Mengintip Pengorbanan Tenaga Medis Covid-19 di Wisma Atlet saat Buka Puasa

Rizki Nurmansyah, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 20 Mei 2020 | 03:50 WIB
Mengintip Pengorbanan Tenaga Medis Covid-19 di Wisma Atlet saat Buka Puasa
Dua orang tenaga medis saling membantu dalam mengenakan pakaian dan alat pelindung diri (APD) sebelum bertugas menangani pasien Covid-19, Kamis (30/4/2020). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal]

Suara.com - Sejumlah video ataupun foto menunjukkan masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan dan aturan pemerintah lainnya demi berbelanja baju lebaran. Padahal di sisi lain ada yang melupakan tradisi baju baru saat merayakan Lebaran karena harus ikut andil dalam penanganan virus Corona Covid-19. Diantaranya para tenaga medis.

Jangankan memikirkan membeli baju Lebaran, menjalani tugas sebagai tenaga medis Covid-19 pun sudah sangat menguras tenaga dan pikiran mereka.

Contohnya para petugas medis yang bekerja menangani pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Seperti yang sudah diketahui, mereka harus bekerja selama 8 jam dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

Beberapa tenaga medis sempat menunjukkan APD yang mesti digunakan itu tiga lapis beserta sarung tangan, dan kacamata pelindung.

Alat Pelindung Diri tim medis (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha & twiter @KIMTAE07_)
Alat Pelindung Diri (APD) tim medis (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha & twiter @KIMTAE07_)

Sebagian dari mereka juga sempat menceritakan bagaimana susahnya bekerja dengan menggunakan APD. Untuk buang air kecil pun mungkin mereka harus berpikir dua kali.

Khusus di bulan Ramadan ini, mereka pun harus menjalani ibadah puasa yang berbeda dari sebelumnya.

Pemilik akun Twitter @oritha membagikan sebuah video yang memperlihatkan para tenaga medis di RSD Wisma Atlet saat berbuka puasa, Selasa (19/5/2020).

"Teman-teman medis, dokter atau perawat yang baru turun tugas," kata seorang pria yang berbicara dalam video tersebut.

baca juga

Dalam video tersebut terlihat para tenaga medis yang mengantre untuk mengambil makanan berbuka puasa.

Namun ada yang berbeda dari biasanya, yakni mereka harus buka puasa lebih lama dari waktu berbuka.

"Jadi kalau yang berpuasa, saat ini jam tujuh lewat mereka baru bisa makan dan minum karena mereka baru melepas baju APD-nya," sambung pria itu.

Mereka baru bisa berbuka puasa ketika jam kerjanya sudah habis dan membuka semua lapisan APD-nya.

Salah seorang dokter yang tengah mengambil makanan sempat ditanya soal itu.

"Udah Isya baru buka puasa?" tanya pria itu.

"Iya, enggak apa-apa," tutur seorang wanita yang dipanggil dokter.

Ancaman Penularan Covid-19

Kondisi itu pun berbanding terbalik dengan masyarakat. Meski sudah ada peraturan pemerintah kepada masyarakat untuk tetap diam di rumah, namun sepertinya sulit untuk dituruti.

Sejumlah tempat perbelanjaan mulai dari pasar hingga mal pun malah ramai dikunjungi masyarakat di tengah ancaman penularan Covid-19.

Seperti terlihat dalam video viral yang memperlihatkan kondisi pasar di Bogor, Jawa Barat penuh sesak dengan orang.

Kondisi pasar yang penuh dengan penjual dan pembeli ini tampak tidak menaati aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan pemerintah.

Seperti dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @bogor24update pada Minggu (17/5/2020).

"Viral kondisi Pasar Anyar, Minggu 17 Mei 2020, siang. Kondisi ramai ini di tengah pemberlakuan PSBB tahap 3 di Kota Bogor," tulis akun @bogor24update.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Warganet Ini Anggap Tenaga Medis Lebai dan Hanya Menakuti Publik

Viral! Warganet Ini Anggap Tenaga Medis Lebai dan Hanya Menakuti Publik

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 22:48 WIB

Obat Antihipertensi Dapat Memperburuk Kondisi Pasien Covid-19?

Obat Antihipertensi Dapat Memperburuk Kondisi Pasien Covid-19?

Health | Selasa, 19 Mei 2020 | 21:28 WIB

Gegara Masker Kualitas Buruk, Dokter di India Gelar Protes dan Mogok Kerja

Gegara Masker Kualitas Buruk, Dokter di India Gelar Protes dan Mogok Kerja

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 20:04 WIB

Daftar Obat yang Diberikan Rumah Sakit Pada Pasien Covid-19 di Indonesia

Daftar Obat yang Diberikan Rumah Sakit Pada Pasien Covid-19 di Indonesia

Health | Selasa, 19 Mei 2020 | 15:58 WIB

Indonesia Terserah, Demokrat: Pemerintah Paham Risiko Nyawa Tenaga Medis?

Indonesia Terserah, Demokrat: Pemerintah Paham Risiko Nyawa Tenaga Medis?

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 15:15 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×