KDRT Meningkat Selama PSBB, Ini Beberapa Faktornya

Chandra Iswinarno, Erick Tanjung

Rabu, 10 Juni 2020 | 18:17 WIB
KDRT Meningkat Selama PSBB, Ini Beberapa Faktornya
Ilustrasi kekerasan rumah tangga (visualphotos.com)

Suara.com - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terus meningkat sepanjang pandemi Covid-19. Berdasarkan catatan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) selama sebulan, per 2 Maret - 25 April 2020, terdapat 275 kasus kekerasan yang dialami perempuan dewasa dengan total korban 277 orang.

Apa faktor yang menyebabkan meningkatnya KDRT selama masa darurat wabah Virus Corona?

Psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Rini Sugiarti mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan tingginya kasus KDRT di masa pandemi.

Salah satu faktor yang paling dasar adalah psikis, karena pada saat pandemi pola aktivitas sehari-hari berubah, apalagi tuntutan bekerja dari rumah atau WFH. Orang yang bekerja di rumah dan jarang keluar karena himbauan pemerintah untuk menjaga jarak menimbulkan rasa bosan.

"Misalnya kasus suami istri yang selama WFH sering bertemu, ditambah rasa bosan lama di rumah, kemudian jengkel yang terpendam akan memicu KDRT," kata Rini dalam diskusi daring bertajuk Penerapan Normal Baru, Antisipasi Dampak Sosial dan Kesehatan Jiwa yang digelar AJI Indonesia, Rabu (10/6/2020).

Dekan Fakultas Psikologi Universitas Semarang ini menuturkan, selain masalah itu, yang paling banyak menjadi pemicu kekerasan adalah kondisi ekonomi rumah tangga kian sulit di tengah pandemi.

Kondisi ekonomi makin sulit karena penghasilanenurun drastis, kehilangan pekerjaan dan sebagainya sangat berpengaruh besar menjadi faktor terjadinya KDRT.

"Jadi masalahnya adalah kontrol dan pengendalian diri di tengah pandemi," ujarnya.

Oleh karena itu, ia menyarankan selama work from home atau bekerja di rumah seseorang haris bisa menyesuaikan pola kehidupannya agar lebih nyaman dan aman.

baca juga

Misalnya, selama jam bekerja manfaatkan sebaiknya, namun setelah selesai harus bisa menggunakan untuk kegiatan yang lain agar tidak boring.

"Jadi harus bisa diatur waktunya dengan baik, saat bekerja ya bekerja, kalau pas longgar lakukan lah kegiatan lain. Misalnya pas puasa kemarin saya keluar rumah cari takjil dengan tetap patuh protokol kesehatan, jadi ada hiburan," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19 Buat Penanganan KDRT Terkendala

Pandemi Covid-19 Buat Penanganan KDRT Terkendala

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 19:36 WIB

WHO: Jika Lockdown sampai 6 Bulan, Akan Memicu 31 Juta Kasus KDRT

WHO: Jika Lockdown sampai 6 Bulan, Akan Memicu 31 Juta Kasus KDRT

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 20:58 WIB

Hidup Susah Selama Wabah Corona, Perempuan Rentan Kena KDRT

Hidup Susah Selama Wabah Corona, Perempuan Rentan Kena KDRT

News | Kamis, 23 April 2020 | 19:34 WIB

Lockdown Picu Lonjakan KDRT, Warga Palestina Protes, Pukul Peralatan Dapur

Lockdown Picu Lonjakan KDRT, Warga Palestina Protes, Pukul Peralatan Dapur

News | Selasa, 21 April 2020 | 10:51 WIB

Alasan Kenapa Kasus KDRT Cenderung Meningkat Saat Pandemi Covid-19

Alasan Kenapa Kasus KDRT Cenderung Meningkat Saat Pandemi Covid-19

Lifestyle | Selasa, 14 April 2020 | 21:00 WIB

Tingkat KDRT di Beberapa Negara Meningkat saat Pandemi Corona Covid-19

Tingkat KDRT di Beberapa Negara Meningkat saat Pandemi Corona Covid-19

Health | Senin, 13 April 2020 | 16:06 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×