Bahan Kimia untuk Bubarkan Aksi Protes Floyd Berpotensi Sebarkan Covid-19

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 05 Juni 2020 | 19:39 WIB
Bahan Kimia untuk Bubarkan Aksi Protes Floyd Berpotensi Sebarkan Covid-19
Warga turun ke jalan memprotes kematian George Floyd. Foto hanya ilustrasi.[Antifa]

Suara.com - Bahan-bahan kimia yang digunakan oleh polisi untuk membubarkan masa dalam aksi protes menuntut keadilan atas kematian George Floyd dikabarkan dapat menyebarkan virus Covid-19.

Menyadur New York Post pada Jumat (5/6/2020), Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat mengatakan bahwa, bahan kimia yang digunakan oleh polisi untuk mengendalikan massa menyebabkan batuk yang dapat menyebarkan virus corona.

Direktur CDC, Robert Redfield mengatakan kepada Komite Alokasi Rumah bahwa dia khawatir protes George Floyd di seluruh negara akan menjadi "acara penyemaian" virus corona.

Hal tersebut berhubungan dengan catatan penularan yang cukup tinggi sebelum protes tersebut berlangsung.

"Pasti batuk dapat menyebarkan virus pernapasan, termasuk Covid-19," kata Redfield dikutip dari New York Post.

Dia setuju dengan pendapat Mark Pocan, anggota kongres AS, bahwa bahan kimia yang digunakan untuk mengendalikan keramaian saat aksi protes dapat membuat orang batuk. "Itu pengalaman saya," kata Pocan.

"Saya pikir Anda mengangkat poin penting. Saya akan meneruskan poin ini ke rapat gugus tugas berikutnya." kata Redfield kepada Pocan.

Di luar Gedung Putih dan kota-kota AS yang terjadi kerusuhan saat aksi protes Floyd, polisi menggunakan senyawa berbasis capsaicin yang terkandung dalam semprotan merica dan bola merica.

Tabung asap, gas air mata, dan granat flash-bang juga telah digunakan yang dapat menyebabkan berbagai gejala gangguan pernapasan.

baca juga

Para pengunjuk rasa sendiri telah menyalakan kembang api dan membakar gedung-gedung dan tempat sampah yang penuh dengan plastik, hal tersebut dapat menimbulkan asap dan polusi udara.

Direktur CDC mengatakan kepada anggota parlemen bahwa ia khawatir tentang aksi protes dapat berdampak pada pandemi Covid-19, yang telah membuat hampir 2 juta orang Amerika Serikat sakit.

Redfield mengatakan, orang-rang yang ikut dalam aksi unjuk rasa tersebut harus menjalani tes virus corona.

"Hal pertama yang saya harapkan adalah orang-orang yang ikut ambil bagian dalam protes damai ini, terutama jika mereka berada di daerah metropolitan yang benar-benar belum mengendalikan wabah sejauh yang kami inginkan, untuk melakukan tes (Covid-19)" ujar Redfield.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Orang Mimpi Buruk Terkait Virus Corona, Ini Kata Analis Mimpi!

Banyak Orang Mimpi Buruk Terkait Virus Corona, Ini Kata Analis Mimpi!

Health | Jum'at, 05 Juni 2020 | 17:58 WIB

Peti Jenazah Pasien Covid-19 Jatuh saat Dimakamkan, Keluarga Murka

Peti Jenazah Pasien Covid-19 Jatuh saat Dimakamkan, Keluarga Murka

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 17:29 WIB

Demo AS Mulai Mereda, Relawan Turun ke Jalan Bersihkan Sisa Kerusuhan

Demo AS Mulai Mereda, Relawan Turun ke Jalan Bersihkan Sisa Kerusuhan

Video | Jum'at, 05 Juni 2020 | 18:00 WIB

Terkini

Waspada Hujan Lebat Sore hingga Malam, Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Waspada Hujan Lebat Sore hingga Malam, Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:19 WIB

Sinyal Damai Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Sinyal Damai Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:06 WIB

Asing Cabut Dana, Masih Amankah Berinvestasi di IHSG?

Asing Cabut Dana, Masih Amankah Berinvestasi di IHSG?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Dua Tahun dalam Teror: Anak Perempuan di Pati Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah dan Kakak Tiri

Dua Tahun dalam Teror: Anak Perempuan di Pati Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah dan Kakak Tiri

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:03 WIB

Musik, Gaya, dan Energi Gen Z! no na Hadirkan Keseruan Baru dalam Shopee 11.11 Big Sale

Musik, Gaya, dan Energi Gen Z! no na Hadirkan Keseruan Baru dalam Shopee 11.11 Big Sale

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Film Uniform: Dilema Antara Integritas Seragam dan Urusan Hati

Ulasan Film Uniform: Dilema Antara Integritas Seragam dan Urusan Hati

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:00 WIB

14,3 Ton Bahan Semai Dihabiskan untuk Atasi Karhutla, Hujan Belum Turun di Kalteng

14,3 Ton Bahan Semai Dihabiskan untuk Atasi Karhutla, Hujan Belum Turun di Kalteng

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:56 WIB

Tetangga Syok Pria Pendiam di Gang Tentrem Madiun Jadi Otak Pembunuhan Sadis Ibu-Anak

Tetangga Syok Pria Pendiam di Gang Tentrem Madiun Jadi Otak Pembunuhan Sadis Ibu-Anak

Jatim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Mahasiswa Geruduk DPRD Riau, Minta Keadilan untuk Korban Karhutla

Mahasiswa Geruduk DPRD Riau, Minta Keadilan untuk Korban Karhutla

Riau | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Pemerintah Pangkas Pasokan Gas, Akankah Singapura Balas Stop Ekspor Pertalite ke Indonesia?

Pemerintah Pangkas Pasokan Gas, Akankah Singapura Balas Stop Ekspor Pertalite ke Indonesia?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:50 WIB

×