Sudah Dipelihara 4 Tahun, Ikan Arwana Seharga Rp 2 Juta Malah Digoreng Ayah

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 14 Juni 2020 | 19:46 WIB
Sudah Dipelihara 4 Tahun, Ikan Arwana Seharga Rp 2 Juta Malah Digoreng Ayah
Ikan arwana seharga Rp 2 juta malah digoreng (ist)

Suara.com - Bayu, warga Cikarang, Jawa Barat harus merelakan ikan arwana yang telah ia pelihara 4 tahun. Ikan seharga Rp 2 juta itu digoreng oleh sang ayah tanpa sepengetahuannya.

Kisah Bayu diunggah oleh akun Instagram @solokini. Bayu dengan akun @mas_bayu_oky mengaku menitipkan hewan peliharaannya kepada sang ayah yang tinggal di Kota Solo sejak dua tahun lalu.

Sang ayah yang mulai merasa malas mengurusi ikan titipan Bayu lantas menggorengnya tanpa sepengetahuan Bayu.

"Arwanaku yo digoreng bpk ku min. Tukune neng Jatinegara min kui umur wis 4thn punjul ngancani aq neng Cikarang ae 2thn tak gowo muleh malah ra kopen bpkku yow wis males yowis di goreng bpk ku."

(Arwanaku digoreng bapakku. Belinya di Jatinegara, sudah empat tahun menemaniku, di Cikarang dua tahun terus saya bawa pulang tapi tidak keurus, bapakku juga sudah malas, ya sudah digoreng oleh bapakku)” tulis pria tersebut seperti diunggah @solokini dikutip dari Terkini.id -- jaringan Suara.com, Minggu (14/6/2020).

Bayu bercerita, ikan arwana golden itu ia beli empat tahun lalu seharga Rp 800 ribu. Kini, harga jual ikan tersebut telah melambung hingga Ro 2 juta.

"Sudah tergolong mahal, kalau dijual kurang lebih Rp 2 jutaan," ungkapnya.

Ikan kesayangannya itu terpaksa ia titipkan di kediaman sang ayah di Solo karena akuarium miliknya sudah tak lagi mampu menampung ikan. Namun, ternyata ikannya justru tak terawat.

Sehari-hari, sang ayah memberinya makan cicak. Padahal sebelumnya ikan itu diberi makan jangkrik dan kelabang.

baca juga

Bayu juga sempat membawa ikan kesayangannya itu operasi mata karena matanya juling. Pascaoperasi, ikan tersebut sempat kembali sehat.

"Pernah saya operasi matanya, alhamdulillah sehat kembali. Lalu kemarin dapat kabar ikannya digoreng bapak," tuturnya.

Bayu akhirnya pasrah mengetahui ikan kesayangannya telah digoreng. Ia berencana akan membeli ikan arwana lagi setelah pandemi Covid-19 mereda.

"Saya sudah pasrahkan. Nanti beli ikan kalau pandemi sudah mereda di Jakarta," ungkapnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Datang saat Ijab Kabul, Mempelai Pria Dilaporkan Calon Istri ke Polisi

Tak Datang saat Ijab Kabul, Mempelai Pria Dilaporkan Calon Istri ke Polisi

Jawa Tengah | Kamis, 11 Juni 2020 | 12:56 WIB

Bikin Gagal Fokus, Deretan Gaya Wali Kota Solo Pakai Masker Berkumis

Bikin Gagal Fokus, Deretan Gaya Wali Kota Solo Pakai Masker Berkumis

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2020 | 15:54 WIB

Kenakan Masker Bergambar Unik, Penampilan Wali Kota Solo Bikin Salah Fokus

Kenakan Masker Bergambar Unik, Penampilan Wali Kota Solo Bikin Salah Fokus

Jawa Tengah | Selasa, 09 Juni 2020 | 16:09 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×