Mahfud Sebut Korban Corona Tak Sebanyak Kecelakaan, Jansen: Ada-ada Aja

Reza Gunadha, Ruhaeni Intan

Rabu, 27 Mei 2020 | 16:38 WIB
Mahfud Sebut Korban Corona Tak Sebanyak Kecelakaan, Jansen: Ada-ada Aja
Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Politikus Partai Demokrat Jansen Sitindaon menilai pendapat Menko Polhukam Mahfud MD soal corona baru-baru ini mengada-ada.

Pasalnya, wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat itu seakan tak percaya Mahfud mengklaim korban kecelakaan lebih banyak dari korban yang tewas akibat virus corona.

"Ada-ada aja. Aku pikir pendapat-pendapat begini sudah lama hilang. Ternyata masih ada dan diproduksi juga," kata Jansen via akun Twitter-nya @jansen_jsp.

Terlepas dari pendapat Mahfud soal itu, menurutnya virus corona tetap berbahaya lantaran bisa menular dengan mudah.

Ia kemudian membandingkan persoalan virus corona dengan kecelakaan. Jansen menyindir Mahfud dengan bertanya, "Apakah kecelakaan itu menular?"

Tak hanya itu, jika persoalan virus corona seolah dianggap tidak lebih penting dari kecelakaan, ia pun mempertanyakan mengapa sampai ada peraturan-peraturan khusus yang dibuat pemerintah untuk menangani penyakit tersebut.

Cuitan Jansen Sitindaon merespon pendapat Mahfud MD soal corona (Twitter).
Cuitan Jansen Sitindaon merespon pendapat Mahfud MD soal corona (Twitter).

"Kecelakaan itu menular enggak pak @mohmahfudmd? Perlu PSBB [Pembatasan Sosial Berskala Besar] enggak? Membuat PHK [Pemutusan Hubungan Kerja] enggak?"

Bahkan, menurut Jansen, pemerintah sampai membuat Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk mengatasi wabah virus corona.

"Sampai perlu buat Perppu agar defisit boleh lampaui 3 persen enggak?" cuit Jansen.

baca juga

Melihat cuitan tersebut, warganet justru mendukung pernyataan Jansen. Sebagian warganet merasa prihatin dengan sikap Mahfud MD yang kerap mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait corona.

"Sayang pak gelar profesor, kalau cakap ginian aja enggak perlu sekolah tinggi-tinggi pak sampai jadi profesor. Sayang pak perjuangan selama ini, di masa tua cuma ngumpulin rekam jejak yang jelek," tulis @Sabarsirait87.

"Maaf prof. Kecelakaan itu insiden, kalau corona itu wabah atau penyakit maka tidak bisa disamakan. Tolong jaga wibawa keilmuannya prof. Boleh masuk dalam sistem "iblis" tapi jangan jadi iblis. Artinya boleh di bawah komando pemimpin minim intelektual tapi jangan sampai minus juga," kata @HaszbullahM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD: Jangan Takut, Korban Kecelakaan 9 Kali Lebih Banyak dari Corona

Mahfud MD: Jangan Takut, Korban Kecelakaan 9 Kali Lebih Banyak dari Corona

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 15:41 WIB

Mahfud Dapat Meme dari Luhut Virus Corona seperti Istri, Publik Marah Besar

Mahfud Dapat Meme dari Luhut Virus Corona seperti Istri, Publik Marah Besar

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 13:37 WIB

Sedang Digaungkan Pemerintah, 5 Politikus Ini Ramai-Ramai Kritik New Normal

Sedang Digaungkan Pemerintah, 5 Politikus Ini Ramai-Ramai Kritik New Normal

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 12:29 WIB

Jansen Demokrat Heran Mahfud Bandingkan Kematian Corona dengan Kecelakaan

Jansen Demokrat Heran Mahfud Bandingkan Kematian Corona dengan Kecelakaan

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 08:21 WIB

Sebut New Normal Masih Wacana, Menteri Mahfud MD: Belum Keputusan

Sebut New Normal Masih Wacana, Menteri Mahfud MD: Belum Keputusan

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 17:30 WIB

Dapat Meme dari Menteri Luhut, Mahfud MD: Ibaratkan Corona Seperti Istri

Dapat Meme dari Menteri Luhut, Mahfud MD: Ibaratkan Corona Seperti Istri

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 16:54 WIB

Terkini

Padel Punya Risiko Cedera, Sports Medicine Bantu Atlet Tetap Bugar hingga Siap Kembali Bertanding

Padel Punya Risiko Cedera, Sports Medicine Bantu Atlet Tetap Bugar hingga Siap Kembali Bertanding

Health | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:16 WIB

3 Bedak Inez yang Bisa Cerahkan Wajah Secara Natural untuk Kulit Kusam

3 Bedak Inez yang Bisa Cerahkan Wajah Secara Natural untuk Kulit Kusam

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:15 WIB

KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar dalam OTT Bupati Lombok Barat

KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar dalam OTT Bupati Lombok Barat

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:14 WIB

Kenapa Pindah ke Transportasi Umum Itu Investasi Buat Bumi?

Kenapa Pindah ke Transportasi Umum Itu Investasi Buat Bumi?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:06 WIB

Cara JHL Auto Jaga Loyalitas Konsumen BAIC Melalui Wadah Komunitas Eksklusif

Cara JHL Auto Jaga Loyalitas Konsumen BAIC Melalui Wadah Komunitas Eksklusif

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:05 WIB

Golkar Pertanyakan Efektivitas Kabinet Bayangan, Sarmuji: Siapa yang Menindaklanjuti?

Golkar Pertanyakan Efektivitas Kabinet Bayangan, Sarmuji: Siapa yang Menindaklanjuti?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:01 WIB

Langka di Dunia, Ibu Ini Lahirkan Bayi Kembar Empat Identik Berjenis Kelamin Perempuan

Langka di Dunia, Ibu Ini Lahirkan Bayi Kembar Empat Identik Berjenis Kelamin Perempuan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:01 WIB

Membaca Ways to Live Forever: Bagaimana Anak Kecil Melihat Sebuah Kematian?

Membaca Ways to Live Forever: Bagaimana Anak Kecil Melihat Sebuah Kematian?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:00 WIB

KPK Bongkar Dugaan Suap Bupati Lombok Barat, Ada Alphard Rp 1,2 Miliar dan Sepatu Hermes

KPK Bongkar Dugaan Suap Bupati Lombok Barat, Ada Alphard Rp 1,2 Miliar dan Sepatu Hermes

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:00 WIB

Pantesan Nelayan RI Nggak Makmur, Ikannya Banyak Dicuri

Pantesan Nelayan RI Nggak Makmur, Ikannya Banyak Dicuri

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:58 WIB

×