Selama Pandemi Corona, Ada 38 Desa Belum tersentuh Bansos BLT Dana Desa

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 27 Mei 2020 | 19:41 WIB
Selama Pandemi Corona, Ada 38 Desa Belum tersentuh Bansos BLT Dana Desa
Suasana Pembagian BLT di Kantor Desa Golo Mangung, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (23/5/2020). (Foto: Istimewa/via Suara Indonesia)

Suara.com - Pandemi Virus Corona atau Covid-19 sudah berlangsung lebih dari dua bulan, namun sebanyak 38 desa yang ada di tanah air ternyata belum tersentuh bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD).

Persoalan tersebut terjadi karena sejumlah masalah teknis, sehingga sampai detik ini, 38 desa tersebut belum mendapatkan bantuan pemerintah untuk menanggulangi dampak penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di tengah masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar dalam konfrensi pers melalui video teleconference di Jakarta, Rabu (27/5/2020).

"Sedangkan untuk kabupaten/kota kita ada 109 desa yang sudah 100 persen (cair). Kemudian, 138 kabupaten/kota, 75-90 persen yang tersalur dan masih ada 38 desa yang masih nol persen," kata Abdul Halim.

Abdul Halim menjelaskan, 38 desa yang belum tersentuh BLT DD tersebut sebagian besar berada di daerah yang memang sulit dijangkau atau infastruktur yang belum memadai sehingga kesulitan ketika ingin melakukan pencairan.

"Ada juga karena koordinasi yg cukup jauh, jadi antar desa yang jauh sehingga membutuhkan biaya dan waktu yang tidak ringan, seperti Papua, Papua Barat masih mendominasi yang masih kosong, Kalimantan Timur, Makaham karena geografis, Nias, Sumatera Utara sama juga masih nol, Kalimantan Barat bupatinya PLH belum bisa memenuhi syarat pencairan dana," paparnya.

Kendala lain, kata Abdul Halim, adalah soal administrasi yang belum terselesaikan dengan baik, ambil contoh soal Kepala Desa yang baru saja dilantik.

"Yang nol persen ini beberapa terkendala sudah cek dilapangan salah satunya di NTT itu kepala desanya banyak yang baru dilantik, kemudian belum menyusun APBDES, jadi itu kendala yang sifatnya mendasar sehingga banyak 38 kabupaten/kota belum cair sama sekali," ucapnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada 38 Kabupaten yang Belum Terima BLT DD, Didominasi Papua dan Papua Barat

Ada 38 Kabupaten yang Belum Terima BLT DD, Didominasi Papua dan Papua Barat

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 17:49 WIB

Mendes PDTT Pastikan 47.030 Desa Sudah Salurkan BLT Lewat Rekening

Mendes PDTT Pastikan 47.030 Desa Sudah Salurkan BLT Lewat Rekening

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 17:00 WIB

Mendes Klaim Telah Salurkan BLT ke 43 Ribu Desa

Mendes Klaim Telah Salurkan BLT ke 43 Ribu Desa

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2020 | 15:55 WIB

Jokowi Naikan BLT untuk Keluarga Miskin di Desa

Jokowi Naikan BLT untuk Keluarga Miskin di Desa

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2020 | 13:56 WIB

Bagikan Dana BLT, Kades di NTT: Uangnya untuk Beli Beras, bukan Miras

Bagikan Dana BLT, Kades di NTT: Uangnya untuk Beli Beras, bukan Miras

News | Senin, 25 Mei 2020 | 12:27 WIB

Resah BLT Tak Kunjung Cair, Emak-emak di Bungo Nekat Segel Kantor Desa

Resah BLT Tak Kunjung Cair, Emak-emak di Bungo Nekat Segel Kantor Desa

News | Senin, 25 Mei 2020 | 08:24 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×