Tepergok Langgar Jam Malam, Wali Kota di Peru Berlagak Mati

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 22 Mei 2020 | 09:51 WIB
Tepergok Langgar Jam Malam, Wali Kota di Peru Berlagak Mati
Seorang wali kota di Peru pura-pura mati saat akan ditangkap karena langgar aturan Covid-19.[POLICIA DEL PERU via The Sun]

Suara.com - Ada-ada saja ulah unik salah satu wali kota di Peru ini, ia pura-pura mati saat akan ditangkap karena telah melanggar aturan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Menyadur The Sun, wali kota bernama Jaime Rolando Urbina Torres mengenakan masker dan berbaring di peti mati ketika petugas datang untuk menahannya karena mabuk bersama teman-temannya. Penangkapannya dilakukan pada Senin malam (18/05).

Wali kota pusat kota Tantara ditahan karena melanggar jam malam dan aturan jarak sosial yang seharusnya diberlakukan dalam rangka menanggulangi virus corona.

Belum ada keterangan secara terperinci mengenai tempat pesta miras itu dilakukan atau mengapa ada peti mati terbuka di dekatnya.

Wali kota Tantara itu mendapatkan kritik dari penduduk setempat yang menuduhnya tidak serius dalam menangani wabah. Warganya juga mengatakan dia telah gagal menerapkan langkah-langkah untuk menanggulangi wabah virus corona.

Tantara merupakan salah satu wilayah yang juga ikut dikunci bersama wilayah lain di Peru oleh pemerintah pusat sejak 66 hari yang lalu.

Di Peru, sejauh ini telah mencatat 104.020 kasus positif Covid-19, sekaligus menempati peringkat ke-12 di dunia terbanyak di dunia, dengan 3.024 kematian.

Di negara tersebut, pasar dianggap sebagai tempat penularan paling banyak. Di ibu kota Lima, empat dari lima pedagang di pasar buah utama kota baru-baru ini dinyatakan positif Covid-19.

Sedangkan serangkaian tes di lima pasar yang berbeda menunjukkan setidaknya separuh pekerja pasar tersebut dinyatakan positif terpapar virus corona.

baca juga

Amerika Latin dengan cepat menjadi episentrum baru pandemi virus corona.

Sebagai contohnya Brasil yang menjadi negara dengan kasus terbanyak ketiga di dunia. Lebih dari 85 persen ruang perawatan intensif penuh di Rio de Janeiro dan Sao Paulo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ya Tuhan! 16 Tenaga Medis RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar Positif Corona

Ya Tuhan! 16 Tenaga Medis RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar Positif Corona

News | Jum'at, 22 Mei 2020 | 08:55 WIB

Jelang Lebaran, Pelabuhan Merak Sepi Penumpang

Jelang Lebaran, Pelabuhan Merak Sepi Penumpang

Foto | Jum'at, 22 Mei 2020 | 08:18 WIB

H-2 Idul Fitri, Pedagang di Palestina Keluhkan Sepi Pembeli

H-2 Idul Fitri, Pedagang di Palestina Keluhkan Sepi Pembeli

Video | Jum'at, 22 Mei 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×