China Ungkap Penutupan Kota Wuhan Lewat Buku Putih

Bangun Santoso

Senin, 08 Juni 2020 | 12:59 WIB
China Ungkap Penutupan Kota Wuhan Lewat Buku Putih
Para calon penumpang beramai-ramai keluar dari Kota Wuhan di Bandara Tianhe setelah status lockdown dicabut.(Foto: AFP)

Suara.com - China mengungkapkan latar belakang penutupan Kota Wuhan, Provinsi Hubei, pada 23 Januari 2020 melalui buku putih yang diterbitkan di Beijing, Minggu (7/6).

Pada 22 Januari, Presiden Xi Jinping yang juga Sekretaris Jenderal Partai Komunis China (CPC) sekaligus Ketua Komisi Militer Pusat (CMC) memerintahkan tindakan paksaan untuk membatasi pergerakan masyarakat dan akses keluar-masuk Hubei dan Wuhan, demikian buku putih berjudul Fighting COVID-19: China in Action itu.

Dalam buku yang diterbitkan oleh Kantor Informasi Dewan Negara terungkap bahwa pada 23 Januari pukul 02.00 waktu setempat (01.00 WIB), Pusat Komando Pengendalian dan Pencegahan Virus Novel Corona Kota Wuhan menerbitkan surat edaran nomor 1 tentang maklumat penutupan sementara kota itu dari dan ke luar, baik dari bandar udara maupun stasiun kereta api, mulai pukul 10.00 waktu setempat pada hari yang sama.

Kementerian Perhubungan China juga mengambil tindakan darurat berupa penangguhan arus lalu lintas dari Wuhan ke negara lain, baik melalui jalur darat maupun jalur perairan.

"Hal ini menandai dimulainya perang total untuk melindungi Wuhan dan Hubei dari epidemi," tulis buku tersebut.

Di buku putih itu juga terungkap bahwa pimpinan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular China (CCDC) telah menginformasikan kepada lembaga yang sama milik pemerintah Amerika Serikat pada 4 Januari.

"Pada 4 Januari, Kepala CCDC telah melakukan percakapan telepon dengan Direktur CDC AS untuk memberikan brifing tentang pneumonia baru. Kedua belah pihak sepakat untuk terus membagikan informasi dan bekerja sama dalam hal-hal teknis," demikian isi buku itu.

Komunikasi antarkedua belah pihak itu terjadi sehari setelah otoritas kesehatan di Wuhan menginformasikan mewabahnya pneumonia atau radang paru-paru berat tanpa diketahui penyebabnya dengan jumlah kasus pada saat itu mencapai angka 44.

Sehari sebelumnya, China mulai memperbarui data perkembangan kasus penyakit menular itu kepada Badan Kesehatan Dunia (WHO), beberapa negara terkait, dan organisasi regional, termasuk juga Hong Kong, Makau, dan Taiwan.

baca juga

Selama wabah berlangsung, China telah melibatkan 4 juta pekerja komunitas di 650 ribu kawasan permukiman untuk menghadapi virus tersebut sebagaimana tercantum dalam buku putih.

Mereka bertugas secara teliti dengan mengukur suhu badan, melacak pasien terinfeksi, menyebarkan informasi mengenai pandemi, dan menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam buku putih juga diceritakan banyak orang yang menjadi relawan di garda terdepan, pelindung masyarakat, penyaring kasus infeksi, petugas kebersihan, menyediakan disinfektan, obat-obatan, dan makanan yang sangat diperlukan pada saat itu.

Hingga 31 Mei, tercatat 8,81 juta relawan di seluruh pelosok China berpartisipasi di lebih dari 460 ribu proyek kemanusiaan yang bekerja secara sukarela selama 290 juta jam, , demikian isu buku putih yang berhasil dirangkum dilansir dan dirangkum Antara dari berbagai sumber.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerjasama Bilateral Indonesia-China Penting Dipahami Masyarakat

Kerjasama Bilateral Indonesia-China Penting Dipahami Masyarakat

Bisnis | Senin, 08 Juni 2020 | 11:37 WIB

Kabar Gembira, Ilmuwan China Bisa Perbaiki Telinga Caplang Tanpa Operasi

Kabar Gembira, Ilmuwan China Bisa Perbaiki Telinga Caplang Tanpa Operasi

Tekno | Minggu, 07 Juni 2020 | 11:16 WIB

Tak Tahan Kerja di Kapal Asing, Dua ABK WNI Nekat Lompat ke Laut

Tak Tahan Kerja di Kapal Asing, Dua ABK WNI Nekat Lompat ke Laut

News | Minggu, 07 Juni 2020 | 04:10 WIB

China Peringatkan Warganya untuk Tidak Bepergian ke Australia

China Peringatkan Warganya untuk Tidak Bepergian ke Australia

News | Sabtu, 06 Juni 2020 | 22:22 WIB

Nekat Kabur dari Kapal Berbendera China, WNI ABK: Kami Dimaki dan Ditendang

Nekat Kabur dari Kapal Berbendera China, WNI ABK: Kami Dimaki dan Ditendang

News | Sabtu, 06 Juni 2020 | 19:08 WIB

Indonesia Kembali Dapat Bantuan dari China Saat Pandemi Virus Corona

Indonesia Kembali Dapat Bantuan dari China Saat Pandemi Virus Corona

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 18:06 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Bungkukkan Badan saat Salaman dengan WNA China?

CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Bungkukkan Badan saat Salaman dengan WNA China?

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 22:24 WIB

Terkini

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

×