Larang Wartawan Meliput, Rumah Buronan Nurhadi Disatroni Sejumlah Orang

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah
Larang Wartawan Meliput, Rumah Buronan Nurhadi Disatroni Sejumlah Orang
Penampakan rumah mewah yang menjadi lokasi penangkapan Nurhadi dan menantunya di Simprug, Jaksel. (Suara.com/Bagaskara).

"Maaf mas tidak diboleh diliput dulu."

Suara.com - Setelah lama diburu karena buron, KPK akhirnya berhasil meringkus eks Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi dan menantunya, Rezky Heribiyono

Nurhadi dan menantunya ditangkap KPK di sebuah rumah mewah di Jalan Simprug Golf 17, Nomor 1, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2020) malam.

Suara.com coba menyambangi lokasi rumah yang diduga sebagai tempat persembunyian Nurhadi selama buron tersebut pada Rabu (3/6/2020). Tampak situasi rumah sedang dalam keadaan terbuka dikunjungi sejumlah orang.

Tampak sejumlah mobil terlihat terparkir di halaman depan rumah, tempat Nurhadi dan Rezky ditangkap oleh tim KPK.

Saat Suara.com coba meliput lebih dekat ke dalam area rumah, salah satu aparat dari kepolisian menghampiri dan meminta untuk menjauh dari lokasi.

"Maaf mas tidak diboleh diliput dulu," kata petugas kepolisian yang menghampiri Suara.com.

Sementara itu, ada salah seorang pria keluar dari dalam rumah tersebut, Suara.com pun coba mengkonfirmasi sedang ada giat apa di dalam rumah tersebut.

Pria yang tak mau disebutkan namanya tersebut menyampaikan bahwa tim dari KPK sedang melakukan penggeledahan di dalam rumah tersebut.

"Ini KPK sedang melakukan penggeledahan," ungkap Pria tersebut.

Namun, dalam pantauan Suara.com di lokasi, belum terlihat adanya petugas dari KPK. Biasanya petugas KPK yang melakukan penggeledahan berpakaian rompi bertuliskan KPK.

Hingga berita ini ditulis, pada pukul 14.44 WIB, sejumlah orang yang berada di dalam belum keluar. Mobil-mobil masih tampak terparkir di depan halaman rumah tempat Nurhadi dan Rezky ditangkap.

Untuk diketahui, penangkapan dua buronan kasus dalam kasus suap dan gratifikasi perkara di Mahkamah Agung tahun 2011-2016 itu dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango.

"Tadi usai maghrib saya diminta teman-teman satgas penyidik untuk ke kantor, berdiskusi rencana penangkapan. Terima kasih dan penghargaan kepada rekan-rekan penyidik dan unit terkait lainnya yang terus bekerja sampai berhasil menangkap NHD (Nurhadi) dan menantunya, RH (Rezky Herbiyono)," kata Nawawi saat dihubungi wartawan.

Nawawi menyebut keduanya ditangkap di sebuah rumah di kawasan Jaksel. Namun, Nawawi tak menjelaskan apakah rumah yang menjadi lokasi penangkapan itu adalah milik Nurhadi atau bukan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS