Hillary Clinton Kritik Rencana Trump Kerahkan Militer Demi Setop Protes

Rendy Adrikni Sadikin | Arief Apriadi | Suara.com

Selasa, 02 Juni 2020 | 11:38 WIB
Hillary Clinton Kritik Rencana Trump Kerahkan Militer Demi Setop Protes
Hillary Clinton. (AFP)

Suara.com - Rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengerahkan pasukan militer demi memadamkan protes kematian George Floyd menuai kritik.

Trump mengungkapkan rencana pelibatan militer demi memadamkan kerusuhan diberbagai wilayah Amerika Serikat pada Senin (1/6/2020) waktu setempat.

Salah satu politkus yang tak setuju dengan rencana pria 73 tahun itu adalah Hillary Clinton.

Hillary merupakan eks calon Presiden Amerika Serikat yang menjadi pesaing Donald Trump pada Pilpres AS tahun 2016.

Melalui media sosial Twitter, istri dari Presiden AS ke-42 Bill Clinton itu menyebut apa yang dilakukan Donald Trump sangat tidak etis.

Sebagai Presiden, Donald Trump dinilai Hillary telah menyalahgunakan kekuatan negara untuk melawan rakyatnya sendiri.

"Malam ini Presiden Amerika Serikat menggunakan militer untuk menembak para demonstran damai dengan peluru karet dan gas air mata," tulis Hillary Clinton, Selasa (2/6/2020).

"Ini adalah penggunaan kekuatan presiden yang mengerikan terhadap warga negara kita sendiri, dan tidak memiliki tempat di mana pun, apalagi di Amerika," tambahnya.

Kritik tak hanya dilontarkan Hillary seorang. Gubernur Illinois, J.B. Pritzker mengungkapkan bahwa dirinya tak setuju apabila pemerintah pusat bakal 'mengacak-acak' wilayahnya dengan menurunkan pasukan militer.

Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa selama demonstrasi di Minneapolis, Minnesota, Jumat (29/5). [Chandan Khanna/ AFP]
Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa selama demonstrasi di Minneapolis, Minnesota, Jumat (29/5). [Chandan Khanna/ AFP]

"Saya menolak anggapan bahwa pemerintah federal dapat mengirim pasukan ke negara bagian Illinois," kata Pritzker dikutip dari CNN.

Trump sebelumnya mengungkapkan akan menerjunkan tentara apabila negara-negara bagian gagal meredam demonstrasi yang kian berjung rusuh diberbagai wilayah Amerika Serikat.

"Jika sebuah kota atau negara menolak untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan kehidupan dan properti penduduk mereka, maka saya akan mengerahkan militer Amerika Serikat dan dengan cepat menyelesaikan masalah bagi mereka," tegas Trump dikutip CBS News, Selasa (2/6/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Jam Malam, Pengunjuk Rasa Masih Padati Pusat Kota Washington DC

Jelang Jam Malam, Pengunjuk Rasa Masih Padati Pusat Kota Washington DC

Video | Selasa, 02 Juni 2020 | 11:01 WIB

Apa Itu Asfiksia, Kondisi yang Menyebabkan George Floyd Meninggal Dunia?

Apa Itu Asfiksia, Kondisi yang Menyebabkan George Floyd Meninggal Dunia?

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 10:53 WIB

Pose di Depan Gereja St. John saat Demo, Donald Trump Disemprot Pendeta

Pose di Depan Gereja St. John saat Demo, Donald Trump Disemprot Pendeta

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 10:47 WIB

Bak Diktator, Donald Trump Ancam Libatkan Militer Setop Demonstrasi

Bak Diktator, Donald Trump Ancam Libatkan Militer Setop Demonstrasi

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 10:40 WIB

Terkini

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:12 WIB

Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:38 WIB

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:29 WIB

MBG Disalurkan Lima Hari Sekolah

MBG Disalurkan Lima Hari Sekolah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:25 WIB

Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun

Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:18 WIB

Meninggal Dunia, Jenazah Mantan Menhan Juwono Sudarsono Disemayamkan di Kemenhan Hari Ini

Meninggal Dunia, Jenazah Mantan Menhan Juwono Sudarsono Disemayamkan di Kemenhan Hari Ini

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:49 WIB

Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela

Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:46 WIB

Iran Siapkan Rencana Darurat Keluar dari NPT Nuklir Demi Balas Serangan Udara Israel

Iran Siapkan Rencana Darurat Keluar dari NPT Nuklir Demi Balas Serangan Udara Israel

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:33 WIB

Iran Buka Jalur Kemanusiaan di Selat Hormuz Meski Blokade Masih Berlaku

Iran Buka Jalur Kemanusiaan di Selat Hormuz Meski Blokade Masih Berlaku

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:05 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:44 WIB