Ganjar Pranowo Bertemu Uskup Agung Semarang, Cek Persiapan Normal Baru

Fabiola Febrinastri

Rabu, 27 Mei 2020 | 17:36 WIB
Ganjar Pranowo Bertemu Uskup Agung Semarang, Cek Persiapan Normal Baru
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo bertemu Uskup Agung Semarang, Mgr Robertus Rubiyatmoko. (Dok : Pemprov Jateng)

Suara.com - Uskup Agung Semarang, Mgr Robertus Rubiyatmoko, menyatakan, selama ini, pihaknya melaksanakan ibadah secara live streaming. Hal ini akan tetap dilakukan sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Hal ini disampaikannya di depan Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, yang berkeliling ke tempat-tempat publik dalam rangka persiapan penerapan normal baru. Salah satu sarana publik yang dikunjungi Ganjar adalah Gereja Katedral Semarang, Masjid Agung Kauman Semarang, dan sebuah sekolah.

Di Gereja Katedral, Ganjar melihat belum ada persiapan khusus persiapan penerapan normal baru, karena pelaksanaan ibadah di gereja itu selama wabah Covid-19 dilakukan secara daring.

"Live streaming kami laksanakan dua kali sehari, pagi dan sore," kata Mgr Robertus, Jateng, Rabu (27/5/2020).

Uskup Rubiyatmoko juga menerangkan bahwa penerapan pembatasan peribadatan sudah ditetapkan sampai 31 Mei 2020, namun karena kondisi belum pasti, pembatasan peribadatan diperpanjang mulai 1 Juni sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Kami perpanjang lagi pembatasan peribadatan sambil menunggu perkembangan. Kami mengikuti kebijakan pemerintah, kalau ada kebijakan baru kami tentu akan mendukung," terangnya.

Uskup menambahkan, apabila nantinya ada kebijakan baru dan umat diperbolehkan beribadah di gereja lagi, maka standar protokol kesehatan akan diterapkan sesuai prosedur, seperti pembatasan jamaah, pengaturan jarak saat beribadah, penyediaan tempat cuci tangan, kewajiban pakai masker.

Usai dari gereja, Ganjar juga mengunjungi Masjid Agung Kauman Semarang. Di tempat itu, Ganjar sudah melihat persiapan yang dilakukan takmir masjid. Takmir sudah membuat batas jamaah dengan menyilang lantai dengan solasi.

Di depan masjid, petugas keamanan juga siap dengan alat pengukur suhu tubuh. Setiap jamaah diwajibkan cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanizer yang disiapkan di pintu masuk atau tempat wudhu.

baca juga

"Kami sudah siapkan sejak lama dengan membuat batasan-batasan jamaah. Kalau ada jamaah, kami hanya membuka satu akses masuk dan keluar dengan pengaturan jarak," kata Ketua Takmir Masjid Agung Kauman Semarang, KH Hanif Ismail.

Hanif menerangkan, pembatasan jamaah juga sudah disiapkan di dalam. Jarak antara satu jamaah dengan jamaah lain dibuat lebih dari satu meter.

"Kami juga sediakan hand sanitizer di pintu masuk dan sabun di tempat wudhu," terangnya.

Sementara itu, sekolah yang dikunjungi Ganjar adalah SMPN 7 Semarang. Di tempat itu, ia meminta guru untuk mempersiapkan apabila nantinya sekolah dibuka kembali. Meski tidak dalam waktu dekat, namun persiapan harus dihitung matang termasuk cara siswa masuk, pengaturan tempat duduk dan sebagainya.

"Kota Semarang ini, Pak Wali Kota masih memperpanjang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM). Namun kita harus siap-siap, seandainya grafik turun, kan tidak bisa seperti membuka pintu air sehingga orang keluar seperti air bah," kata Ganjar.

Penetrasi awal, lanjut dia, harus dilakukan agar masyarakat terbiasa. Untuk itulah, ia berkeliling mengecek mal, perkantoran, bank, sekolah, dan tempat ibadah.

Semua aspek, lanjut Ganjar, harus diuji coba dulu. Ia mencontohkan pemberlakuan kegiatan di Masjid Kauman Semarang yang sudah bagus, karena sudah dilakukan persiapan sejak lama.

"Nanti diuji coba dulu. Umpama salat Jumat diperbolehkan lagi dengan jamaah dibatasi dan penerapan protokol kesehatan ketat. Termasuk di gereja, atau sekolah-sekolah. Uji coba untuk normal baru ini penting dilakukan, agar masyarakat tidak kaget. Mereka akan siap dan mengerti dengan kondisi yang harus dilakukan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keuskupan Agung Semarang Perpanjang Masa Darurat Peribadahan

Keuskupan Agung Semarang Perpanjang Masa Darurat Peribadahan

Jawa Tengah | Selasa, 26 Mei 2020 | 19:22 WIB

Petugas Medis Tulis Ucapan Lebaran di Baju APD, Ganjar Beri Pesan Menyentuh

Petugas Medis Tulis Ucapan Lebaran di Baju APD, Ganjar Beri Pesan Menyentuh

News | Senin, 25 Mei 2020 | 15:04 WIB

Halo Warga Jateng! Gubernur Ganjar Gelar Silaturahmi Virtual, Ini Caranya

Halo Warga Jateng! Gubernur Ganjar Gelar Silaturahmi Virtual, Ini Caranya

Jawa Tengah | Minggu, 24 Mei 2020 | 08:46 WIB

Pantura Lancar, Ganjar Laporan ke Fadli Zon Tak Ambil Tugas Tukang Parkir

Pantura Lancar, Ganjar Laporan ke Fadli Zon Tak Ambil Tugas Tukang Parkir

Jawa Tengah | Sabtu, 23 Mei 2020 | 12:14 WIB

Ganjar Pastikan Tak Ada Pesta Kembang Api Rayakan Pencabutan PSBB Tegal

Ganjar Pastikan Tak Ada Pesta Kembang Api Rayakan Pencabutan PSBB Tegal

Jawa Tengah | Jum'at, 22 Mei 2020 | 16:43 WIB

Ganjar Kesal Bupati Karanganyar Izinkan Sholat Idul Fitri Jamaah di Masjid

Ganjar Kesal Bupati Karanganyar Izinkan Sholat Idul Fitri Jamaah di Masjid

Jawa Tengah | Rabu, 20 Mei 2020 | 22:17 WIB

Terkini

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:31 WIB

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:26 WIB

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 15:23 WIB

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:20 WIB

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:19 WIB

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 15:15 WIB

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:11 WIB

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:04 WIB

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:50 WIB

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:49 WIB

×