Kecewa Tak Punya Akses untuk Ikut Kelas Online, Gadis Ini Bakar Diri

Rendy Adrikni Sadikin | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Rabu, 03 Juni 2020 | 12:03 WIB
Kecewa Tak Punya Akses untuk Ikut Kelas Online, Gadis Ini Bakar Diri
Ilustrasi garis polisi, TKP tindak kejahatan. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang siswi kelas 10 sekolah menengah atas di Kerala, India, bunuh diri setelah tak bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara online karena tidak memiliki akses.

Menyadur Gulf News, gadis yang berasal dari keluarga tak mampu ini nekat membakar dirinya sendiri setelah kecewa tak bisa menghadiri kelas online yang di mulai pada Senin (1/6) lalu.

Menurut keterangan dari orang tua, sang anak terlihat kesal dan murung karena televisi di rumahnya tidak berfungsi dan satu-satunya telepon seluler yang ada di keluarganya juga tak bisa digunakan untuk mengakses kelas online.

Gadis yang tinggal di kota Valanchery ini kemudian menghilang. Mengetahui putrinya tak ada di rumah, sang ibu pun bergegas melakukan pencarian.

Beberapa saat kemudian, gadis itu ditemukan berada 200 meter dari rumah dengan keadaan sudah tak bernyawa dan kondisi tubuh yang terbakar.

Dari lokasi kejadian, ditemukan sebotol minyak tanah tergeletak di dekat jasad siswa malang tersebut.

Legislator lokal Abid Hussain Thangal mengatakan insiden ini seharusnya bisa dihindari jika adanya peraturan yang tepat terkait siswa yang tak memiliki akses ke televisi atau ponsel.

"Kamu telah mengangkat aspek ini dengan otoritas pendidikan tetapi tidak terpikiran aturan untuk mereka yang tidak memiliki televisi atau smartphone. Dia adalah murid yang cerdas," ujar Thangal.

Disebutkan, ayah dari siswa tersebut merupakan seorang buruh. Akibat adanya lockdown, ia pun tak punya penghasilan sehingga tidak bisa memperbaiki televisi di rumahnya.

Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tusuk Perut Sendiri hingga 5 Kali, Pemuda Ngawi Gagal Bunuh Diri

Tusuk Perut Sendiri hingga 5 Kali, Pemuda Ngawi Gagal Bunuh Diri

Jatim | Rabu, 03 Juni 2020 | 09:19 WIB

Sempat Kumpul Keluarga, Warga di Kulon Progo Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sempat Kumpul Keluarga, Warga di Kulon Progo Ditemukan Tewas Gantung Diri

Jogja | Rabu, 03 Juni 2020 | 05:50 WIB

Terkubur Lumpur Hidup-hidup, Bayi Baru Lahir di Jogia Ini Selamat

Terkubur Lumpur Hidup-hidup, Bayi Baru Lahir di Jogia Ini Selamat

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 20:14 WIB

Terkini

Polisi Dalami Duagaan Human Error hingga Gangguan Sistem di Balik Kecelakaan Maut KRL-Argo Bromo

Polisi Dalami Duagaan Human Error hingga Gangguan Sistem di Balik Kecelakaan Maut KRL-Argo Bromo

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:57 WIB

Alasan di Balik Serangan Terhadap Andrie Yunus: Tuduhan Teror hingga Narasi Anti-Militer

Alasan di Balik Serangan Terhadap Andrie Yunus: Tuduhan Teror hingga Narasi Anti-Militer

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:39 WIB

Mahfud MD Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus: Kinerja Komnas HAM Sangat Mundur

Mahfud MD Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus: Kinerja Komnas HAM Sangat Mundur

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:33 WIB

Guyon Prabowo ke Menteri Trenggono: Sakti Terus Ya, Gak Boleh Pingsal Lagi!

Guyon Prabowo ke Menteri Trenggono: Sakti Terus Ya, Gak Boleh Pingsal Lagi!

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:33 WIB

Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump

Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:22 WIB

8 Kereta Batal Berangkat dari Stasiun Senen dan Gambir Hari Ini, Ada KA Brantas hingga Parahyangan

8 Kereta Batal Berangkat dari Stasiun Senen dan Gambir Hari Ini, Ada KA Brantas hingga Parahyangan

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:15 WIB

Deretan Kontroversi Rudy Masud: Mobil Dinas Rp8,5 Miliar hingga Renovasi Rumdin Rp25 M!

Deretan Kontroversi Rudy Masud: Mobil Dinas Rp8,5 Miliar hingga Renovasi Rumdin Rp25 M!

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:14 WIB

Bertambah Satu! Korban Jiwa Kecelakaan KRL di Bekasi Total 16 Orang

Bertambah Satu! Korban Jiwa Kecelakaan KRL di Bekasi Total 16 Orang

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:10 WIB

Bank Dunia Peringatkan Hal Mengerikan Bakal Terjadi Imbas Perang AS - Iran Berkepanjangan

Bank Dunia Peringatkan Hal Mengerikan Bakal Terjadi Imbas Perang AS - Iran Berkepanjangan

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:04 WIB

TIDAR Desak Pembenahan Sistem Daycare Nasional Usai Kasus di Yogyakarta

TIDAR Desak Pembenahan Sistem Daycare Nasional Usai Kasus di Yogyakarta

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:57 WIB