Gerindra Minta Ambang Batas Pencalonan Presiden Tahun 2024 Jadi Nol Persen

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Selasa, 09 Juni 2020 | 18:58 WIB
Gerindra Minta Ambang Batas Pencalonan Presiden Tahun 2024 Jadi Nol Persen
Politikus Partai Gerindra Fadli Zon. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengkritisi kehadiran ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold seiring rencana DPR merevisi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Ia menilai, ambang batas pencalonan yang kini mencapai 20 persen membuat terbatasnya kandidat calon presiden untuk bertarung di dalam kontestasi politik tahun 2024 mendatang.

Dampaknya, rakyat sebagai pemilih hanya disuguhkan dengan pilihan yang itu-itu saja. Belum lagi sedikitnya pilihan calon membuat mereka rentan dengan sejumlah kepentingan.

"Karena sistemnya dibuat sedemikian rupa untuk membatasi orang-orang partisipasi terutama bukan hak untuk memilih, tetapi hak untuk dipilih dibatasi. Misalnya untuk Pilpres dengan 20 persen presidential threshold, ya cuma beberapa orang bisa di situ," ujar Fadli dalam webinar bersama Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju pada Selasa (9/6/2020).

"Saya kira cuma maksimum tiga pasangan bahkan, akan selalu dibuat dua pasangan. Kalau bisa duanya itu yang acceptable bagi kepentingan yang besar," sambungnya.

Untuk itu, ia menilai, sebaiknya ambang batas pencalonan presiden yang mencapai 20 persen ditiadakan menjadi nol persen. Atau diturunkan setengahnya menjadi hanya 10 persen.

"Kalau kita dasarkan pada filosofi yang dipilih juga harus lebih banyak seharusnya presidential itu nol persen, kalau harus diturunkan, misalnya 10 persen maksimum agar tak sembarangan orang juga. Dengan 20 persen saya kira sulit kita mendapat kandidat yang kita harapkan menjadi orang yang terbaik memimpin bangsa dan negara ini," ujar Fadli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Politik Biaya Mahal, Fadli Zon: Ujungnya Demokrasi RI Disponsori Cukong

Politik Biaya Mahal, Fadli Zon: Ujungnya Demokrasi RI Disponsori Cukong

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 16:16 WIB

Soal RUU Pemilu, Fadli Zon Harap DPR Jauhi Kepentingan Jangka Pendek Parpol

Soal RUU Pemilu, Fadli Zon Harap DPR Jauhi Kepentingan Jangka Pendek Parpol

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 15:45 WIB

Tagihan Listrik  Rumahnya Melonjak, Fadli Zon: PLN Harus Transparan

Tagihan Listrik Rumahnya Melonjak, Fadli Zon: PLN Harus Transparan

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 15:22 WIB

Tak Sesuai Semangat Reformasi, PAN Minta Presidential Threshold Dihapus

Tak Sesuai Semangat Reformasi, PAN Minta Presidential Threshold Dihapus

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 14:59 WIB

Bantuan Petani di Bawah Anggaran Kartu Prakerja, Fadli Zon: Tak Pantas!

Bantuan Petani di Bawah Anggaran Kartu Prakerja, Fadli Zon: Tak Pantas!

News | Senin, 08 Juni 2020 | 13:50 WIB

Terkini

Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?

Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus

Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus

Tekno | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:34 WIB

Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan

Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan

Riau | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan

Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan

Video | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?

Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU

Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak

Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak

Riau | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan

Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan

Tekno | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan

Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan

Bola | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Fahri Hamzah Usul Peradilan Etik, Pejabat Bisa Langsung Dipecat Sebelum Terjerat Korupsi

Fahri Hamzah Usul Peradilan Etik, Pejabat Bisa Langsung Dipecat Sebelum Terjerat Korupsi

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:05 WIB

×