Sebut Lagu Balonku Ajarkan Benci Islam, Ustaz Zainal Ngaku Khilaf

Rendy Adrikni Sadikin, Ruhaeni Intan

Selasa, 16 Juni 2020 | 08:28 WIB
Sebut Lagu Balonku Ajarkan Benci Islam, Ustaz Zainal Ngaku Khilaf
Klarifikasi Ustaz Zainal Abidin soal lagu Balonku (YouTube).

Suara.com - Ustaz Zainal Abidin akhirnya mengakui jika ceramahnya tempo hari yang viral gara-gara menuduh lagu Balonku mengajarkan anak-anak membenci Islam adalah perbuatan khilaf. 

Melalui channel YouTube-nya, ia pun memberikan klarifikasi mengenai persoalan tersebut. Dirinya berharap agar Allah SWT mau mengampuni kesilapan yang telah ia lakukan. 

"Terkait dengan video saya yang viral tentang lagu 'Balonku Ada Lima', maka itu adalah kesilapan lisan saya. Dan semoga Allah SWT mengampuni saya," kata Ustaz Zainal melalui channel YouTube-nya, Zainal Abidin Official, Minggu (14/6/2020). 

Ia juga berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah mengingatkan. Ia bahkan mendoakan agar mereka yang ikut menegur dan memberikan masukan kepadanya agar dilipatgandakan balasannya oleh Allah SWT. 

"Saya ucapkan terima kasih dan Allah memberikan balasan dengan berlipat ganda kepada siapa saja yang memberikan teguran, masukan dan juga nasehat baik tentang masalah video tersebut," ujarnya.

Namun, pada kesempatan itu, Ustaz Zainal juga menegaskan jika bukan dirinya yang mengunggah video ceramah tentang lagu Balonku. Oleh karena itu, ia pun meminta agar mereka yang mengunggah bersedia menghapus video tersebut lantaran dirinya telah mengakui ceramahnnya berisi kesilapan. 

"Dan sebetulnya video tersebut bukan saya yang mengupload, tetapi ada pihak lain yang mengupload. Oleh karena itu semua pihak yang mengupload dan mengunggahnya, maka sejak video klarifikasi ini saya sampaikan, mohon untuk dihapusnya," terang Ustaz Zainal. 

Sebelumnya, ceramah Ustaz Zainal sempat viral beberapa waktu yang lalu lantaran ia menuding lagu Balonku ciptaan AT Mahmud menyimpan makna terselubung yang mengajarkan anak-anak membenci agama Islam.

Ustaz Zainal Abidin. (YouTube/Ashiil TV)
Ustaz Zainal Abidin. (YouTube/Ashiil TV)

"Banyak yang tidak merasa bahwa sejak TK, anak-anak kecil di Indonesia sudah dilatih untuk benci Islam. Balonku ada lima, rupa-rupa warnanya. Nah, yang meletus balon apa? Hijau. Hatiku sangat kacau. Tuh, Islam bisanya bikin kacau saja," kata Ustaz Zainal seperti dinukil dari potongan ceramahnya yang viral.

baca juga

Namun, tak hanya itu saja, lagu ciptaan Ibu Sud yakni, Naik-naik ke Puncak Gunung juga ia tuduh menyebarkan ajaran Kristen. 

"Apalagi nyanyi yang jelas-jelas membenarkan ajaran Kristen. Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali. Kiri kanan, kulihat saja, banyak pohon apa? Cemara. Padahal di Sumatera banyaknya pohon sawit, kalau di Jawa banyaknya pisang. Cemara itu pohon impor yang jumlahnya enggak banyak. Lihat, ditanami untuk mencintai pohon cemara, pohon natal," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×