Dilarang Mendekat, Brimob Bersenjata Jaga TKP Penembakan Kelompok John Kei

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Senin, 22 Juni 2020 | 12:27 WIB
Dilarang Mendekat, Brimob Bersenjata Jaga TKP Penembakan Kelompok John Kei
Lokasi pintu gerbang cluster Australia di Green Lake City, Tangerang pada Senin (22/6/2020), lokasi penembakan kelompok John Kei.(Suara.com/Tio)

Suara.com - Perumahan cluster Australia di Green Lake City, Tangerang pada Senin (22/6/2020) hari ini diperketat penjagaannya pasca-penyerangan terhadap rumah Nus Kei oleh kelompok John Kei, hari Minggu kemarin. Wartawam dilarang mendekat ke TKP.

Pantauan Suara.com, tampak ada sekitar 10 orang personel Brimob lengkap dengan senjata berjaga di pintu gerbang cluster Australia.

Petugas satpam juga memperketat pengamanan dengan hanya membuka satu pintu gerbang dan memeriksa setiap orang yang ingin masuk.

Gerbang yang kemarin ditabrak mobil komplotan John Kei juga terlihat masih rusak, beberapa besi patah. Bahkan engsel ikut rusak sehingga gerbang tak bisa ditutup sempurna.

"Hari ini kondisinya ada pengamanan dari pihak brimob. Udah ada 10 orang. Sama aparat terkait dari Polsek Cipondoh juga ke sini. Sama anggota saya, sekurit saya tambah kekuatannya, yang tadinya 5 orang sekarang jadi 10 sampai 15 orang," kata Rohman, Pembina Satpam Green Lake City kepada Suara.com, Senin (22/6/2020).

Beberapa awak media yang mencoba mendekat ke rumah tempat kejadian perkara juga tertahan di pintu gerbang masuk.

"Atas permintaan warga dan penghuni jadi mohon dari sini saja," ucapnya kepada wartawan.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah mengamankan sebanyak 25 orang termasuk pemimpinnya, John Kei yang diduga sebagai dalang di bali penyerangan rumah penghuni cluster Australia bernama Nus Kei di Green Lake City, Tangerang dan pembacokan di Duri Kosambi, Jakarta Barat.

Mereka ditangkap di Markas Kei, Jalan Titian Indah Utama X, Kota Bekasi, Jawa Barat tak lebih dari 24 pasca kejadian atau tepatnya pada Minggu (21/6/2020) pukul 20.15 WIB.

Dari pengrebekan tadi malam, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 28 buah tombak, 24 buah senjata tajam, 2 buah ketapel panah, 3 buah anak panah, 2 buah stik bisbol, 17 buah Hp, dan 1 buah decoder hikvision.

Hingga kini belum ada polisi belum mengungkap motif utama penyerangan yang dilakukan kelompok John Kei terhadap Nus Kei yang mengakibatkan 2 korban luka (satpam dan ojol) dan 1 orang (sipil) meninggal dunia, ada dugaan pertikaian kedua pihak disebabkan masalah utang-piutang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pak RT: John Kei Ramah dan Sopan, Kalau Naik Motor Pelan-pelan

Pak RT: John Kei Ramah dan Sopan, Kalau Naik Motor Pelan-pelan

Banten | Senin, 22 Juni 2020 | 12:06 WIB

Cerita Pak RT saat Istri John Kei Beli Sayur dan Ketemu Anak Kecil

Cerita Pak RT saat Istri John Kei Beli Sayur dan Ketemu Anak Kecil

Jabar | Senin, 22 Juni 2020 | 12:03 WIB

Bercak Darah Masih Membekas di Lokasi Pembacokan Sadis Pemotor di Kosambi

Bercak Darah Masih Membekas di Lokasi Pembacokan Sadis Pemotor di Kosambi

News | Senin, 22 Juni 2020 | 11:45 WIB

Polisi Bersenjata Jaga Markas John Kei, Jalan Banyak Ditutup

Polisi Bersenjata Jaga Markas John Kei, Jalan Banyak Ditutup

Jabar | Senin, 22 Juni 2020 | 11:23 WIB

Sempat Bertobat, Janji John Kei Habiskan Hidup Melayani Tuhan

Sempat Bertobat, Janji John Kei Habiskan Hidup Melayani Tuhan

News | Senin, 22 Juni 2020 | 11:06 WIB

Selain Serbu Green Lake City, Komplotan John Kei Gilas Pemotor hingga Tewas

Selain Serbu Green Lake City, Komplotan John Kei Gilas Pemotor hingga Tewas

Banten | Senin, 22 Juni 2020 | 10:48 WIB

Rekam Jejak John Kei: Mantan Napi Pembunuhan Berencana, Kini Ditangkap Lagi

Rekam Jejak John Kei: Mantan Napi Pembunuhan Berencana, Kini Ditangkap Lagi

News | Senin, 22 Juni 2020 | 10:44 WIB

Terkini

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:22 WIB

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:06 WIB

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:52 WIB

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB