Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Tegaskan Indonesia Tidak Pilih Herd Immunity

Chandra Iswinarno | Stephanus Aranditio | Suara.com

Selasa, 02 Juni 2020 | 13:50 WIB
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Tegaskan Indonesia Tidak Pilih Herd Immunity
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. (Foto: Istimewa)

Suara.com - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan pemerintah tidak akan menerapkan Herd Immunity atau kekebalan kelompok sebagai cara menekan penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Dia mengatakan pemerintah memang mulai melonggarkan masyarakat untuk beraktivitas kembali. Namun masyarakat harus beraktivitas sesuai dengan protokol Covid-19, seperti rajin mencuci tangan, wajib menggunakan masker dan menjaga jarak satu sama lain.

Menurut Wiku, Herd Immunity adalah suatu kelompok sama sekali tidak mengikuti protokol kesehatan dan saling berinteraksi seperti biasa, hingga imunitas melawan Covid-19 akan terbentuk dengan sendirinya dan dia menegaskan hal ini tidak dilakukan oleh Indonesia.

“Herd Immunity itu kalau kita berdampingan bersenggol-senggolan, tapi semuanya tertutup (protokol kesehatan) seperti itu, enggak akan terbentuk penularan itu. Sehingga imunitasnya tidak terbentuk,” kata Wiku dari Kantor BNPB, Selasa (2/6/2020).

Wiku menambahkan untuk membentuk Herd Immunity diperlukan interaksi yang cukup tinggi dan waktu yang lama, terlebih Indonesia terdiri dari provinsi yang terpisah laut maupun daratan.

"Indonesia ini kelompok besar, 270 juta orang. Selain itu, dibagi-bagi dalam pulau, provinsi yang terpisah laut. Jadi, kalau kita bicara Herd Immunity kapan terjadinya?" ucapnya.

Sementara itu, Organiasi Kesehatan Dunia atau WHO juga telah memperingatkan herd immunity sangat berbahaya dijadikan strategi mengatasi pandemi Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awalnya Santuy, New Normal Ala Swedia Berakhir Gagal Total

Awalnya Santuy, New Normal Ala Swedia Berakhir Gagal Total

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 19:13 WIB

Tanpa Vaksin Covid-19, Herd Immunity Bisa Memakan Korban

Tanpa Vaksin Covid-19, Herd Immunity Bisa Memakan Korban

Health | Jum'at, 29 Mei 2020 | 15:36 WIB

Ilmuwan Sebut New Normal Ala Jokowi Mirip Herd Immunity

Ilmuwan Sebut New Normal Ala Jokowi Mirip Herd Immunity

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 15:30 WIB

Soal Herd Immunity, Satgas Covid-19 IDI: Jangan Tiru-Tiru

Soal Herd Immunity, Satgas Covid-19 IDI: Jangan Tiru-Tiru

Health | Senin, 25 Mei 2020 | 18:24 WIB

Antibodi Hanya Bertahan 6 Bulan, Herd Immunity Bukan Solusi Hadapi Corona?

Antibodi Hanya Bertahan 6 Bulan, Herd Immunity Bukan Solusi Hadapi Corona?

Health | Sabtu, 23 Mei 2020 | 13:54 WIB

Terkini

Respons Isu di Media Sosial, Pemprov DKI Jakarta Pastikan Penggunaan Kendaraan Dinas Sesuai Aturan

Respons Isu di Media Sosial, Pemprov DKI Jakarta Pastikan Penggunaan Kendaraan Dinas Sesuai Aturan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:46 WIB

Arus Balik Lampaui Keberangkatan, KAI: Jakarta Diserbu 50 Ribu Penumpang Kereta per Hari

Arus Balik Lampaui Keberangkatan, KAI: Jakarta Diserbu 50 Ribu Penumpang Kereta per Hari

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:38 WIB

Arus Balik Masih Padat, Rekayasa Lalu Lintas di Tol Trans Jawa Berlanjut Jumat 28 Maret

Arus Balik Masih Padat, Rekayasa Lalu Lintas di Tol Trans Jawa Berlanjut Jumat 28 Maret

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:26 WIB

HUT ke-12, TransJakarta Banting Harga Jadi Rp12, Ini Syaratnya!

HUT ke-12, TransJakarta Banting Harga Jadi Rp12, Ini Syaratnya!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:12 WIB

Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap Bagi Masyarakat Terdampak Bencana

Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap Bagi Masyarakat Terdampak Bencana

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:03 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim Kunjungi Jakarta, Polda Metro Siapkan Pengamanan Rute VVIP

PM Malaysia Anwar Ibrahim Kunjungi Jakarta, Polda Metro Siapkan Pengamanan Rute VVIP

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:57 WIB

Mengukur Mikroplastik Tak Semudah Dikira, Studi Soroti Tantangan dan Jalan Keluarnya

Mengukur Mikroplastik Tak Semudah Dikira, Studi Soroti Tantangan dan Jalan Keluarnya

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:55 WIB

Korlantas Polri Berlakukan One Way Lokal KM 132KM 70, Ini Skema Bertahapnya

Korlantas Polri Berlakukan One Way Lokal KM 132KM 70, Ini Skema Bertahapnya

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:51 WIB

Antisipasi Kepadatan Angkutan Berat, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Tanjung Priok

Antisipasi Kepadatan Angkutan Berat, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Tanjung Priok

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:49 WIB

Blusukan Prabowo ke Bantaran Rel Senen Dinilai Lebih Spontan, Pengamat Bandingkan dengan Gaya Jokowi

Blusukan Prabowo ke Bantaran Rel Senen Dinilai Lebih Spontan, Pengamat Bandingkan dengan Gaya Jokowi

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:41 WIB