Momen Kebangkitan Nasional, JK Minta Masyarakat Bersatu untuk Lawan Corona

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 20 Mei 2020 | 16:46 WIB
Momen Kebangkitan Nasional, JK Minta Masyarakat Bersatu untuk Lawan Corona
Ketua Umum Pusat PMI Jusuf Kalla (JK) meninjau pelatihan penggunaan Alat Pelindung diri (APD) kepada sejumlah relawan. (Foto dok. PMI)

Suara.com - Mantan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla meminta masyarakat untuk menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai momen untuk bersatu melawan virus corona Covid-19. Diketahui, Hari Kebagkitan Nasional jatuh pada tanggal 20 Mei.

JK menyebut, lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 1908 silam, atau 112 tahun lalu merupakan momen untuk bangkit dan merdeka. Maka dari itu, JK meminta agar masyarakat untuk bangkit melawan musibah, yakni pandemi Covid-19.

"112 tahun sekarang, kita mengalami masalah yang berbeda. Kalau dulu bagaimana bangkit untuk Merdeka, bagaimana bangkit untuk menjadi bangsa, sekarang bagaimana kita sebagai bangsa bangkit dari mengalami masalah musibah COVID-19 ini yang juga tentu masalah bukan hanya masalah kita, masalah dunia masalah seluruh bangsa, masalah kemanusiaan," kata JK dalam konfrensi pers di akun Youtube BNPB, Rabu (20/5/2020).

JK mengatakan, segenap masyarakat harus bersatu dalam banyak hal. Diantaranya berperang melawan Covid-19.

Dalam melawan covid-19, masyarakat diminta untuk disiplin sebagai upaya bersama melawan pandemi corona tersebut.

"Sama dengan kebangkitan bangsa pada tahun 1908 itu soal persatuan. Karena tidak ada satu orang pun di muka bumi ini yang dapat menyelesaikannya sendiri, tapi harus dengan bersama-sama, harus dengan bersatu dalam disiplin, dalam satu upaya dan harus bersama untuk melawan corona ini," kata dia.

Ketua Umum PMI itu juga mengigatkan masyarakat agar selalu memperhatikan protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah. Pasalnya, virus asal Wuhan, China itu tak pandang bulu dan bisa menyerang siapa saja.

"Dia akan menyerang siapa saja yang terlena, yang tidak waspada, yang tidak bersih, yang tidak menaati aturan. Dia akan menulari siapa saja. Karena itulah semangat kebangkitan ini harus jadi semangat yang baru bahwa justru kita harus bersatu untuk bangsa ini," kata JK.

"Kita tidak bisa membayangkan apabila bangsa ini tidak bersatu karena virus Corona ini tidak mengenal bangsa, tidak mengenal orang, tidak mengenal jabatan, tidak mengenal usia, tidak mengenal kedudukan," JK menambahkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habib Bahar bin Smith Rapid Test Virus Corona, Negatif atau Positif?

Habib Bahar bin Smith Rapid Test Virus Corona, Negatif atau Positif?

Jawa Tengah | Rabu, 20 Mei 2020 | 16:37 WIB

Habib Bahar Jalani Rapid Test Corona di Lapas Gunung Sindur, Ini Hasilnya

Habib Bahar Jalani Rapid Test Corona di Lapas Gunung Sindur, Ini Hasilnya

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 16:20 WIB

400 Ribu Wanita Hamil selama WFH di Indonesia, Jadi Sorotan Asing

400 Ribu Wanita Hamil selama WFH di Indonesia, Jadi Sorotan Asing

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 16:23 WIB

Tiga Kali Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Wanita ini Ngaku Kesakitan

Tiga Kali Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Wanita ini Ngaku Kesakitan

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 16:20 WIB

Akibat Covid-19, 60 Juta Orang Terancam Jatuh ke Jurang Kemiskinan

Akibat Covid-19, 60 Juta Orang Terancam Jatuh ke Jurang Kemiskinan

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 16:30 WIB

Terkini

Bahlil Tindaklanjuti Rencana Batu Bara Jadi Bensin untuk Kurangi Impor

Bahlil Tindaklanjuti Rencana Batu Bara Jadi Bensin untuk Kurangi Impor

Video | Senin, 21 September 2026 | 19:08 WIB

FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 19:05 WIB

Aturan Saham Rp1 Diterapkan per 28 September 2026

Aturan Saham Rp1 Diterapkan per 28 September 2026

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 19:02 WIB

Review Film Soulmate: Pahami Bahwa Belahan Jiwa Tak Selalu Kekasih Romantis

Review Film Soulmate: Pahami Bahwa Belahan Jiwa Tak Selalu Kekasih Romantis

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 19:00 WIB

Pertamina Bantah Isu Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi

Pertamina Bantah Isu Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 18:56 WIB

Produksi Batu Bara Turun, Bahlil Klaim PNBP Justru Meningkat

Produksi Batu Bara Turun, Bahlil Klaim PNBP Justru Meningkat

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 18:51 WIB

Nekat Seberangi Rel, Pejalan Kaki Tertemper KRL di Dekat Stasiun Karet

Nekat Seberangi Rel, Pejalan Kaki Tertemper KRL di Dekat Stasiun Karet

News | Senin, 21 September 2026 | 18:50 WIB

Menkeu Suahasil Tegaskan Pelantikan Pejabat Era Purbaya Tetap Sah

Menkeu Suahasil Tegaskan Pelantikan Pejabat Era Purbaya Tetap Sah

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:48 WIB

Dipimpin Dasco, DPR-Pemerintah Sepakati RUU Reforma Agraria Lanjut ke Paripurna

Dipimpin Dasco, DPR-Pemerintah Sepakati RUU Reforma Agraria Lanjut ke Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 18:46 WIB

Tolak Gelar Pahlawan Soeharto, Korban Tragedi Tanjung Priok 1984 Bersaksi di PTUN

Tolak Gelar Pahlawan Soeharto, Korban Tragedi Tanjung Priok 1984 Bersaksi di PTUN

News | Senin, 21 September 2026 | 18:46 WIB

×