Protokol Kesehatan Disiapkan, Pembukaan Sekolah Akan Terus Dievaluasi

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 02 Juni 2020 | 21:27 WIB
Protokol Kesehatan Disiapkan, Pembukaan Sekolah Akan Terus Dievaluasi
Ilustrasi hari pertama masuk sekolah.

Suara.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian menyebut wacana pembukaan sekolah di tengah pandemi Covid-19 sudah disiapkan matang-matang oleh pemerintah pusat. Rencananya kegiatan tersebut 

"Protokol kesehatan sudah disiapkan. Jadi kita lihat dulu lah, dan ini kan masih terus dievaluasi," ujar Donny saat dihubungi Suara.com, Selasa (2/6/2020).

Donny memastikan pemerintah akan mengevaluasi jika nantinya kebijakan tersebut sudah diterapkan di tengah oandemi virus corona covid-19.

"Jadi biarkan aturannya ditegakkan, pengawasannya ditegakkan, biarkan kebijakan ini kemudian. Apabila segera berjalan dievaluasi, apakah memang menimbulkan peningkatan kasus covid lagi atau tidak," ucap dia.

Lebih lanjut, kegiatan belajar mengajar harus terus berjalan. Meski demikian, Donny mengaku belum mengetahui teknis kegiatan belajar di tengah new normal.

"Tapi pendidikan kan harus berjalan, apakah nanti sistemnya ada kombinasi ada online dan offlne, tatap muka, itu kebijakannya bisa diambil dalam konteks kemudiannya," katanya.

Sebelumnya, Ketua Tim Covid-19 FPKS DPR RI, Netty Prasetiyani Heryawan menilai, wacana pembukaan sekolah di tengah pandemi Covid-19 sebagai ketergesaan yang berbahaya.

Menurutnya jika hal tersebut dipaksakan akan menjadi pertaruhan besar bagi keselamatan generasi penerus bangsa di masa depan.

"Pembukaan sekolah di saat pandemi sama saja dengan mempertaruhkan nyawa generasi penerus bangsa. Kita tahu, hingga kini transmisi Covid-19 belum terkendali, kasus baru masih terus terjadi, dan kurvanya juga masih belum melandai. Saya keberatan jika anak-anak seperti dijadikan kelinci percobaan untuk menguji kebijakan pemerintah," kata Netty dalam keterangan media, Sabtu (30/05/2020).

baca juga

"Atas nama kecintaan, kepedulian dan keberpihakan terhadap masa depan generasi bangsa, saya minta tunda kebijakan ini," tambahnya.

Kekhawatiran Wakil Ketua Fraksi PKS ini wajar, mengingat penularan Covid-19 kepada anak-anak Indonesia tergolong cukup tinggi. Sebagaimana rilis resmi yang disampaikan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pada 18 Mei 2020, bahwa tak kurang dari 584 anak dinyatakan positif mengidap Covid-19 dan 14 anak di antaranya meninggal dunia.

Sementara itu, jumlah anak yang meninggal dunia dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 berjumlah 129 orang dari 3.324 anak PDP tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Borneo FC Dukung Liga 1 Kembali Digelar September

Borneo FC Dukung Liga 1 Kembali Digelar September

Bola | Selasa, 02 Juni 2020 | 18:51 WIB

Pemerintah Minta Imunisasi Anak Tetap Berjalan Saat Pandemi Corona

Pemerintah Minta Imunisasi Anak Tetap Berjalan Saat Pandemi Corona

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 17:18 WIB

Angka Kunjungan Wisman Ke Indonesia Turun Sampai 87 Persen

Angka Kunjungan Wisman Ke Indonesia Turun Sampai 87 Persen

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2020 | 16:36 WIB

Imunisasi di Tengah Pandemi, Yurianto: Tidak Bisa Lagi Datang ke Posyandu

Imunisasi di Tengah Pandemi, Yurianto: Tidak Bisa Lagi Datang ke Posyandu

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 15:26 WIB

Sekolah di Inggris Kembali Dibuka, 7 Staf Malah Positif Corona

Sekolah di Inggris Kembali Dibuka, 7 Staf Malah Positif Corona

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 15:46 WIB

Terkini

Daftar Shio yang Paling Berani Ambil Risiko dalam Investasi

Daftar Shio yang Paling Berani Ambil Risiko dalam Investasi

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 17:35 WIB

Gus Lilur Sebut Dugaan Aliran Rp 480 Miliar ke Muktamar NU, Sebut Nama Nusron Wahid

Gus Lilur Sebut Dugaan Aliran Rp 480 Miliar ke Muktamar NU, Sebut Nama Nusron Wahid

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Setelah MBG, Prabowo Disebut Ingin Program Sepatu untuk Siswa Miskin

Setelah MBG, Prabowo Disebut Ingin Program Sepatu untuk Siswa Miskin

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Bea Cukai Gagalkan Impor Garam, Beras, & Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp 27 Miliar

Bea Cukai Gagalkan Impor Garam, Beras, & Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp 27 Miliar

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Sinopsis Doctor X: Dokter Jenius Melawan Mafia Rumah Sakit, Rilis 9 Oktober

Sinopsis Doctor X: Dokter Jenius Melawan Mafia Rumah Sakit, Rilis 9 Oktober

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:30 WIB

Detik-Detik Evakuasi Sopir Truk yang Terjepit Usai Kecelakaan di Ciracas Jakarta Timur

Detik-Detik Evakuasi Sopir Truk yang Terjepit Usai Kecelakaan di Ciracas Jakarta Timur

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:28 WIB

Lawan Timnas Indonesia di GBK, Media Malaysia: Apakah Pemain Kami Nanti Naik Baracuda?

Lawan Timnas Indonesia di GBK, Media Malaysia: Apakah Pemain Kami Nanti Naik Baracuda?

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 17:25 WIB

Ulasan Lie After Lie: Saat Kebohongan Menjadi Satu-satunya Jalan Keluar

Ulasan Lie After Lie: Saat Kebohongan Menjadi Satu-satunya Jalan Keluar

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:25 WIB

Harga Cabai Makin Mahal, Pemerintah Salahkan Cuaca

Harga Cabai Makin Mahal, Pemerintah Salahkan Cuaca

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:25 WIB

Rp 50 Juta Ditemukan KPK dalam Koper di Rumah Bupati Bolmut

Rp 50 Juta Ditemukan KPK dalam Koper di Rumah Bupati Bolmut

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:21 WIB

×