Negatif Corona, Warga Gowa Minta Makam Istri Dipindah ke Kuburan Keluarga

Dany Garjito, Farah Nabilla

Rabu, 03 Juni 2020 | 21:10 WIB
Negatif Corona, Warga Gowa Minta Makam Istri Dipindah ke Kuburan Keluarga
Ilustrasi pemakaman korban meninggal karena virus corona. (Foto:Antara)

Suara.com - Seorang warga Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan menuntut petugas memindahkan pemakaman jenazah istrinya yang dikuburkan di tempat pemakaman khusus covid-19 ke makam keluarga.

Andi Baso Ryadi Mappasulle mengaku mendapat perlakuan tidak adil atas kematian istrinya, Nuryani Abrar, yang harus dimakamkan di Macanda, tempat penguburan khusus pasien covid-19.

BACA JUGA: Viral Video Warga Usir Tim Medis, Disebut Sudah Tak Lagi Percaya Covid-19

Menyadur dari Terkini.id --jaringan Suara.com, Andi menuntut agar istrinya dipindahkan ke pekuburan keluarga lantaran kematiannya bukan karena covid-19.

Nurhayani Abrar meninggal setelah terkena stroke dan pecah pembuluh darah. Hasil uji swab-nya pun menunjukkan bahwa Nurhayani negatif terinfeksi covid-19.

Meski demikian, Nurhayani divonis sebagai PDP oleh Rumah Sakit Bhayangkara Makassar lantaran almarhumah memiliki riwayat penyakit kelainan radang paru-paru.

"Almarhumah kriterianya sudah masuk ke sana, walaupun almarhumah meninggal karena ada bekuan darah di oraknya. Itu yang menyebabkan dia meninggal," terang Kombes Pol Farid, Kepala RS Bhayangkara Makassar (3/6/2020).

Ia juga menjelaskan, setiap pasien yang memiliki kelainan paru-paru maka dikategorikan sebagai Pasien dalam pengawasan (PDP), sehingga ketika meninggal juga harus ditangani sesuai protokol pemakaman jenazah covid-19.

BACA JUGA: Viral Video Keluarga Diduga Pasien PDP Ngamuk di Rumah Sakit

baca juga

"Walaupun dia masuk bukan dengan status PDP dan meninggal karena sebab lain, namun punya gejala PDP, maka tetap ditetapkan status PDP. Itu merujuk pada keputusan pemerintah," kata Farid.

Menanggapi tuntutan pemindahan makam oleh suami almarhumah dari pemakaman khusus covid-19 ke pemakaman keluarga, Farid mengatakan bahwa keputusan ada di tangan gugus tugas covid-19.

"Ini keputusan dari pemerintah, bukan rumah sakit. Kita hanya menegakkan prosedur di sini. Tapi kalau dia keberatan silakan ke gugus tugas," sambuh Farid.

Farid menambahkan, kalaupun terpaksa harus dipindah ke pekuburan keluarga, ia meminta afar pihak keluarga bersabar sampai pandemi berlalu.

"Nanti pandemi selesai barulah rencana relokasi pemakaman. Kalau sekarang, kasihan gugus tugas," tandas Farid.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RS Kirim Jasad Pasien Corona, Warga Desa di Klaten  Jalani Isolasi Mandiri

RS Kirim Jasad Pasien Corona, Warga Desa di Klaten Jalani Isolasi Mandiri

Jawa Tengah | Rabu, 03 Juni 2020 | 18:11 WIB

Tolak Protokol Pemakaman Covid-19, Warga Dobrak Kamar Jenazah di Manado

Tolak Protokol Pemakaman Covid-19, Warga Dobrak Kamar Jenazah di Manado

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 10:39 WIB

Petugas  Jenazah: Kami Bertindak Seperti Ini Adalah Pemakaman Kami Sendiri

Petugas Jenazah: Kami Bertindak Seperti Ini Adalah Pemakaman Kami Sendiri

Video | Senin, 25 Mei 2020 | 07:39 WIB

Tolak Jenazah Pasien Corona, Warga Honduras Bentrok dengan Polisi

Tolak Jenazah Pasien Corona, Warga Honduras Bentrok dengan Polisi

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 10:32 WIB

Jenazah Diantar Cuma Sampai Gang, PDP Terpaksa Dimakamkan Warga Tanpa APD

Jenazah Diantar Cuma Sampai Gang, PDP Terpaksa Dimakamkan Warga Tanpa APD

Jabar | Rabu, 06 Mei 2020 | 20:27 WIB

Terkini

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 15:43 WIB

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:42 WIB

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:41 WIB

Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia

Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:35 WIB

Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto

Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:34 WIB

4 Lip Balm SPF Lokal Mengandung Vitamin C untuk Cerahkan Bibir Hitam

4 Lip Balm SPF Lokal Mengandung Vitamin C untuk Cerahkan Bibir Hitam

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:30 WIB

Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!

Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:30 WIB

Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern

Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 15:26 WIB

×