alexametrics

Pembeli Komplain Karena Merasa Tertipu Toko Online, Warganet Malah Kesal

Reza Gunadha | Farah Nabilla
Pembeli Komplain Karena Merasa Tertipu Toko Online, Warganet Malah Kesal
Dispay produk iPhone untuk pajangan di sebuah toko online. (Twitter/@ariemohr)

Warganet kesal karena para pembeli itu tidak memerhatikan detil produk.

Suara.com - Beberapa pembeli mengaku terkena prank dari sebuah toko online. Mereka menuliskan kekesalannya lewat kolom review toko tersebut, namun aksi itu malah membuat warganet kesal.

Peristiwa ini terjadi ketika seorang pengguna Twitter @ariemohr mengungah tangkapan layar kolom review dari sebuah toko online, Rabu (10/6/2020).

Toko tersebut menjual barang berupa iPhone X Dummy phone untuk Pajangan seharga Rp. 126.540.

Lalu ketika menelusuri kolom komentar review toko tersebut, beberapa pembeli yang tampaknya sudah mendapatkan produk itu menuliskan kekesalannya.

Baca Juga: 6 Zodiak Lelaki Terkaya di Dunia, Warren Buffet Ternyata Cowok Virgo!

"Selama saya pesan di Shopee baru kali ini saya kasih bintang satu. Kirain HP beneran kok enggak bisa dihidupkan. Anjayy. Maaf ini ya, kalau barangnnya enggak bisa dihidupkan enggak usah dijual. Kan kasihan yang beli kena prank. Bagus-bagus HP-nya tapi enggak bisa nyala dan satu lagi, enggak ada pengecas yang cocok," tulis seorang pembeli dengan menunjukkan tiga buah produk replika ponsel tersebut.

Seorang pembeli lainnya yang juga mencantumkan bintang satu menulis, "HP bohongan ya benar."

Sementara itu seorang pembeli lain juga menumpahkan kekesalannya, "Dikira aku HP beneran eh ternyata HP bohongan. Kalau kaya gini mah enggak akan beli. Aku juga bingung loh kok HP enggak pakai kardusnya sih. Hah, dasar."

Komentar pembeli yang merasa kena prank. (Twitter/@ariemohr)
Komentar pembeli yang merasa kena prank. (Twitter/@ariemohr)

Penilaian dan komentar para pembeli itu pun kontan mejadi bahan bully-an warganet di Twitter. Tak sedikit dari warganet yang meminta agar para pembeli itu memerhatikan dahulu deksripsi produk agar tak merasa tertipu.

"Populerkan gerakan gemar membaca," tulis keterangan pengunggah foto @ariemohr.

Baca Juga: Penemuan Mayat di Maguwoharjo, Korban Sempat Lakukan Perjalanan ke Semarang

"Segitu pendeknya attention sampai tulisan "untuk Pajangan" enggak kebaca?" tulis warganet yang keheranan.

Komentar