Presiden Iran: Pesta Pernikahan Picu Lonjakan Kasus Covid-19 Baru

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Minggu, 07 Juni 2020 | 09:44 WIB
Presiden Iran: Pesta Pernikahan Picu Lonjakan Kasus Covid-19 Baru
Ilustrasi pernikahan. (Shutterstock)

Suara.com - Presiden Iran menyebutkan bahwa pesta pernikahan yang banyak digelar di negaranya setelah lockdown dilonggarkan picu lonjakan kasus Covid-19 baru.

Menyadur Channel News Asia, Presiden Hassan Rouhani mengatakan pesta pernikahan berkontribusi pada lonjakan infeksi virus corona baru di Iran. Tetapi ia menegaskan Iran tidak memiliki pilihan selain menjaga perekonomiannya tetap berjalan meskipun ada peringatan gelombang kedua Covid-19.

Iran, yang secara bertahap melonggarlan aturan lockdown sejak pertengahan April, telah melaporkan peningkatan tajam kasus infeksi harian. Pada Kamis (4/6/2020) terdapat 3.574 kasus Covid-19 baru dan menjadi kasus harian tertinggi sejak Februari.

"Di satu lokasi, kami melihat puncak pandemi bersumber dari pernikahan yang menyebabkan masalah bagi orang-orang, pekerja kesehatan, dan kerugian di sektor ekonomi dan sistem kesehatan Iran," kata Rouhani di TV pemerintah. Namun Presiden Rouhani tidak mengatakan kapan atau di mana pernikahan itu berlangsung.

Pada hari Jumat (5/6/2020) catatan kasus Covid-19 baru turun menjadi 2.886, sehingga total kasus Iran menjadi lebih dari 167.000, dengan lebih dari 8.000 kasus kematian.

Pejabat kesehatan Iran telah memperingatkan akan terjadinya gelombang kedua Covid-19. Seorang pejabat mengatakan sekitar 70 persen dari kasus baru di Teheran adalah mereka yang telah bepergian ke luar ibukota dalam beberapa hari terakhir.

Iran telah berjuang untuk mengekang penyebaran Covid-19 tetapi pihak berwenang khawatir jika langkah-langkah untuk menahan penyebaran virus dapat merusak sektor ekonomi yang sudah terpuruk karena sanksi internasional.

"Dalam keadaan ini, kami tidak punya pilihan lain" ujar Rouhani dikutip dari CNA.

"Kita harus bekerja, pabrik kita harus aktif, toko kita harus dibuka, dan harus ada pergerakan di negara sejauh yang diperlukan." tambahnya.

Media pemerintah melaporkan, Universitas Iran dibuka kembali pada hari Sabtu (6/6/2020) setelah ditutup selama lebih dari tiga setengah bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Peringatkan Warganya untuk Tidak Bepergian ke Australia

China Peringatkan Warganya untuk Tidak Bepergian ke Australia

News | Sabtu, 06 Juni 2020 | 22:22 WIB

Menko PMK Ingin Rekrut Mahasiswa S2 Jurusan Ini Jadi Relawan Covid-19

Menko PMK Ingin Rekrut Mahasiswa S2 Jurusan Ini Jadi Relawan Covid-19

News | Sabtu, 06 Juni 2020 | 21:25 WIB

Positif Covid-19, 35 Narapidana Lapas Perempuan Gowa Langsung Dibawa ke RS

Positif Covid-19, 35 Narapidana Lapas Perempuan Gowa Langsung Dibawa ke RS

News | Sabtu, 06 Juni 2020 | 21:17 WIB

Terkini

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:48 WIB