa Kerja Tak Berlaku Lagi, TPP ASN Kota Malang Kini Murni Berdasarkan Kinerja

Masa Kerja Tak Berlaku Lagi, TPP ASN Kota Malang Kini Murni Berdasarkan Kinerja

Malang | Kamis, 24 September 2026 | 07:44 WIB

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 07:42 WIB

Nempel Jalur KRL, 1.377 Hunian Subsidi Disiapkan bagi MBR di Kawasan Perkotaan

Nempel Jalur KRL, 1.377 Hunian Subsidi Disiapkan bagi MBR di Kawasan Perkotaan

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:41 WIB

×