Soal Rencana Ganjil Genap Motor di DKI, Abang Opang dan Ojol Tak Setuju

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 09 Juni 2020 | 14:29 WIB
Soal Rencana Ganjil Genap Motor di DKI, Abang Opang dan Ojol Tak Setuju
Ojek online membawa penumpang melintas di kawasan Palmerah, Jakarta, Selasa (7/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan kebijakan ganjil genap sepeda motor dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB transisi.

Rencana tersebut menuai beragam reaksi. Terutama para pengemudi ojek.

Melja (59), salah satu pengemudi ojek konvensional atau ojek pangkalan di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengaku tak setuju dengan adanya kebijakan ganjil genap motor itu.

"Kalau ojek pangkalan tanggapannya dengan ganjil genap sama saja nggak beda sama ojol (ojek online). Karena kan kalau kita narik nggak harus jalan yang alternatif seandai kita harus lewat protokol harus lewat (jalan tersebut). Kalau cari jalan alternatif misalnya, jauh. Jadi kita kurang setuju ada ganjil genap kalau untuk motor ya," kata Melja saat berbincang dengan Suara.com, Selasa (9/6/2020).

Melja berharap, kebijakan ganjil genap untuk kendaraan roda dua di masa PSBB transisi ini harus dikaji ulang. Menurutnya, hal itu merugikan para pengemudi ojek.

"Walaupun nggak cuma ojol atau opang (ojek pangkalan) andai kata motor pribadi juga, saya rasa kerja harus lewat jalan-jalan itu bingung juga. Jadi harapan saya untuk pemerintah harus dikaji ulang dulu," katanya.

Sementara itu, salah satu pengemudi ojol di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Joko (50) tak jauh berbeda. Ia mengaku keberatan dengan adanya kebijakan ganjil genap untuk kendaraan roda dua.

"Kalau ada itu (ganjil genap) pasti berat lah buat kita. Masa kita harus ganti pelat nomor kuning biar kayak angkot," kata Joko.

Untuk diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan belum mau menerapkan aturan ganjil-genap (gage) kendaraan bermotor. Menurutnya aturan ini akan diterapkan ketika kegiatan masyarakat di luar rumah sudah terlalu banyak dan tak terkendali.

baca juga

Anies mengatakan kebijakan gage ini bertujuan untuk mengendalikan jumlah penduduk yang bepergian. Kendaraan roda empat dan dua tak bisa melintasi ruas jalan yang terkena aturan ini.

"Kebijakan itu (gage) dilakukan jika dipandang perlu ada pengendalian jumlah penduduk di luar rumah karena ternyata yang keluar rumah lebih banyak daripada yang bisa dikendalikan," ujar Anies di terowongan Kendal, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Ganjil Genap Sepeda Motor, DPRD DKI akan Panggil Anak Buah Anies

Soal Ganjil Genap Sepeda Motor, DPRD DKI akan Panggil Anak Buah Anies

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 12:49 WIB

Pemprov DKI Pastikan Ganjil Genap Belum Diberlakukan Sepekan ke Depan

Pemprov DKI Pastikan Ganjil Genap Belum Diberlakukan Sepekan ke Depan

News | Minggu, 07 Juni 2020 | 12:09 WIB

Pemberlakuan Sistem Gage, Polisi Tunggu Keputusan Anies Soal PSBB Hari Ini

Pemberlakuan Sistem Gage, Polisi Tunggu Keputusan Anies Soal PSBB Hari Ini

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 09:57 WIB

Tolak Ganjil-Genap Khusus Motor, Taufik Gerindra: Bikin Tukang Ojek Susah

Tolak Ganjil-Genap Khusus Motor, Taufik Gerindra: Bikin Tukang Ojek Susah

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 18:37 WIB

Djarot Tolak Ganjil Genap Diberlakukan untuk Sepeda Motor

Djarot Tolak Ganjil Genap Diberlakukan untuk Sepeda Motor

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 21:04 WIB

Alasan di Balik Jakarta Akan Terapkan Ganjil Genap untuk Motor

Alasan di Balik Jakarta Akan Terapkan Ganjil Genap untuk Motor

News | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 12:58 WIB

Terkini

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

×