Hotman Paris Curhat ke UAS, Pernah Mau Bunuh Diri karena Stres

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 14 Juni 2020 | 16:02 WIB
Hotman Paris Curhat ke UAS, Pernah Mau Bunuh Diri karena Stres
Ustaz Abdul Somad dan Hotman Paris Hutapea. (YouTube/Ustadz Abdul Somad Official)

Suara.com - Pengacara hukum Hotman Paris Hutapea ternyata memiliki pengalaman hidup yang berliku. Baru-baru ini Hotman Paris curhat hampir bunuh diri ke pemuka agama Ustaz Abdul Somad (UAS).

Hotman Paris menceritakan masa terberat dalam hidupnya kepada UAS dalam bincang digital. Awalnya, UAS bertanya mengenai pengalaman hidup Hotman Paris.

"Abang pernah merasa sulit dalam hidup? Apa hal yang menurut abang paling sulit selama menjalani hidup?,” ujar UAS dikutip dari laman Youtube Ustadz Abdul Somad Official, Minggu (14/6/2020).

Dalam postingan yang berjudul ‘Bincang Bersama Hotman paris’ itu Hotman mengaku ia berasal dari keluarga berada. Sejak kecil, ia tak pernah merasakan kesulitan dalam segi finansial.

"Saya kebetulan dari kecil bukan dari keluarga miskin. termasuk orang yang berada untuk ukuran kecamatan. Saya tidak pernah susah dari segi keuangan. Saya 10 bersaudara 6 orang sarjana murni orangtua yang sekolahkan ke Unversitas," jawab Hotman.

Namun, pernah suatu ketika Hotman menghadapi saat-saat terberat dalam hidupnya hingga terbesit ingin mengakhiri hidupnya. Kala itu ia merasa sangat stres saat bekerja di bidang yang tak sesuai dengan latar belakang dan kemampuannya.

"Yang tersulit saya hadapi hampir pernah mau bunuh diri," ujar Hotman.

"Waktu saya dari kantor pengacara internasional Adnan Buyung, oleh Profesor Subekti waktu itu yang menulis KUH perdata. Saya diminta masuk ke Bank Indonesia. Tapi saat itu saya melihat saya tidak punya masa depan di sana," lanjutnya.

Hotman merasa ia tak bisa berkembang dan mendapatkan pundi-pundi rupiah seperti yang ia harapkan. Terlebih, ia memiliki latar belakang pendidikan sarjana hukum dan merasa tidak cocok dengan pekerjaan yang digelutinya saat itu.

baca juga

"Saya itu sarjana hukum, disuruh hitang data, hitung neraca, di situlah saya menjadi pesimis dan stres. Hari demi hari akhirnya, saya hampir bunuh diri minum baygon," ungkapnya.

Namun, ia menceritakan tak jadi melakukan aksinya karena tiba-tiba tersadar oleh tukang becak. Tukang becak memberi pelajaran secara tak langsung.

"Tapi pas saya mau minum baygon tiba-tiba mendengar tukang becak di depan rumah yang sedang main gaplek tiba-tiba tertawa. Saat itu saya pikir, dia saja (tukang becak) bisa bahagia hidupnya ketawa-ketawa. Saya ini yang pegawai BI sarjana hukum mau bunuh diri itulah tekad i have to do it," tuturnya.

Sejak itu, Hotman merasa wajib memilih pekerjaan sesuai passion, keahlian dan kesukaan.

Keputusannya itu ternyata membawanya menuju keberhasilan.

"Saya harus pilih pekerjaan yang saya suka and i will do it the maksimum way. dan berhasil," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Hotman Paris Belum Mau Komentari Kasus Novel Baswedan

Alasan Hotman Paris Belum Mau Komentari Kasus Novel Baswedan

Entertainment | Minggu, 14 Juni 2020 | 14:56 WIB

Soroti Kasus Novel Baswedan di Depan Hotman Paris, UAS: Kasusnya Ngga Nalar

Soroti Kasus Novel Baswedan di Depan Hotman Paris, UAS: Kasusnya Ngga Nalar

Jogja | Minggu, 14 Juni 2020 | 13:08 WIB

Ditanya soal Penyiraman Air Keras ke Novel, Hotman Paris Bilang Begini

Ditanya soal Penyiraman Air Keras ke Novel, Hotman Paris Bilang Begini

News | Minggu, 14 Juni 2020 | 09:19 WIB

Terkini

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:45 WIB

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

×