Apa Itu Asfiksia, Kondisi yang Menyebabkan George Floyd Meninggal Dunia?

Risna Halidi Suara.Com
Selasa, 02 Juni 2020 | 10:53 WIB
Apa Itu Asfiksia, Kondisi yang Menyebabkan George Floyd Meninggal Dunia?
George Floyd (Instagram/elseakoenreich)

Suara.com - Apa Itu Asfiksia, Kondisi yang Menyebabkan George Floyd Meninggal Dunia?

Dua dokter yang melakukan autopsi independen terhadap George Floyd, warga kulit hitam yang tewas saat digelandang polisi Minneapolis pekan lalu hingga menuai banyak protes, mengatakan pada Senin (1/6) bahwa Floyd tewas akibat asfiksia atau sesak nafas dan kematiannya merupakan pembunuhan.

Dilansir dari Antara, dokter juga menyebut Floyd tidak memiliki kondisi medis mendasar yang berkontribusi dalam kematiannya.

Hal itu bertentangan dengan temuan awal autopsi resmi oleh Hennepin County Medical Examiner, yang menyebutkan tidak ada bukti pencekikan "traumatis" dan menurutnya, penyakit arteri koroner dan darah tinggi sepertinya berkontribusi pada kematian Floyd. Laporan autopsi penuh dari daerah setempat belum dirilis.

"Bukti tersebut konsisten dengan asfiksia mekanikal sebagai penyebab kematian dan pembunuhan sebagai cara kematian," kata Dr. Allecia Wilson, salah satu dari dua dokter yang melakukan autopsi independen, yang sekaligus direktur dinas forensik dan autopsi di Universitas Michigan.

Lalu, apa itu asfiksia?

Asfiksia merupakan kondisi di mana seseorang kekurangan oksigen dengan ditandai masalah seperti kulit membiru, sesak nafas, detak jantung dan otot yang melemah.

Pada kasus Floyd, asfiksia yang terjadi dikaitkan dengan tekanan lutut ke leher Floyd hingga akhirnya ia kesulitan bernafas.

Di sisi lain, Dr. Michael Baden, yang juga terlibat dalam autopsi atas perintah keluarga Flyod, menyebutkan dirinya sepakat dengan temuan Wilson dan bahwa kematian itu merupakan pembunuhan.

Baca Juga: Update COVID-19 2 Juni, 2.399 Orang di RS Wisma Atlet Sembuh dari Corona

Bukan hanya lutut ke leher Floyd yang menyebabkannya tewas, kata Baden, tetapi juga tekanan ke punggung Floyd yang dilakukan dua petugas lainnya, yang menghentikan aliran oksigen ke paru-paru Floyd.

Asfiksia sendiri menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi bayi baru lahir yang gagal nafas secara spontan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI