Jubir Sebut Kasus Covid-19 di 5 Provinsi Ini Masih Tinggi

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 30 Mei 2020 | 17:49 WIB
Jubir Sebut Kasus Covid-19 di 5 Provinsi Ini Masih Tinggi
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Youtube BNPB Indonesia)

Suara.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan kasus Covid-19 di lima provinsi di Indonesia masih cukup tinggi. Penambahan kasus Covid-19 terbanyak masih terjadi di Provinsi Jawa Timur.

"Kalau kita lihat ada 5 provinsi yang masih memiliki angka kasus positif yang cukup tinggi untuk ditemukan hari ini di antaranya adalah Jawa Timur, kalau kita bandingkan dengan data kemarin agak cenderung naik," ujar Yurianto dalam youtube BNPB, Sabtu (30/5/2020).

Kemudian kedua kata Yurianto, yakni Provinsi DKI Jakarta yang angka Covid-19 masih tinggi.

Meski angka Covid-19 tinggi, Yurianto menilai angkanya cenderung menurun jika dibandingkan data kemarin.

Yurianto menuturkan, kasus positif di DKI tidak seluruhnya berasal dari Jakarta, namun sebagian besar dari orang-orang yang kembali ke tanah air.

"Dibandingkan dengan data kemarin cenderung turun namun khusus DKI ini tidak seluruhnya berasal dari wilayah administrasi DKI. Karena kita tahu bersama sebagian besar saudara-saudara kita yang bekerja di luar negeri dan kembali ke tanah air masuknya lewat Bandara Soekarno Hatta," ucap dia.

Karena itu pemerintah melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang tiba di tanah air.

"Sudah menjadi ketentuan pemerintah bahwa mereka harus kita lakukan pemeriksaan dan beberapa di antaranya mereka positif konfirmasi covid-19 hanya memang datanya akan masuk di dalam kelompok provinsi DKI, namun bukan menggambarkan bahwa ini adalah kondisi administrasi DKI," kata Yurianto.

Kemudian Provinsi Sulawesi Selatan menjadi kasus positif ketiga, keempat Kalimatan Tengah dan kelima di Provinsi Jawa Barat.

baca juga

"Kita masih melihat juga di Sulawasi Selatan masih ada kenaikan dibanding hari kemarin. Kalimantan tengah juga demikian. Jawa Barat meskipun angkanya masih tinggi tetapi dibandingkan dengan hari kemarin sudah cenderung untuk turun," katanya.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan jumlah kasus Covid-19 per hari ini naik sebesar 557 orang.

Sehingga total kasus positif di Indonesia yakni meningkat menjadi 25.773 orang.

Kemudian jumlah kasus sembuh yakni 523 orang. Sehingga kasus sembuh juga mengalami peningkatan menjadi 7.015.

Sementara untuk jumlah pasien yang meninggal bertambah 53 orang. Adapun total yakni 1.573 orang yang meninggal karena Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluarga Pasien Diseret Petugas Covid, DPR: Publik Melihatnya Tak Baik

Keluarga Pasien Diseret Petugas Covid, DPR: Publik Melihatnya Tak Baik

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 17:35 WIB

Pemerintah Taiwan Setuju Gunakan Remdesivir untuk Mengobati Pasien COVID-19

Pemerintah Taiwan Setuju Gunakan Remdesivir untuk Mengobati Pasien COVID-19

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 17:18 WIB

Dua Warga Salatiga Positif Virus Corona, Diduga karena Ronda Malam

Dua Warga Salatiga Positif Virus Corona, Diduga karena Ronda Malam

Jawa Tengah | Sabtu, 30 Mei 2020 | 17:04 WIB

Kenapa Covid-19 Bisa Sebabkan Pembekuan Darah? Ahli Beberkan Sebabnya

Kenapa Covid-19 Bisa Sebabkan Pembekuan Darah? Ahli Beberkan Sebabnya

Health | Sabtu, 30 Mei 2020 | 17:10 WIB

'Hancur' Akibat Wabah Corona, Warga Brasil Teriak Kelaparan

'Hancur' Akibat Wabah Corona, Warga Brasil Teriak Kelaparan

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 17:40 WIB

Terkini

5 Sunscreen Anti Aging yang Cocok untuk Kulit di Atas 40 Tahun sesuai Review dan Harga

5 Sunscreen Anti Aging yang Cocok untuk Kulit di Atas 40 Tahun sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:15 WIB

Beli Satu Dapat Dua! Makan Sushi Gratis di Semarang Khusus Promo dari BRI

Beli Satu Dapat Dua! Makan Sushi Gratis di Semarang Khusus Promo dari BRI

Bri | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:14 WIB

Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan

Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan

Jawa Tengah | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:13 WIB

Minyak Mentah Rusia Tiba di Indonesia, Bahlil: Jangan Tanya Harganya

Minyak Mentah Rusia Tiba di Indonesia, Bahlil: Jangan Tanya Harganya

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:11 WIB

DPR Sahkan UU Kerja Sama Pertahanan, Bidik Alih Teknologi dan Penguatan SDM Militer

DPR Sahkan UU Kerja Sama Pertahanan, Bidik Alih Teknologi dan Penguatan SDM Militer

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:06 WIB

Mesin Mobil Copot Mendadak Usai Terjang Genangan Air, BYD Beri Klarifikasi

Mesin Mobil Copot Mendadak Usai Terjang Genangan Air, BYD Beri Klarifikasi

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:05 WIB

Indonesia Gabung Organisasi AI Dunia yang Diinisiasi China

Indonesia Gabung Organisasi AI Dunia yang Diinisiasi China

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:05 WIB

Google Ungkap 4 Kerugian Indonesia Jika Terapkan Hak Cipta AI

Google Ungkap 4 Kerugian Indonesia Jika Terapkan Hak Cipta AI

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:04 WIB

Ramai Desakan Febrie Adriansyah Dijatuhi Hukuman Mati, LBHM Ingatkan Bahaya Ilusi Ketegasan

Ramai Desakan Febrie Adriansyah Dijatuhi Hukuman Mati, LBHM Ingatkan Bahaya Ilusi Ketegasan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:01 WIB

Wajib Pajak Mau Diawasi Babinsa? Pakar UGM: Ini Justru Bikin Rakyat Takut, Bukan Patuh

Wajib Pajak Mau Diawasi Babinsa? Pakar UGM: Ini Justru Bikin Rakyat Takut, Bukan Patuh

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:01 WIB

×