Menu Sayap Ayam Pakai Nama Rasis, Pegawai Restoran Resign

Kamis, 02 Juli 2020 | 17:57 WIB
Menu Sayap Ayam Pakai Nama Rasis, Pegawai Restoran Resign
Ilustrasi menu sayap ayam. (Freepik)

Suara.com - Seorang pria di Miami berhenti dari restoran tempatnya bekerja karena sang bos mengganti nama menu sayap ayam jadi 'I can't breathe', sebuah istilah yang populer saat protes kematian George Floyd di Amerika.

Menyadur CNN pada Kamis (02/07/2020) pria bernama Brandon Gonzalez ini akan mengantarkan makanan ke pelanggan dan kaget melihat menu sayap ayam yang dihitamkan atau blackened chicken wings diganti jadi 'I can't breathe'.

"Ketika saya melihat apa yang dia (bos restoran) tulis, saya kaget karena ada seseorang berani mencoba hal ini sebagai lelucon," kata Gonzalez pada CNN.

"Saya tidak bisa membayangkan seorang pemilik perusahaan membuat lelucon tentang hal ini. Jika kamu bahkan ingin menyebutnya sebagai lelucon."

Gonzalez kemudian menyelesaikan sisa pekerjaannya dan mengumpulkan tip yang ia dapatkan. Pada hari itu juga, ia berhenti dari pekerjaannya.

Ilustrasi sayap ayam. (Unsplash/Brian Chan)
Ilustrasi sayap ayam. (Unsplash/Brian Chan)

"Yang aku tahu, aku tidak punya anak jadi aku tidak butuh pekerjaan ini," tambah Gonzalez.

"Video viral George Floyd bukan hanya perkara jumlah retweet. Pria ini kehilangan nyawa karena kebrutalan polisi. Ini bukan lelucon. Gerakan ini adalah kehidupan nyata. Kita perlu perubahan dan kita membutuhkannya sekarang," ujar Gonzalez.

Pemilik restoran yang bernama Sam Diedrick tidak segera menanggapi permintaan komentar CNN tapi The Miami Herald melaporkan Diedrick minta maaf di media sosial terkait hal ini.

Aksi demonstrasi memprotes kematian George Floyd di Washington DC. (Anadolu Agency/Yasin Ozturk)
Aksi demonstrasi memprotes kematian George Floyd di Washington DC. (Anadolu Agency/Yasin Ozturk)

"Manajemen Hole in the Wall Pub merasa jijik tentanghal ini. Kami minta maaf pada pelanggan dan karyawan," tulisnya di akun yang kini sudah tak aktif.

Baca Juga: Viral Daftar Menu Makanan di Disneyland Tahun 1960-an, Murah Banget!

"Ini tercela dan benar-benar bertentangan dengan nilai-nilai kami. Kami mengambil tindakan dan menghentikan Diedrick. Kami akan memastikan ini tidak pernah terjadi lagi. "

Kata-kata I can't breathe adalah kalimat terakhir George Floyd sebelum menghembuskan nafas terakhir. Sejak saat itu, banyak orang menggunakan kata-kata ini dalam protes rasisme.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI