alexametrics

Ibu Kurung Anak 26 Tahun di Rumah Tanpa Air dan Listrik

Rendy Adrikni Sadikin | Fitri Asta Pramesti
Ibu Kurung Anak 26 Tahun di Rumah Tanpa Air dan Listrik
Ilustrasi Rumah Tua. (Pixabay.com/NickTaylor2020)

Nadezhda tak diizinkan keluar rumah usai menamatkan pendidikan SMA pada umur 16 tahun

Suara.com - Dengan alasan melindungi dari bahaya dunia luar, seorang ibu di Rusia memaksa anaknya untuk tidak meninggalkan rumah selama 26 tahun.

Menyadur The Sun, Jumat (26/6/2020), Tatyana mengurung anaknya, Nadezhda Bushueva di rumah dengan kondisi yang jauh dari kata layak, tanpa listrik dan aliran air.

Nadezhda tak diizinkan keluar rumah usai menamatkan pendidikan SMA pada umur 16 tahun. Perempuan ini tak diperbolehkan meneruskan pendidikan atau mencari kerja.

Sejak saat itu, Nadezhda pun menuruti permintaan sang ibu dan tinggal bersamanya di sebuah rumah yang terletak di desa Arefinsky, Rusia Barat.

Baca Juga: Pengambilan Keputusan Anies Baswedan dalam Penanganan COVID-19 di Jakarta

Seiring dengan berjalannya waktu, perempuan yang kini berusia 42 tahun ini mengaku terbiasa dan tak mencoba keluar rumah atas kemauannya sendiri.

Kondisi kehidupan ibu dan anak ini semakin memburuk usai Tatyana pensiun. Mereka semakin tertutup dan menolak bantuan-bantuan dari layanan sosial.

Ilustrasi perempuan. (Shutterstock)`
Ilustrasi perempuan. (Shutterstock)`

Disebutkan, rumah tempat mereka tinggal penuh dengan kucing dan tikus. Ketika ada kucing mati, keduanya dikatakan sengaja membiarkan bangkainya di dalam rumah.

Pikiran Nadezhba berubah ketika sang ibu jatuh sakit. Ia memutuskan untuk keluar rumah dan meminta bantuan ke kantor layanan sosial.

Salah satu pihak kantor layanan sosial yang disambangi Nadezhba, Tovarnov, mengatakan perempuan tersebut datang dan menceritakan kondisi kehidupannya selama ini.

Baca Juga: Pembunuh Hijaber Vina Aisyah Diduga Lebih dari 1 Orang, Lagi Dikejar Polisi

"Nadezhda datang sendiri ke kantor saya. Kami ingin memberinya makan, kami menyiapkan sandwich, tetapi dia tidak makan apa pun. Tapi dia tidak gila," ujar Tovarnov.

Komentar