Mulai Barbar, Berang-Berang yang Menginvasi Singapura Picu Perdebatan

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Sabtu, 30 Mei 2020 | 21:00 WIB
Mulai Barbar, Berang-Berang yang Menginvasi Singapura Picu Perdebatan
Ilustrasi Berang-Berang. (Pixabay.com/veverkolog)

Suara.com - Tak melulu dapat sambutan hangat, warga Singapura kini punya pandangan berbeda dengan fenomena berang-berang yang menginvansi kota selama masa lockdown.

Menyadur The Star, beberapa warga sekarang banyak yang kesal lantaran tingkah beberapa kawanan berang-berang yang perlahan disebut barbar, alih-alih menggemaskan.

Hal ini bermula ketika semakin banyaknya hewan mamalia yang menduduki kota dan melakukan hal yang lebih berani namun cenderung merusak.

Salah satunya adalah hal yang menimpa seorang pemilik bisnis spa, Jazreel Low, mengunggah postingan soal berang-berang yang masuk ke kolam miliknya.

Berang-berang ini memangsa beberapa ikan peliharaan Jazreel termasuk arwana yang bernilai tinggi.

"Mereka mungkin menyadari bahwa tidak ada orang di sana dan menjadi lebih berani," ujar Jazreel.

Berang-berang menyambangi kawasan kota di Singapura selama lockdown. (AFP)
Berang-berang menyambangi kawasan kota di Singapura selama lockdown. (AFP)

Dalam insiden lain, sekelompok berang-berang juga terlihat mengunjungi rumah sakit anak-anak dan masuk hingga ke bagian lobi sebelum akhirnya diusir.

Sebelumnya, satu keluarga hewan yang berhabitat di perairan ini juga bertandang ke salah satu kawasan perbelanjaan di pusat kota.

Serentetan kejadian kawanan berang-berang main ke kota ini pun memicu perdebatan soal upaya untuk mencegah hewan ini berkeliaran.

baca juga

Beberapa artikel di media lokal menyebutkan opsi pencegahan dengan menembak hewan ini dengan peluru karet.

"Babi hutan tidak pernah diperbolehkan untuk masuk ke kawasan perkotaan, begitu pula dengan berang-berang hanya karena mereka terlihat lucu," tulis Ong Junkai dalam korespondensi dengan Straits Times.

Kendati demikian, para peneliti hewan ini menganggap kemarahan adalah reaksi berlebihan dan menyebut berang-berang mungkin hanya ingin menikmati kebebasan ekstra untuk meenjelajah tempat-tempat yang belum pernah mereka kunjungi.

Sivasothi dari NUS mengkritik tindakan larangan untuk berang-berang sebagai "respon yang cukup tidak berpendidikan," dan mengatakan langskah seperti itu tidak akan efektif.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong melalui akun facebook pribadinya, juga angkat suara terkait fenomena berang-berang plesiran di kota.

"Daripada berfokus pada melindungi 'wilayah', kita harus menemukan cara untuk hiudp berdampingan dan berkembang dengan flora dan fauna lokal kita," ujarnya unggahan Loong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria di Singapura Gasak Lebih dari 200 Masker Gratis di Vending Machine

Pria di Singapura Gasak Lebih dari 200 Masker Gratis di Vending Machine

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 13:41 WIB

Drummer Band Metal Tobat usai Terinfeksi Corona dan Mimpi Ketemu Setan

Drummer Band Metal Tobat usai Terinfeksi Corona dan Mimpi Ketemu Setan

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 10:51 WIB

Sekelompok Monyet di India Curi Sampel Darah Pasien Covid-19

Sekelompok Monyet di India Curi Sampel Darah Pasien Covid-19

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 22:56 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×