Sebelum Beli Mobkas, Jangan Lupa Cek Keaslian Kilometer

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 14 Januari 2020 | 15:00 WIB
Sebelum Beli Mobkas, Jangan Lupa Cek Keaslian Kilometer
Odometer bersama ABS indikator. Hati-hati Anda tertipu dengan penunjukan angkanya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Mengganti angka kilometer menjadi lebih rendah atau angka lebih kecil sudah menjadi rahasia umum pedagang mobil bekas yang "nakal". Hal ini sengaja dilakukan agar mobil bekas cepat laku karena calon pembeli selalu tergiur dengan usia mobil yang masih muda.

Pada mobil lawas, odometer mobil memang masih serba mekanik dan bisa dibongkar lalu angkanya diputar, sementara versi kini semuanya serba komputerisasi.

Namun jangan salah, mengutip mobil88, kini aksi nakal tadi juga ikut-ikutan canggih. Jasa ubah kilometer di odometer semacam ini bahkan ditawarkan secara umum.

Cockpit dashboard All New Camry 2019 [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Cockpit dashboard All New Camry 2019. Sebagai ilustrasi kabin dan panel kemudi [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Di dunia maya, jasa versi canggih itu dimulai dari Rp 500 ribu, bahkan ada pula yang berjualan peralatan pengubah angka odometer ini di sebuah situs e-commerce dengan harga Rp 6 jutaan.

"Hanya dua menit, namun tergantung software yang saya punya. Kalau tak ada, harganya bisa beda," kata seorang pelaku.

Lalu kenapa kilometer harus dicek saat beli mobil bekas alias mobkas?

Alasannya, karena kilometer yang palsu sama saja mengacaukan jadwal servis mobil itu.

Untuk urusan perawatan rutin saja, pasti sudah salah, seperti penggantian oli mesin, filter-filter, dan transmisi. Terlebih kilometer diatur lebih kecil lagi sampai-sampai kita tidak tahu bahwa komponen-komponen berusia lama yang terpasang sudah tidak layak pakai, seperti kaki-kaki, bahkan kelistrikan dan sensor-sensor.

Fatalnya, mobil bisa rusak di tengah jalan, atau bahkan menimbulkan kecelakaan jika ada komponen penting yang tidak diganti.

baca juga

Oleh karena itu sebelum membeli mobil bekas atau mobkas, disarankan untuk datang ke dealer yang terpercaya. Karena penjualan yang telah memiliki reputasi bagus biasanya tidak mungkin menipu pelanggan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Sampai Tertipu, Ini Tips Kenali Mobil Bekas Banjir

Jangan Sampai Tertipu, Ini Tips Kenali Mobil Bekas Banjir

Otomotif | Senin, 13 Januari 2020 | 13:00 WIB

Minat Terhadap Mobkas Kategori MPV Ternyata Masih Tinggi

Minat Terhadap Mobkas Kategori MPV Ternyata Masih Tinggi

Otomotif | Sabtu, 07 Desember 2019 | 18:00 WIB

Terpikat Mobkas, Kenali Tanda Bekas Tabrakan

Terpikat Mobkas, Kenali Tanda Bekas Tabrakan

Otomotif | Sabtu, 23 November 2019 | 13:00 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×