Inggris Mulai Uji Coba Sistem dan Penelusuran Virus Corona

Rendy Adrikni Sadikin | Rima Suliastini | Suara.com

Jum'at, 29 Mei 2020 | 11:37 WIB
Inggris Mulai Uji Coba Sistem dan Penelusuran Virus Corona
Ilustrasi Bendera Inggris (Pixabay)

Suara.com - Inggris meluncurkan sistem test and trace pada hari Kamis (28/05/2020). Menyadur dari Gulf News, ini akan menjadi senjata baru untuk menghentikan penyebaran virus corona di London. Selain itu, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara juga mulai melakukan strategi yang sama .

Sekretaris Kesehatan Matt Hancock mengharapkan kesadaran warganya untuk mematuhi aturan baru ini. Sebagai salah satu negara yang terdampak corona paling parah, Inggris memang terus menggenjot upaya agar virus tak melumpuhkan mereka.

"Sangat penting bagi siapa saja yang mengalami gejala segera untuk mengisolasi di rumah dan untuk mendapatkan tes dan tidak meninggalkan rumah," katanya kepada radio BBC yang disadur kembali oleh Gulf News.

Sistem baru ini akan terdiri dari 25 ribu pelacak yang didukung oleh 20 ribu penguji dan 7.000 dokter. Tugas mereka menghubungi orang-orang yang positif virus corona dan melacak aktivitasnya untuk mencari tahu, ke arah mana kemungkinan virus itu menyebar.

Menurut Hancock, kontak dekat yang dimaksud di sini adalah berada dalam jarak 2 meter selama 15 menit dengan orang yang bersangkutan.

Suasana Inggris diterpa pandemi virus corona. [Tolga AKMEN / AFP]
Suasana Inggris diterpa pandemi virus corona. [Tolga AKMEN / AFP]

Sebelumnya, Inggris melakukan strategi tes massal pada bulan Maret namun belakangan virus menyebar secara masif dan mereka mulai meninggalkan gaya lama ini. Sebagai gantinya, pemerintah mulai melakukan strategi baru penelusuran virus corona.

Sementara itu, penasihat Boris Johnson yang paling senior, Dominic Cummings telah melukai kepercayaan warga Inggris dan diyakini melanggar aturan lockdon ketika pemerintah menggaungkan aturan secara ketat pada warganya.

Dominic melakukan perjalanan 264 mil (425 kilometer) ke rumah keluarganya di Inggris utara dan mengaku sedang mencari penitipan anak untuk putranya yang berumur 4 tahun. Kala bepergian, Dominic diketahui menderita gejala virus corona dan istrinya juga tertular.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta Agenda Strategis untuk Kepentingan Nasional Tak Boleh Terhenti

Jokowi Minta Agenda Strategis untuk Kepentingan Nasional Tak Boleh Terhenti

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 11:08 WIB

Adaptasi New Normal, Sekolah Harus Kombinasikan KBM Virtual dan Tatap Muka

Adaptasi New Normal, Sekolah Harus Kombinasikan KBM Virtual dan Tatap Muka

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 10:27 WIB

Pemeriksaan SIKM di Tol Cikampek Menuju Jakarta

Pemeriksaan SIKM di Tol Cikampek Menuju Jakarta

Foto | Jum'at, 29 Mei 2020 | 11:05 WIB

Terkini

Rumah di Kembangan Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya Berlebaran

Rumah di Kembangan Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya Berlebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:33 WIB

Pemerintah Prioritaskan Sekolah Tatap Muka, Menko PMK: Hindari Learning Loss

Pemerintah Prioritaskan Sekolah Tatap Muka, Menko PMK: Hindari Learning Loss

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:29 WIB

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:22 WIB

Perisai Davids Sling Israel Gagal Tangkis Rudal Kiamat Iran, 2 Kota Zionis Hancur Lebur

Perisai Davids Sling Israel Gagal Tangkis Rudal Kiamat Iran, 2 Kota Zionis Hancur Lebur

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47 WIB

Israel Makin Hancur dan Mossad Gagal Total, Benjamin Netanyahu Stress

Israel Makin Hancur dan Mossad Gagal Total, Benjamin Netanyahu Stress

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:26 WIB

Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas

Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:17 WIB

Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia

Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:07 WIB

Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan

Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:45 WIB

Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang

Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33 WIB

Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka

Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:25 WIB