Keras! Detik-detik Anggota Dewan Usir Dirut Inalum dari Rapat

Rendy Adrikni Sadikin, Husna Rahmayunita

Kamis, 02 Juli 2020 | 09:16 WIB
Keras! Detik-detik Anggota Dewan Usir Dirut Inalum dari Rapat
Muhammad Nasir Wakil Ketua Komisi VII DPR RI

Suara.com - Kemarahan Anggota Komisi VII DPR RI Muhammad Nasir kepada Direktur Utama PT Inalum (Persero) atau MIN ID Orias Petrus Moedak belakangan menyita perhatian khalayak.

Peristiwa itu terjadi saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI dengan Holding Tambang BUMN yang digelar Selasa (30/6/2020).

Nasir meradang sampai meminta Orias meninggalkan ruang rapat ketika menanyakan proses pelunasan utang Inalum setelah mengakuisisi 51 persen saham PT Freeport Indonesia.

Kala itu, Orias merespons ada surat utang yang memiliki jatuh tempo selama 30 tahun. Jawaban ini seketika ditanggapi sinis oleh Nasir.

"Jadi sampai 30 tahun. Kalau perusahaan lancar baru selesai kalau kita mati tak selesai nih barang nanti. Ganti dirut lain, lain lagi polanya. Makanya itu yang saya pertanyakan kepentingan mengalihkan Freeport sebenarnya kepentingan politik," ucap Nasir seperti yang dikutip dari rekaman TV Parlemen Facebook DPR RI, Kamis (2/7).

Politikus Partai Demokrat itu lantas mengungkap kekhawatirannya bahwa utang tersebut akan dibebankan kepada tiga anak perusahaan di bawah holding tambang.

Sebab ia beranggapan, bahwa kunci utang ada dua yakni pembayaran lancar dan bagus, jika tidak demikian maka barang disita.

Maka dari itu, ia meminta bukti kepada Orias mengenai skema pelunasan utang. Namun, Orias tidak dapat menunjukkan bukti secara rinci surat utang tersebut hingga memancing amarah Nasir.

"Makanya saya minta data detilnya mana?" kata Nasir.

baca juga

"Akan disampaikan Pak," timpal Orias.

"Harusnya, kalau Bapak sekali lagi gini, aya suruh Bapakk keluar ruangan ini," ujar Nasir.

Orias lantas menanggapi, "Kalau Bapak suruh kelar, izin pimpinan, saya keluar.

Jawaban Orias tadi rupanya kembali membuat Nasir kesal.

"Bapak bagus keluar karena nggak ada gunanya Bapak rapat di sini. Anda bukan buat main-main dengan DPR ini,” ucapnya sambil menggebrak meja.

Sementara Orias menjawab, "Saya nggak main-main".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Genjar Tindak Penghina Jokowi, DPR: Rakyat Berhak Kritik Pemimpinnya

Polisi Genjar Tindak Penghina Jokowi, DPR: Rakyat Berhak Kritik Pemimpinnya

News | Kamis, 09 April 2020 | 13:29 WIB

Ditanya Isu Denny JA Minta Jabatan, Luhut: Tidak Ada Pertanyaan Lain?

Ditanya Isu Denny JA Minta Jabatan, Luhut: Tidak Ada Pertanyaan Lain?

News | Kamis, 16 Januari 2020 | 20:31 WIB

Diangkat Jadi Stafsus Wapres Ma'ruf Amin, Nasir Pernah Sama-Sama di PBNU

Diangkat Jadi Stafsus Wapres Ma'ruf Amin, Nasir Pernah Sama-Sama di PBNU

News | Senin, 25 November 2019 | 18:00 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×