Menu Sayap Ayam Pakai Nama Rasis, Pegawai Restoran Resign

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Menu Sayap Ayam Pakai Nama Rasis, Pegawai Restoran Resign
Ilustrasi menu sayap ayam. (Freepik)

Menu sayap ayam yang dihitamkan atau blackened chicken wings diganti jadi 'I can't breathe'.

Suara.com - Seorang pria di Miami berhenti dari restoran tempatnya bekerja karena sang bos mengganti nama menu sayap ayam jadi 'I can't breathe', sebuah istilah yang populer saat protes kematian George Floyd di Amerika.

Menyadur CNN pada Kamis (02/07/2020) pria bernama Brandon Gonzalez ini akan mengantarkan makanan ke pelanggan dan kaget melihat menu sayap ayam yang dihitamkan atau blackened chicken wings diganti jadi 'I can't breathe'.

"Ketika saya melihat apa yang dia (bos restoran) tulis, saya kaget karena ada seseorang berani mencoba hal ini sebagai lelucon," kata Gonzalez pada CNN.

"Saya tidak bisa membayangkan seorang pemilik perusahaan membuat lelucon tentang hal ini. Jika kamu bahkan ingin menyebutnya sebagai lelucon."

Gonzalez kemudian menyelesaikan sisa pekerjaannya dan mengumpulkan tip yang ia dapatkan. Pada hari itu juga, ia berhenti dari pekerjaannya.

Ilustrasi sayap ayam. (Unsplash/Brian Chan)
Ilustrasi sayap ayam. (Unsplash/Brian Chan)

"Yang aku tahu, aku tidak punya anak jadi aku tidak butuh pekerjaan ini," tambah Gonzalez.

"Video viral George Floyd bukan hanya perkara jumlah retweet. Pria ini kehilangan nyawa karena kebrutalan polisi. Ini bukan lelucon. Gerakan ini adalah kehidupan nyata. Kita perlu perubahan dan kita membutuhkannya sekarang," ujar Gonzalez.

Pemilik restoran yang bernama Sam Diedrick tidak segera menanggapi permintaan komentar CNN tapi The Miami Herald melaporkan Diedrick minta maaf di media sosial terkait hal ini.

Aksi demonstrasi memprotes kematian George Floyd di Washington DC. (Anadolu Agency/Yasin Ozturk)
Aksi demonstrasi memprotes kematian George Floyd di Washington DC. (Anadolu Agency/Yasin Ozturk)

"Manajemen Hole in the Wall Pub merasa jijik tentanghal ini. Kami minta maaf pada pelanggan dan karyawan," tulisnya di akun yang kini sudah tak aktif.

"Ini tercela dan benar-benar bertentangan dengan nilai-nilai kami. Kami mengambil tindakan dan menghentikan Diedrick. Kami akan memastikan ini tidak pernah terjadi lagi. "

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS