Anies Disebut Kembali Bangun Pulau Reklamasi L dan K untuk Ancol

Pebriansyah Ariefana, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 01 Juli 2020 | 10:18 WIB
Anies Disebut Kembali Bangun Pulau Reklamasi L dan K untuk Ancol
Foto udara kawasan pulau reklamasi Pantai Utara Jakarta, Kamis (28/2). [ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memberikan izin untuk melakukan reklamasi kawasan Taman Impian Jaya Ancol. Daratan baru yang akan dibangun ini nantinya dibagi dua.

Anggota Komisi B DPRD DKI Eneng Malianasari Jakarta setelah melakukan kunjungan ke lokasi bersama pihak pengembang, PT Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) menyebut dua wilayah itu bernama L dan K. Wilayah L dibangun untuk perluasan Ancol, dan daratan K untuk pelebaran Dunia Fantasi (Dufan).

"Wilayah kali ya mereka bilangnya, jadi yang disebutin Kepgub (Kepgub izin reklamasi) itu K sama L. K ini mau dibikin Dufan, yang dibelakang halilintar mau ditambah lagi," ujar Eneng saat dihubungi, Rabu (1/7/2020).

Diketahui pada reklamasi Teluk Jakarta, terdapat dua pulau bernama K dan L. Izin pengembangan kedua pulau ini juga dimiliki oleh PJAA.

Selain itu, sudah sejak 2014 lalu pulau K diproyeksikan akan menjadi lahan perluasan dufan dengan tema laut, sama seperti konsep PJAA sekarang di reklamasi ancol.

Kendati demikian, kedua pulau itu sudah dicabut izinnya oleh Gubernur Anies Baswedan. Namun dengan reklamasi Ancol kali ini, Anies membuat dua pulau dengan konsep sama tapi di lokasi yang berbeda.

Untuk kawasan L, Eneng sendiri menyebut PJAA tidak menjelaskan rinci. Namun konsep pembangunannya akan seperti kawasan rekreasi MICE ( Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).

Karena berkonsep MICE yang berbasis pada pertemuan, pameran, acara, maka ia meyakini akan ada beberapa gedung seperti hotel dan aula-aula ballroom.

"Dia tidak menyebutkan secara ekspilit. Tapi kan mice mau di mana kalau bukan di hotel tidak mungkin outdoor," jelasnya.

baca juga

Untuk kedua kawasan ini, K dan L, Eneng menyebut pihak PJAA masih belum melakukan pengerjaan dan masih dalam tahap perencanaan. Terlebih lagi dengan adanya pandemi corona Covid-19, maka pengerjaannya akan tertunda lagi.

"Jadi pembangunan ini kan belum dimulai. Jadi ya mungiin mereka juga belum mau bikin plan A plan B karena situasinya kan kayak begini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengintip Pulau Reklamasi, Lokasi Alternatif Pemindahan Depo Pertamina Plumpang

Mengintip Pulau Reklamasi, Lokasi Alternatif Pemindahan Depo Pertamina Plumpang

News | Selasa, 07 Maret 2023 | 12:43 WIB

Melihat Kondisi Pulau G yang akan Dijadikan Kawasan Pemukiman oleh Anies Baswedan

Melihat Kondisi Pulau G yang akan Dijadikan Kawasan Pemukiman oleh Anies Baswedan

Foto | Minggu, 02 Oktober 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

×