Pose di Depan Gereja St. John saat Demo, Donald Trump Disemprot Pendeta

Rendy Adrikni Sadikin | Arief Apriadi | Suara.com

Selasa, 02 Juni 2020 | 10:47 WIB
Pose di Depan Gereja St. John saat Demo, Donald Trump Disemprot Pendeta
Presiden Donald Trump. (BBC)

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyempatkan diri untuk mengunjungi gereja Episkopal St. John yang berada di seberang Gedung Putih, saat demonstrasi kematian George Floyd berlangsung.

Namun, aksi Trump mengunjungi gereja berusia 204 tahun itu justru mendapat cacian dan kemarahan dari uskup. Kunjungan politikus 73 tahun itu ke gereja dinilai hanya sebuah pencitraan.

Menyadur ABC News, Donald Trump mendatangi gereja St. John untuk kemudian berpose memegang sebuah alkitab dengan latar belakang tempat peribadatan umat kristen tersebut.

Uskup Mariann Edgar Budde dari Keuskupan Episkopal Washington, D.C., dengan tegas mengecam aksi Donald Trump. Dia marah atas kunjungan Trump yang bersifat politis.

"Presiden hanya menggunakan Alkitab dan salah satu gereja di keuskupan saya tanpa izin sebagai latar belakang untuk pesan yang bertentangan dengan ajaran Yesus dan segala yang diperjuangkan oleh gereja-gereja kita. Saya marah," kata Budde dikutip dari CBS News, Selasa (2/5/2020).

Seorang demonstran melemparkan alat pemadam kebakaran ke gedung yang terbakar saat demonstrasi di Minneapolis, Minnesota, Jumat (29/5). [Chandan Khanna/ AFP]
Seorang demonstran melemparkan alat pemadam kebakaran ke gedung yang terbakar saat demonstrasi di Minneapolis, Minnesota, Jumat (29/5). [Chandan Khanna/ AFP]

Menurut Budde, Donald Trump bahkan tak berdoa ketika datang ke gereja St. John. Dia juga kesal lantaran Trump tak secara tegas mengakui terjadinya sentimen rasial di Amerika Serikat.

"Presiden tidak berdoa ketika dia datang ke St. John's," kata Budde.

"Dia juga tidak mengakui penderitaan negara kita sekarang dan khususnya, orang kulit berwarna di negara kita yang bertanya-tanya apakah ada orang di kekuasaan publik yang pernah mengakui nilai suci mereka."

ABC News melaporkan bahwa Donald Trump mengunjungi gereja St. John dengan bantuan pihak kepolisian.

Petugas keamanan diketahui menembakan gas air mata kepada para demonstran agar orang nomor satu di Amerika Serikat itu bisa menyebrang dari Gedung Putih ke gereja.

"Untuk melakukan aksinya, dia (Trump) menyetujui penggunaan gas air mata oleh petugas polisi dengan perlengkapan anti huru hara untuk membersihkan halaman gereja. Saya marah," tandas Budde.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Wartawan DW Ditembaki Polisi saat Liput Demo di AS

Detik-detik Wartawan DW Ditembaki Polisi saat Liput Demo di AS

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 09:55 WIB

Pengakuan Pria Bertato Indonesia di Kerusuhan AS: Saya Lahir di Pulau Jawa

Pengakuan Pria Bertato Indonesia di Kerusuhan AS: Saya Lahir di Pulau Jawa

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 09:20 WIB

Liput Aksi Massa di Gedung Putih, Jurnalis Sunrise Diserang Polisi

Liput Aksi Massa di Gedung Putih, Jurnalis Sunrise Diserang Polisi

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 08:52 WIB

Amerika Serikat dan China Bersitegang, Harga Minyak Dunia Beda Arah

Amerika Serikat dan China Bersitegang, Harga Minyak Dunia Beda Arah

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2020 | 07:15 WIB

Terkini

Penetapan Tersangka Baru Kasus Haji Patahkan Klaim Yaqut Tak Terima Uang

Penetapan Tersangka Baru Kasus Haji Patahkan Klaim Yaqut Tak Terima Uang

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:32 WIB

MBG Dibagikan Lagi, BGN Ancam Suspend SPPG yang Mark Up Bahan Baku: Gila-gilaan, Langsung Disanksi

MBG Dibagikan Lagi, BGN Ancam Suspend SPPG yang Mark Up Bahan Baku: Gila-gilaan, Langsung Disanksi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17 WIB

Pesan Haru Keluarga Andrie Yunus di DPR: Orang Lampung Itu Pelampung Penyelamat Demokrasi

Pesan Haru Keluarga Andrie Yunus di DPR: Orang Lampung Itu Pelampung Penyelamat Demokrasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:11 WIB

Setahun Prabowo: Deforestasi Melonjak, Potensi 'Juara Dunia' Hutan Gundul

Setahun Prabowo: Deforestasi Melonjak, Potensi 'Juara Dunia' Hutan Gundul

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:08 WIB

TAUD: Belasan Orang Terlibat Operasi Intelijen Serang Aktivis KontraS

TAUD: Belasan Orang Terlibat Operasi Intelijen Serang Aktivis KontraS

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02 WIB

Curhat Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur: Ungkap Situasi Lebanon Mencekam, Sering Masuk Bunker

Curhat Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur: Ungkap Situasi Lebanon Mencekam, Sering Masuk Bunker

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:59 WIB

KontraS Kritik Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI: Berpotensi Ada Manipulasi Hukum

KontraS Kritik Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI: Berpotensi Ada Manipulasi Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:58 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pasukan Segera Ditarik Pulang

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pasukan Segera Ditarik Pulang

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:56 WIB

KPK Ungkap Aliran Dana USD 406 Ribu Kepada Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Ungkap Aliran Dana USD 406 Ribu Kepada Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:46 WIB

Cegah 'Domino' Represi, KontraS Desak Presiden Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus

Cegah 'Domino' Represi, KontraS Desak Presiden Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:43 WIB