Intip Payudara Pengunjung via CCTV, Oknum Pegawai Starbucks Terancam UU ITE

Reza Gunadha | Muhammad Yasir
Intip Payudara Pengunjung via CCTV, Oknum Pegawai Starbucks Terancam UU ITE
Intip Payudara Pengunjung via CCTV, Oknum Pegawai Starbucks Terancam UU ITE

Oknum pegawai Starbucks itu terancam dijerat memakai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Rlektronik atau UU ITE.

Suara.com - Polisi tengah menyelidiki kasus  dugaan pelecehan seksual oleh oknum pegawai Starbucks, yang mengintip payudara pengujung melalui kamera pengintai alias CCTV.

Oknum pegawai Starbucks itu terancam dijerat memakai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Rlektronik atau UU ITE.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, masih menyelidiki lokasi kejadian tersebut.

Yusri juga meminta korban atau pihak yang merasa dirugikan atas kejadian itu dapat segera melaporkan ke polisi.

"Kami juga berharap bagi masyarakat yang merasa dirugikan agar melapor ke kantor polisi, kita akan tindak lanjuti. Bagi pelaku yang merekam dan menyebarkan tentu ini telah melanggar, akan kita kenakan juga pasal UU ITE," kata Yusri kepada wartawan, Kamis (2/7/2020).

Sebelumnya, Starbucks Indonesia dikecam oleh para pengguna Twitter karena dinilai lalai membiarkan karyawannya menggunakan CCTV untuk mengintip payudara pelanggan perempuan.

Warganet menilai bahwa pegawai Starbucks itu telah melakukan pelecehan seksual.

Dalam video tersebut, oknum pegawai Starbucks tampak memperhatikan layar pemantau CCTV dan memfokuskan kameranya ke bagian kaki dan dada pengunjung perempuan.

Oknum tersebut tidak sendirian dalam memperhatikan rekaman CCTV, ada juga dua rekannya yang ikut tertawa saat mengamatinya.

"Yang tadi dong, yang di depan dong," kata perekam video seperti dikutip Suara.com, Kamis (2/7/2020).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS