Djarot Tolak Ganjil Genap Diberlakukan untuk Sepeda Motor

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Sabtu, 03 Agustus 2019 | 21:04 WIB
Djarot Tolak Ganjil Genap Diberlakukan untuk Sepeda Motor
Eks Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Eks Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mendukung sistem ganjil genap bagi kendaraan di Jakarta. Namun, ia menolak jika sistem tersebut diterapkan juga untuk sepeda motor.

Menurutnya, ganjil genap hanya menjadi salah satu mengurangi jumlah kendaraan di jalanan Jakarta. Namun sistem pembatasan kendaraan tersebut merupakan solusi jangka pendek.

"Itu kan salah satu. Tetapi itu kan pemecahan jangka pendek," ujar Djarot di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Sabtu (3/8/2019).

Djarot menganggap jika ganjil genap juga diterapkan untuk motor justru jumlah kendaraan roda dua itu akan semakin banyak. Karena harganya yang lebih murah dari pada mobil, warga akan membeli motor lagi agar bisa digunakan saat waktu ganjil atau genap.

Eks Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. (Suara.com/Fakhri).
Eks Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. (Suara.com/Fakhri).

"Misalnya aku punya ganjil, aku bakal beli lagi genap. Kan gitu kan kalau motor," jelas Djarot.

Sistem ganjil genap untuk kendaraan pribadi roda empat saat ini masih diterapkan di sejumlah ruas jalan Ibu Kota. Kekinian, wacana itu akan diperluas dan bakal menyasar kendaran roda dua atau motor.

Sebelumnya, Penerapan ganjil genap sebagai salah satu solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Diketahui, hanya kendaraan dengan plat nomor belakang ganjil yang akan bisa melintas di tanggal ganjil, dan plat nomor belakang genap bisa melintas di tanggal genap pada jam tertentu saat hari kerja.

Terkait itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pihaknya masih mengkaji penerapan aturan ganjil genap untuk sepeda motor. Syafrin mengatakan peraturan ganjil genap saat ini masih diberlakukan untuk kendaraan roda empat.

"Kita sedang kaji, karena berdasarkan kajian jumlah sepeda motor saat diberlakukan ganjil genap volumenya 72 persen, hanya 28 persen roda empat," ujar Syafrin Liputo saat memberikan sosialisasi penerapan tilang elektronik, di Gedung Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan di Balik Jakarta Akan Terapkan Ganjil Genap untuk Motor

Alasan di Balik Jakarta Akan Terapkan Ganjil Genap untuk Motor

News | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 12:58 WIB

Kurangi Kemacetan, Dishub DKI Kaji Penerapan Ganjil Genap untuk Motor

Kurangi Kemacetan, Dishub DKI Kaji Penerapan Ganjil Genap untuk Motor

News | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 12:04 WIB

Mobil Berpelat Merah Bebas dari Ganjil-Genap

Mobil Berpelat Merah Bebas dari Ganjil-Genap

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 09:01 WIB

Soal Wacana Ganjil-Genap Sepeda Motor, Ini Kata Polisi

Soal Wacana Ganjil-Genap Sepeda Motor, Ini Kata Polisi

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 08:32 WIB

Banyak Pengendara Bandel, Rambu Ganjil Genap Dipasang Permanen

Banyak Pengendara Bandel, Rambu Ganjil Genap Dipasang Permanen

Video | Rabu, 02 Januari 2019 | 14:24 WIB

Pengendara Sering Ngeyel, Rambu Ganjil Genap Akan Dipasang di 9 Jalan DKI

Pengendara Sering Ngeyel, Rambu Ganjil Genap Akan Dipasang di 9 Jalan DKI

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 03:00 WIB

Sistem Ganjil Genap Resmi Diperpanjang Hingga 31 Desember 2018

Sistem Ganjil Genap Resmi Diperpanjang Hingga 31 Desember 2018

News | Sabtu, 13 Oktober 2018 | 12:02 WIB

Khawatir Kendaraan Meningkat, Anies Tolak Ganjil Genap Permanen

Khawatir Kendaraan Meningkat, Anies Tolak Ganjil Genap Permanen

News | Selasa, 04 September 2018 | 17:42 WIB

Anies Yakin Perluasan Ganjil Genap Akan Sukses

Anies Yakin Perluasan Ganjil Genap Akan Sukses

Video | Senin, 30 Juli 2018 | 08:00 WIB

Terkini

Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel di Jalur Gaza

Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel di Jalur Gaza

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:29 WIB

Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia

Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:17 WIB

Ini Lirik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta yang Tuai Kecaman, Dinilai Rendahkan Wanita

Ini Lirik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta yang Tuai Kecaman, Dinilai Rendahkan Wanita

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:17 WIB

Teka-teki Pertemuan 2 Juni: Menhut Raja Juli Bakal Dicecar Soal Skandal Izin Hutan Kuansing

Teka-teki Pertemuan 2 Juni: Menhut Raja Juli Bakal Dicecar Soal Skandal Izin Hutan Kuansing

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

Libur Sekolah Mau Habis? Cek 64 Ribu Tiket Kereta Daop 1 dan Diskon Gede 30 Persen!

Libur Sekolah Mau Habis? Cek 64 Ribu Tiket Kereta Daop 1 dan Diskon Gede 30 Persen!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:02 WIB

32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!

32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:50 WIB

Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas

Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:34 WIB

Sindir Prabowo Soal 'Kebocoran', JPPI: Program MBG Pelaku Utama Pencaplok Dana Guru!

Sindir Prabowo Soal 'Kebocoran', JPPI: Program MBG Pelaku Utama Pencaplok Dana Guru!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:15 WIB

Skandal Suap Hutan Kuansing Merembet ke Kemenhut, Peran Pusat Kini Mulai Didalami!

Skandal Suap Hutan Kuansing Merembet ke Kemenhut, Peran Pusat Kini Mulai Didalami!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:56 WIB

Dulu Disekap, Kini Dipolisikan! Karyawan Toko Padel Jaksel Diduga Curi 10 Raket

Dulu Disekap, Kini Dipolisikan! Karyawan Toko Padel Jaksel Diduga Curi 10 Raket

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:31 WIB

×