Geger Kematian George Floyd, Ini Kerusuhan Rasial di AS dari Masa ke Masa

Bangun Santoso

Senin, 01 Juni 2020 | 12:56 WIB
Geger Kematian George Floyd, Ini Kerusuhan Rasial di AS dari Masa ke Masa
Demonstrasi diikuti aksi pembakaran, penjarahan dan vandalisme di Minneapolis, Amerika Serikat, pada Kamis (28/5/2020), di malam ketiga aksi protes publik pada dugaan pembunuhan George Floyd, pria kulit hitam berusia 46 tahun, oleh polisi. [AFP]

Suara.com - Kerusuhan yang terjadi di kota Minneapolis, Amerika Serikat, menyusul tragedi kematian seorang pria kulit hitam, George Floyd dalam tahanan polisi hanyalah insiden terbaru dari rangkaian kekacauan akibat isu rasial yang terjadi di Amerika Serikat sejak tahun 1960-an.

Dilansir dari VOA yang mengutip AFP, kerusuhan pertama kali terjadi di tahun 1965. Berikut rangkumannya:

1965: Los Angeles

Pemeriksaan identitas oleh polisi terhadap dua pria kulit hitam di dalam mobil memicu kerusuhan Watts pada 11-17 Agustus 1965, di Los Angeles. Insiden tersebut menewaskan 34 orang dan mengakibatkan kerusakan senilai puluhan juta dolar.

Kerusuhan ini dimulai ketika Marquette Frye dan saudara tirinya dihentikan oleh polisi dan dibawa untuk ditanyai. Beberapa ribu orang kulit hitam mengelilingi kantor polisi. Selama satu minggu terjadi pembakaran dan penjarahan dan setelahnya menjadi lingkungan Watts hancur.

1967: Newark

Dua petugas polisi berkulit putih menangkap dan memukuli seorang pengemudi taksi kulit hitam karena pelanggaran lalu lintas kecil. Insiden ini memancing terjadinya kerusuhan selama 12-17 Juli di Newark, New Jersey. Selama lima hari, di tengah panasnya musim panas, para perusuh merusak distrik itu, menewaskan 26 orang dan 1.500 lainnya terluka.

1967: Detroit

Kerusuhan rasial terjadi di Detroit, Michigan, 23-27 Juli 1967. Tragedi tersebut menewaskan 43 orang dan menyebabkan lebih dari 2.000 terluka. Masalah menyebar ke Illinois, North Carolina, Tennessee dan Maryland.

1968: Pembunuhan Martin Luther King Jr

Setelah pembunuhan Martin Luther King Jr di Memphis, Tennessee, kekerasan meletus di 125 kota pada 4-11 April 1968. Hal itu menyebabkan setidaknya 46 orang tewas dan 2.600 lainnya cedera. Di Washington, Presiden Lyndon B. Johnson saat itu mengirim Divisi Lintas Udara ke-82 untuk memadamkan kerusuhan.

1980: Miami

Pembebasan empat petugas polisi kulit putih di Tampa, Florida, memicu gelombang kekerasan di Kota Liberty, Miami pada 17-20 Mei 1980. Kerusuhan itu menyebabkan 18 orang tewas dan lebih dari 300 lainnya terluka. Tragedi ini bermula ketika empat petugas polisi berkulit putih itu dituduh memukuli seorang pengendara sepeda motor berkulit hitam hingga tewas pada bulan Desember 1979.

1992: Los Angeles

Dari 30 April hingga 1 Mei 1992, kerusuhan meletus di Los Angeles, dengan jumlah korban setidaknya 59 orang tewas dan lebih dari 2.300 orang terluka. Kekerasan itu dipicu oleh pembebasan empat petugas polisi kulit putih yang difilmkan memukuli seorang pengendara motor hitam, Rodney King. Kekerasan juga pecah di Atlanta, California, Las Vegas, New York, San Francisco dan San Jose.

2001: Cincinnati

Pada 9 April 2001, kerusuhan meletus di Cincinnati, Ohio, setelah pembunuhan seorang pria kulit hitam berusia 19 tahun, Timothy Thomas, oleh seorang polisi kulit putih.

Wali kota Charlie Luken menerapkan aturan jam malam selama empat hari di kota itu pada 16 April. Hal tersebut ditandai sebagai kerusuhan terburuk kota itu dalam lebih dari 30 tahun, di mana 70 orang terluka.

2014: Ferguson

Terjadi aksi demonstrasi dan kerusuhan selama 10 hari, sejak 9-19 Agustus 2014. Hal tersebut dipicu oleh pembunuhan seorang remaja berkulit hitam yang tidak bersenjata, Michael Brown, oleh seorang perwira kulit putih. Pada akhir November, polisi tersebut didakwa bersalah sehingga menyebabkan ledakan kemarahan baru.

2015: Baltimore

Pada 19 April 2015, Freddie Gray, seorang pria kulit hitam berusia 25 tahun, meninggal seminggu setelah menderita cedera tulang belakang yang serius di sebuah van polisi setelah ditangkap oleh petugas Baltimore.

Penangkapan itu direkam dalam video dan disiarkan, yang menyebabkan kerusuhan dan penjarahan di Baltimore. Kota itu sendiri dihuni oleh 620 ribu penduduk, yang hampir dua pertiganya berkulit hitam. Keadaan darurat diumumkan dan pihak berwenang terkait hal tersebut.

2016: Charlotte

Pada September 2016, di Charlotte, North Carolina, kadang-kadang terjadi protes keras atas penembakan polisi terhadap Keith Lamont Scott, 43 tahun.

Polisi mengatakan penembakan itu terjadi ketika mereka melihatnya memegang senjata ketika kendaraannya didekati. Polisi mengklaim melihatnya menggulung rokok ganja. Namun keluarganya mengatakan dia tidak bersenjata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trio Bintang Liga Jerman Tuntut Keadilan bagi George Floyd

Trio Bintang Liga Jerman Tuntut Keadilan bagi George Floyd

Bola | Senin, 01 Juni 2020 | 11:55 WIB

Aksi Solidaritas untuk George Floyd Menjalar hingga ke Inggris

Aksi Solidaritas untuk George Floyd Menjalar hingga ke Inggris

Video | Senin, 01 Juni 2020 | 11:00 WIB

Dianggap Teroris oleh Trump, Siapa Sebenarnya Kelompok Antifa?

Dianggap Teroris oleh Trump, Siapa Sebenarnya Kelompok Antifa?

News | Senin, 01 Juni 2020 | 12:48 WIB

Rusuh Protes George Floyd, Trump Masukkan Antifa ke Daftar Teroris

Rusuh Protes George Floyd, Trump Masukkan Antifa ke Daftar Teroris

News | Senin, 01 Juni 2020 | 09:16 WIB

Aksi untuk George Floyd, Ribuan Demonstran Padati Kedubes AS di London

Aksi untuk George Floyd, Ribuan Demonstran Padati Kedubes AS di London

News | Senin, 01 Juni 2020 | 07:13 WIB

Kerusuhan di Minneapolis, Jurnalis Reuters Kena Tembak Polisi

Kerusuhan di Minneapolis, Jurnalis Reuters Kena Tembak Polisi

News | Senin, 01 Juni 2020 | 06:15 WIB

Viral, Mark GOT7 Sumbang Rp 102 Juta Untuk Kematian George Floyd

Viral, Mark GOT7 Sumbang Rp 102 Juta Untuk Kematian George Floyd

Entertainment | Senin, 01 Juni 2020 | 09:30 WIB

Terkini

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:56 WIB

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:46 WIB

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:40 WIB

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:39 WIB

MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!

MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:24 WIB

Presiden Setujui Anggaran Rp 100,1 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatra

Presiden Setujui Anggaran Rp 100,1 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatra

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:21 WIB

Bukan Sekadar Pertemuan Biasa, Ini Agenda Utama Prabowo Panggil Bos Himbara hingga Rosan ke Istana

Bukan Sekadar Pertemuan Biasa, Ini Agenda Utama Prabowo Panggil Bos Himbara hingga Rosan ke Istana

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:20 WIB

Kabar Baik! 97 Persen Huntara Rampung, Pengungsi di Aceh-Sumbar Tak Lagi Tinggal di Tenda

Kabar Baik! 97 Persen Huntara Rampung, Pengungsi di Aceh-Sumbar Tak Lagi Tinggal di Tenda

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:04 WIB

PDIP Sindir Balik Jazilul PKB: Apa Anda Galau Ingin Adu Domba Kami dengan Pemerintah?

PDIP Sindir Balik Jazilul PKB: Apa Anda Galau Ingin Adu Domba Kami dengan Pemerintah?

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:02 WIB

Kasus Hanania Travel: Awkarin Tunda Pemeriksaan Saksi dan Davina Karamoy Diperiksa Polisi

Kasus Hanania Travel: Awkarin Tunda Pemeriksaan Saksi dan Davina Karamoy Diperiksa Polisi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:58 WIB