Ngeri! Dikira Lumba-lumba, Warga Rebutan Selfie dan Elus-elus Paus Pembunuh

Dany Garjito | Rifan Aditya | Suara.com

Minggu, 05 Juli 2020 | 13:18 WIB
Ngeri! Dikira Lumba-lumba, Warga Rebutan Selfie dan Elus-elus Paus Pembunuh
Dikira Lumba-lumba, Viral Warga Rebutan Selfie dan Elus-elus Paus Pembunuh (Facebook)

Suara.com - Warga rebutan selfie dengan paus pembunuh yang terdampar di pantai Inobonto, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Mereka mengira itu adalah lumba-lumba.

Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @fakta.indo, Minggu (5/7/2020), tampak puluhan warga ramai-ramai berebut menyentuh, mengelus-elus hingga mencium paus pembunuh tersebut.

Perlu diketahui, paus pembunuh atau killer whale merupakan ikan predator yang termasuk pemangsa puncak di lautan.

Perekam video justru berkata kalau ikan itu lumba-lumba.

"Ini lumba-lumba, datang di Inobonto, semoga lumba-lumba ini membawa berkah, buat kita sekampung," kata perekam video saat kamera menyorot ke arah paus pembunuh yang berusaha dibawa ke tengah laut.

Dalam video itu juga terlihat seorang wanita paruh baya justru mamaksa mendekat ke paus tersebut. Ia kemudian mencium dan memeluk ikan predator ini.

Berdasarkan informasi yang beredar kejadian terdamparnya paus pembunuh ini terjadi pada Rabu (24/6/2020). Panjang ikan itu mencapai 2 meter.

Menurut kesaksian warga, itu adalah kejadian pertama kali mereka melihat ikan besar terdampar di wilayahnya.

Warga sebenarnya telah berusaha mengantar dan mengembalikan paus pembunuh itu ke tengah laut.

Terhitung 10 kali dia diantar kembali ke laut yang dalam. Namun ikan tersebut justru terus kembali ke tepi pantai.

"Setiap kali ia balik ke pesisir. Di sana ia bermain main. Rabu siang, tampak sang ikan dikerumuni anak-anak. Mereka berebutan memeluk, meraba kulitnya. Ada pula warga dewasa yang nekat nyebur untuk selfie bareng," tulis @fakta.indo.

Dikira Lumba-lumba, Viral Warga Rebutan Selfie dan Elus-elus Paus Pembunuh (Facebook)
Dikira Lumba-lumba, Viral Warga Rebutan Selfie dan Elus-elus Paus Pembunuh (Facebook)

Video selengkapnya dapat dilihat di sini.

Video yang viral di media sosial ini berasal dari unggahan akun Facebook Meiva Pontoh pada Rabu (24/6/2020).

Warganet langsung bereaksi melihat video tersebut. Mereka merasa banyak warga yang justru mempermainkan paus pembunuh dan tidak langsung menyelamatkannya kembali ke laut.

"Di negara lain dirawat dibiarkan lepas di habitatnya di sini malah begini," komentar @aeri.rep****.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Aksi Penipuan ATM Terekam CCTV, Rp 1 Juta Raib di Hadapan Korban

Viral Aksi Penipuan ATM Terekam CCTV, Rp 1 Juta Raib di Hadapan Korban

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 10:09 WIB

Kronologi Ojol Ditendang Pengemudi Mobil di Riau Gara-gara Masalah Klakson

Kronologi Ojol Ditendang Pengemudi Mobil di Riau Gara-gara Masalah Klakson

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 10:09 WIB

Emak-emak Diciduk usai Main Tiktok di Jembatan Suramadu dan 4 Berita Lain

Emak-emak Diciduk usai Main Tiktok di Jembatan Suramadu dan 4 Berita Lain

News | Sabtu, 04 Juli 2020 | 18:45 WIB

Terkini

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:38 WIB

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:22 WIB

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:12 WIB

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:01 WIB

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:42 WIB